Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Pemerintah Menyusun 5 Langkah WFH Untuk ASN dan Swasta, Sehari Dalam Sepekan

Pemerintah Menyusun 5 Langkah WFH Untuk ASN dan Swasta, Sehari Dalam Sepekan

  • account_circle Adi Bima
  • calendar_month Minggu, 29 Mar 2026
  • visibility 31
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

INFOKITA.NEWS – Pemerintah telah menyusun kebijakan lima langkah Work From Home (WFH) sebagai salah satu langkah antisipasi potensi krisis energi imbas konflik di Timur Tengah.

Skema ini difokuskan untuk menekan konsumsi bahan bakar minyak (BBM) tanpa mengganggu produktivitas ekonomi.

Melalui Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan, kebijakan tersebut masih menunggu persetujuan Presiden Prabowo Subianto dan akan diumumkan sebelum April 2026.

“Sebelum April, kira-kira minggu ini,” ujarnya saat dihubungi media pada Jumat (27/3). Berikut lima poin utama rancangan kebijakan WFH yang telah disusun pemerintah:

1. Mulai diberlakukan Maret 2026

Pemerintah menargetkan kebijakan WFH mulai diterapkan pada Maret 2026, dengan implementasi efektif setelah Idul Fitri. Saat ini, detail teknis masih difinalisasi lintas kementerian.

2. Menyasar ASN dan swasta

WFH akan berlaku bagi aparatur sipil negara (ASN), sementara untuk sektor swasta bersifat imbauan. Pelaksanaannya akan dikoordinasikan dengan Kementerian Ketenagakerjaan dan Kementerian Dalam Negeri.

3. Tidak berlaku untuk sektor esensial

Tidak semua sektor dapat menerapkan WFH. Layanan publik, industri, dan perdagangan tetap membutuhkan kehadiran fisik, sehingga dikecualikan dari kebijakan ini.

4. Hanya satu hari per pekan

Pemerintah merancang WFH cukup satu hari dalam sepekan untuk menjaga keseimbangan antara efisiensi energi dan produktivitas kerja. Hari Jumat dipertimbangkan karena memiliki jam kerja lebih pendek, sehingga dampak terhadap kinerja dinilai minimal.

5. Potensi hemat BBM hingga 20%

Kebijakan ini diproyeksikan mampu menekan konsumsi BBM sekitar 20% per hari melalui pengurangan mobilitas.

Airlangga menyebut penghematan bisa mencapai seperlima dari konsumsi normal.

Sementara itu Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menilai angka tersebut sebagai estimasi kasar yang cukup signifikan.

Pemerintah juga memperhitungkan efek lanjutan terhadap perekonomian. Purbaya menilai, meski terjadi penghematan energi, aktivitas ekonomi justru berpotensi meningkat, yang pada akhirnya bisa mendorong penerimaan pajak.

Dengan desain terbatas dan fleksibel, kebijakan WFH ini diarahkan bukan sekadar efisiensi, tetapi juga menjaga momentum pertumbuhan di tengah tekanan global.

Sebelumnya Pemerintah Indonesia tengah mengkaji kebijakan work from home (WFH) selama satu hari dalam sepekan bagi aparatur sipil negara (ASN) dan karyawan swasta. Kebijakan ini dipertimbangkan sebagai langkah strategis untuk menghemat bahan bakar minyak (BBM) di tengah kenaikan harga energi global.

Rencana tersebut muncul seiring meningkatnya harga minyak dunia akibat konflik berkepanjangan di kawasan Timur Tengah. Presiden Prabowo Subianto disebut meminta jajaran kabinet untuk menyiapkan langkah antisipatif guna menjaga stabilitas energi nasional.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, menjelaskan bahwa konsumsi BBM nasional sebagian besar berasal dari aktivitas mobilitas harian masyarakat. Karena itu, penerapan WFH dinilai mampu menekan penggunaan BBM secara signifikan.

“Karena itu ada penghematan dari segi apa, penggunaan mobilitas dari bensin, penghematannya cukup signifikan seperlima, seperlima dari apa yang biasa kita keluarkan,” kata Airlangga usai rapat bersama Presiden di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat (20/3).

Menurutnya, pemerintah masih menyusun skema teknis agar kebijakan tersebut tidak mengganggu produktivitas kerja. Rencana WFH satu hari dalam lima hari kerja diperkirakan mulai diterapkan setelah Lebaran 2026, meski jadwal pasti masih menunggu finalisasi.

“Pasca lebaran, tapi nanti kita akan tentukan kapan waktunya,” jelas Airlangga.

Sementara itu, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, mengungkapkan bahwa cadangan BBM nasional saat ini berada pada level sekitar 20 hari. Meski demikian, ia memastikan kondisi tersebut masih aman dan terkendali.

“Masih cukup, 20 hari. Sampai hari ini enggak ada masalah, tapi kan harga dunia pasti akan terjadi koreksi ketika kondisi geopolitik yang terus memanas di Timur Tengah,” ujar Bahlil.

Presiden Prabowo juga menekankan pentingnya langkah efisiensi sebagai bentuk antisipasi terhadap potensi krisis energi global. Ia mengingatkan bahwa dinamika geopolitik di Eropa dan Timur Tengah dapat berdampak pada harga energi, yang berujung pada kenaikan harga pangan.

“Pemerintah telah mengamankan sejumlah aspek fundamental, terutama terkait ketahanan pangan. Namun demikian, langkah antisipatif tetap perlu disiapkan untuk menghadapi kemungkinan tekanan pada sektor energi,” katanya.

Pemerintah pun mendorong seluruh pihak untuk meningkatkan kesadaran dalam menghemat konsumsi BBM agar stabilitas nasional tetap terjaga di tengah ketidakpastian global. ***

  • Penulis: Adi Bima

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pengamat Soroti Akses Udara Untuk Militer Amerika Serikat, Fauzan: Izin kepada pesawat militer AS, maka akan semakin tinggi risiko terseret konflik bersenjata di kawasan.

    Pengamat Soroti Akses Udara Untuk Militer Amerika Serikat, Fauzan: Izin kepada pesawat militer AS, maka akan semakin tinggi risiko terseret konflik bersenjata di kawasan.

    • calendar_month Kamis, 16 Apr 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 42
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Spekulasi yang muncul setelah bocornya rencana kesepakatan tentang akses udara (blanket overflight access) bagi pesawat militer Amerika Serikat di Indonesia adalah bahwa terdapat upaya untuk ‘mengamankan’ Selat Malaka pascablokade Hormuz. Kabar ini pertama kali dimuat oleh media dari India, Firstpost, yang terbit pada 15 April 2026. Dalam artikel tersebut, dijelaskan dengan Amerika Serikat […]

  • Pemerintah Ungkap Asal Mula Polemik War Tiket Haji

    Pemerintah Ungkap Asal Mula Polemik War Tiket Haji

    • calendar_month Senin, 13 Apr 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 25
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Mendekati musim haji dalam beberapa waktu dekat ini telah muncul wacana skema baru penyelenggaraan haji berupa “war tiket” muncul ke permukaan yang menjadi perbincangan. Skema tersebut muncul dalam merespons panjangnya antrean haji di Indonesia di tengah terbatasnya kuota. Untuk mengatasi panjangnya antrean haji di Indonesia, pemerintah lewat Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) pun […]

  • Kalah Tipis 1-0: Voucher Penalti Bulgaria, Kandaskan Mimpi Timnas Indonesia di FIFA Series 2026

    Kalah Tipis 1-0: Voucher Penalti Bulgaria, Kandaskan Mimpi Timnas Indonesia di FIFA Series 2026

    • calendar_month Senin, 30 Mar 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 34
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Laga sengit dan menegangkan tersaji dalam babak final FIFA Series 2026, Timnas Indonesia akan menjamu Bulgaria dalam partai final FIFA Series 2026 yang digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senin (30/3) malam WIB. Laga ini menjadi momen krusial bagi Skuad Garuda untuk membuktikan kualitas mereka di hadapan publik sendiri. Setelah tampil […]

  • Imbas Selat Hormuz Ditutup, Harga Minyak Mentah Meroket, Tembus US0 per Barel

    Imbas Selat Hormuz Ditutup, Harga Minyak Mentah Meroket, Tembus US$100 per Barel

    • calendar_month Senin, 9 Mar 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 50
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Harga minyak dunia melonjak tajam hingga menembus level US$100 per barel setelah pasokan dari Timur Tengah terganggu akibat konflik Iran dengan ditutupnya selat Hormuz dalam beberapa waktu terakhir. Pada perdagangan Senin (9/3/2026), harga minyak jenis West Texas Intermediate (WTI) melonjak 18,98% atau US$17,25 menjadi US$108,15 per barel. Sementara itu, minyak acuan global Brent […]

  • Menkeu Purbaya Keluhkan Sakit Pinggang, Akui Sempat Sulit Beridiri dan Absen Kerja

    Menkeu Purbaya Keluhkan Sakit Pinggang, Akui Sempat Sulit Beridiri dan Absen Kerja

    • calendar_month Minggu, 26 Apr 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 24
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Aktivitas yang padat sebagai pejabat publik tak selalu berjalan mulus, sehingga pentingnya menjaga kesehatan dan pola hidup yang seimbang menjadi kunci. Hal itu terlihat dalam sebuah rekaman ketika Menteri keuangan tersebut sehabis menghadiri acara di Gedung BPPK, Jakarta, Jumat (24/4/2026). Dalam rekaman video itu tampak dirinya sedikit merintih dan sulit ketika berdiri sehingga […]

  • I.League Jawab Isu Malut United dan Adhyaksa FC Ganti Nama Serta Markas Jelang Super League 2026/2027

    I.League Jawab Isu Malut United dan Adhyaksa FC Ganti Nama Serta Markas Jelang Super League 2026/2027

    • calendar_month Minggu, 21 Jun 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 14
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Direktur Kompetisi I.League, Asep Saputra, buka suara mengenai isu Malut United dan Adhyaksa FC. Dua klub Super League itu dikabarkan ganti nama dan markas untuk mengarungi kompetisi Super League 2026/2027. Rumor tersebut mencuat di media sosial pada Jumat (19/6). Dalam surat yang beredar, disebutkan kedua klub tersebut akan mengikuti Super League musim depan […]

expand_less