Wisata Curug Cibeureum Tutup Sementara Akibat Longsor
- account_circle Adi Bima
- calendar_month Senin, 16 Feb 2026
- visibility 20
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
INFOKITA.NEWS – Salah satu destinasi wisata di Sukabumi telah ditutup sementara imbas tingginya curah hujan yang menyebabkan longsor. Balai Besar Taman Nasional Gunung Gede (BB TNGGP) Pangrango menutup sementara aktivitas wisata alam Curug Cibeureum yang ada di Resor PTN Selabintana.
Kepala Balai Besar Taman Nasional Gunung Gede Pangrango, Sadtata Noor Adirahmanta telah menerbitkan surat edaran Nomor 02 Tahun 2026 tentang Penutupan Kegiatan Wisata Alam Curug Cibereum Resor PTN Selabintana Taman Nasional Gunung Gede Pangrango.
“Maksud surat edaran ini adalah sebagai pemberitahuan kepada pengunjung wisata, masyarakat, dan penggiat alam bebas untuk tidak melakukan aktivitas wisata di Curug Cibereum sealam masa penutupan,” imbau Sadtata.
“Tujuan penutupan area wisata Curug Cibereum adalah untuk mencegah terjadinya insiden yang mengancam keselamatan pengunjung pada tersebut,” lanjutnya.
Surat edaran tersebut menyebutkan bahwasanya penutupan dilakukan untuk pembenahan jalur jembatan pasca longsor juga demi menaga kenyamanan dan melindungi keselamatan pengunjung.
Pihak pengelola mengimbau pengunjung, masyarakat, serta penggiat alam bebas untuk tidak melakukan aktivitas wisata di kawasan Curug Cibeureum selama masa penutupan. Hal ini diambil sebagai langkah pencegahan agar tidak terjadi insiden yang dapat membahayakan keselamatan bagi pengunjung yang berada di jalur menuju air terjun.
Penutupan berlaku sudah dimulai sejak 11 Februari 2026 hingga batas waktu yang belum ditentukan, atau sampai adanya pemberitahuan resmi lebih lanjut dari pihak pengelola kawasan.
Diharapkan selama masa penutupan, untuk sementara waktu pengunjung diimbau untuk tidak memaksakan diri masuk ke area Curug Cibeureum dan tetap mematuhi rambu maupun petunjuk petugas di lapangan.
Balai Besar TNGGP juga membuka layanan informasi untuk masyarakat yang membutuhkan keterangan lebih lanjut perihal penutupan kawasan wisata tersebut melalui layanan Call Center juga kanal media sosial resmi pengelola.
Pihak pengelola berharap masyarakat dapat memahami kebijakan penutupan sementara ini sebagai bagian dari upaya menjaga keselamatan pengunjung sekaligus mendukung proses perbaikan infrastruktur akses menuju Curug Cibeureum. ***
- Penulis: Adi Bima

Saat ini belum ada komentar