Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » TERBONGKAR! Produksi Mephedrone di Gianyar, Lab Narkoba Jaringan Rusia

TERBONGKAR! Produksi Mephedrone di Gianyar, Lab Narkoba Jaringan Rusia

  • account_circle Adi Bima
  • calendar_month Sabtu, 7 Mar 2026
  • visibility 6
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

INFOKITA.NEWS – Badan Narkotika Nasional Republik Indonesia (BNN RI) kembali meringkus peredaran Narkoba di tanah air, pabrik narkoba atau yang akrab disebut Clandestine Laboratorium Narkotika berhasil dibongkar tim gabungan Badan Narkotika Nasional (BNN) RI dan Bea Cukai di salah satu villa di Kecamatan Blahbatuh, Kabupaten Gianyar, Bali, pada Jumat (6/3/2026) sekitar pukul 01.00 dini hari.

Terkait dengan penggerebekan ini, Badan Narkotika Nasional RI akan menggelar konferensi pers pada Sabtu 7 Maret 2026 sekitar pukul 10.00 WITA di lokasi penggerebekan dihadiri langsung oleh Kepala BBN RI Komjen Pol Dr. (H.C) Suyudi Ario Seto S.I.K., S.H, M.Si.

Dalam penggerebekan itu, tim mengamankan seorang perempuan asal Rusia berinisial NT(30) dan dipimpin langsung oleh Kombes Pol Lilik Tribhawono. Penggerebekan itu berlangsung dengan pengamanan ketat melibatkan pihak Desa serta Kepala Lingkungan.

Aspek yang paling mengkhawatirkan dari kasus ini adalah profil para tersangka yang memiliki keahlian teknis tinggi. Tersangka N diketahui merupakan lulusan biologi dari Rusia, sementara ST mengklaim sebagai mantan anggota intelijen militer Rusia.

Kombinasi antara pengetahuan botani-kimia dan strategi pengamanan intelijen ini memungkinkan mereka memproduksi party drug berbahaya tersebut secara mandiri dengan ritme kerja yang sangat terstruktur antara pukul 00.00 hingga 04.00 Wita.

Hal yang menarik, di vila tersebut ditemukan berbagai jenis bahan kimia dan peralatan yang digunakan untuk memproduksi narkotika sintetis. Salah satu temuan utama berupa cairan bahan kimia yang disimpan dalam sejumlah jerigen di kamar NT.

Pengerebekan ini berawal dari informasi Bea Cukai terkait masuknya barang barang diduga digunakan untuk membuat narkotika, kemudian langsung ditelusuri BNN.

Berdasarkan pemeriksaan awal tim Laboratorium Forensik BNN, cairan tersebut diduga merupakan cannabinoid sintetis. Barang bukti diduga digunakan sebagai bahan baku pembuatan narkotika jenis mephedrone.

Petugas menyita barang bukti mephedrone dalam bentuk padatan dan cairan dengan total berat bruto mencapai 7,8 kilogram, sebuah angka yang menurut Plt Deputi Pemberantasan BNN RI, Brigjen Pol. Roy Hardi Siahaan, merupakan rekor pengungkapan laboratorium mephedrone terbesar yang pernah dilakukan oleh BNN hingga saat ini.

Di lokasi kejadian, tim gabungan juga mengamankan lebih dari 220 kilogram bahan baku (prekursor) cair dan padat, mulai dari ethyl acetate hingga toluene, serta peralatan laboratorium modern seperti magnetic stirrer dan erlenmeyer.

Tim juga menemukan berbagai bahan kimia lain, seperti methanol, ethyl acetate, methylamine, hydrobromic acid hingga citric acid. Selain bahan kimia, juga ditemukan pula peralatan laboratorium seperti erlenmeyer, timbangan digital, syringe, filter, masker respirator hingga alat pengering.

“Diduga kuat, villa tersebut difungsikan sebagai laboratorium clandestine atau laboratorium rahasia untuk memproduksi narkotika sintetis,” ungkap sumber yang tak ingin disebutkan namanya.

Tim Inafis Polres Gianyar masih melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dengan mengambil sampel sidik jari dari berbagai benda di lokasi. Tak lama berselang, Tim Labfor Polda Bali juga tiba untuk mengambil sampel bahan kimia guna pemeriksaan lebih lanjut.

Pengerebekan itu juga dihadiri oleh Direktur Reserse Narkoba Polda Bali Kombes Pol Radiant sekitar pukul 11.10 WITA didampingi Kapolres Gianyar AKBP Candra C Kusuma dan anggotanya.

Sementara ini, terduga pelaku NT asal Rusia masih menjalani pemeriksaan intensif oleh tim gabungan guna mengungkap jaringan narkoba tersebut.

Mengenai seluruh barang bukti yang diamankan, Tim Laboratorium Forensik Polda Bali telah mengambil sampel untuk diuji secara ilmiah guna memastikan kandungan zat kimia yang ditemukan di lokasi.

Keberhasilan joint operation antara BNN, Bea Cukai, Imigrasi, dan Polda Bali ini telah mencegah peredaran zat sintetis yang dapat dikonsumsi dengan cara dihirup maupun disuntikkan tersebut ke pasar gelap. ***

  • Penulis: Adi Bima

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sudah Masuk Waktu Imsak Masih Makan? Begini  Kata Kemenag

    Sudah Masuk Waktu Imsak Masih Makan? Begini Kata Kemenag

    • calendar_month Kamis, 19 Feb 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 20
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Bulan suci ramadhan 2026 sudah memasuki hari pertama, sajian makanan khas berselera siap disajikan dikala berbuka maupun saat sahur, namun masih banyak perbedaan pendapat mengenai hal itu maka Kementerian Agama Republik Indonesia (Kemenag) memberikan penjelasannya. Salah satu keutamaan berpuasa adalah dengan menyegerakan berbuka dan mengakhiri sahur, secara syariat penentuan mulainya puasa ketika memasuki […]

  • Waduh! Beras Ilegal 1.000 Ton Masuk Indonesia

    Waduh! Beras Ilegal 1.000 Ton Masuk Indonesia

    • calendar_month Kamis, 22 Jan 2026
    • account_circle Deva Sakti
    • visibility 10
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS — Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman melakukan inspeksi mendadak (sidak) di kawasan Bea Cukai Tanjung Balai Karimun, Kepulauan Riau, menyusul penangkapan ribuan ton beras ilegal yang diduga kuat diselundupkan tanpa prosedur karantina dan kepabeanan. Dalam sidak tersebut, Mentan Amran menegaskan praktik ini sebagai bentuk pengkhianatan terhadap petani dan kedaulatan pangan nasional. “Ini tidak boleh dibiarkan. […]

  • Gugurnya Ali Khamenei, Iran Kecam Serangan AS-Israel

    Gugurnya Ali Khamenei, Iran Kecam Serangan AS-Israel

    • calendar_month Senin, 2 Mar 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 8
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Bulan suci ramadhan 2026 menjadi tahun berduka bagi masyarakat Teheran, Iran, tepat pada Sabtu, 28 Februari 2026 pemimpin tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei dilaporkan gugur dalam serangan Amerika Serikat dan Israel dalam konflik kawasan yang meningkat dalam beberapa waktu terakhir. Ribuan warga mengenakan pakaian serba hitam memadati jalan-jalan kota, terutama mereka yang ada […]

  • BGN Pastikan Bahan Makanan MBG Bukan Rp15.000

    BGN Pastikan Bahan Makanan MBG Bukan Rp15.000

    • calendar_month Selasa, 24 Feb 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 15
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Polemik program makan bergizi gratis (MBG) bukan hanya perihal kasus keracunan tetapi juga anggaran yang dinilai tidak wajar bagi sebagian masyarakat untuk setiap menu yang disajikan kepada penerima manfaat, belum lama ini muncul di kalangan masyarakat informasi terkait anggaran yang dikeluarkan Badan Gizi Nasional (BGN) sebesar Rp15.000 per porsi sajian MBG. Sontak saja […]

  • THR ASN, TNI Polri Tahun 2026 Naik Rp 55 Triliun

    THR ASN, TNI Polri Tahun 2026 Naik Rp 55 Triliun

    • calendar_month Sabtu, 14 Feb 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 39
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Menjelang bulan suci Ramadhan tahun 2026 dan lebaran idul fitri, tidak terlepas dari Tunjangan Hari Raya (THR) yang dinanti hal ini merupakan elemen penting dalam membantu kebutuhan jelang hari raya, mulai dari mudik, belanja keluarga, dan persiapan lainnya. Kementrian keuangan telah menganggarkan dana sebesar Rp 55 Triliun untuk para Aparatur Sipil Negara (ASN) […]

  • Jambret Ditangkap. Ilustrasi photo_camera 1

    Hap, Dua Terduga Pelaku Jambret di Cikalongkulon Cianjur Ditangkap Warga

    • calendar_month Minggu, 11 Jan 2026
    • account_circle Nandang Kurnaedi
    • visibility 83
    • 0Komentar

    INFOKITA.News- Dua terduga pelaku penjambretan yang terjadi di wilayah Kecamatan Cikalongkulon tertangkap warga. Aksi jahatnya gagal beraksi setelah pelaku panik saat melarikan diri, hingga menabrak kendaraan roda dua. Kapolsek Cikalongkulon, AKP Arip Titim Firmanto mengatakan, aksi kejahatan penjambretan melibatkan dua orang terduga pelaku, berinisial D (25) dan RL (29) yang menggunakan sepeda motor Honda Beat. […]

expand_less