Persib vs Persija, Bojan Hodak Punya Catatan Positif, Macan Kemayoran Pincang
- account_circle Deva Sakti
- calendar_month Minggu, 11 Jan 2026
- visibility 11
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
INFOKITA.NEWS – Kandidat juara putaran pertama kini tinggal diperebutkan Persib Bandung dan Persija Jakarta. Kebetulan, keduanya sore ini saling berhadapan di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Kota Bandung, Jawa Barat (siaran langsung Indosiar pukul 15.30 WIB).
Tim yang memenangkan laga itu akan menjadi juara paruh musim. Namun, jika hasilnya imbang, Pesut Etam—julukan Borneo FC—yang akan menutup putaran pertama Super League di posisi puncak.
Pelatih Persib Bojan Hodak tahu betul hitung-hitungan papan klasemen tersebut. Karena itu, dia sedang menyiapkan cara untuk mengalahkan Persija. Dia tahu pertandingan ini sudah sangat ditunggu-tunggu Bobotoh. Dan, Bojan tidak mau mengecewakan para pendukung Persib jika pertandingan tersebut diakhiri tanpa kemenangan.
Namun, Bojan juga paham, mengalahkan Macan Kemayoran tidak gampang. Apalagi, Persija sedang berada dalam tren positif setelah kalah 1-0 di kandang Semen Padang, Macan Kemayoran menyapu bersih dua pertandingan berikutnya dengan kemenangan. Tapi, apa pun rintangannya, Bojan ingin timnya menang atas Persija.
“Ini adalah pertandingan yang dimainkan di Bandung. Saya berharap kami bisa memenangkan pertandingan ini. Saya juga tidak perlu terlalu mendorong pemain. Mereka tahu ini adalah salah satu derby terbesar di Asia Tenggara,” ujar pelatih asal Kroasia itu kemarin.
Bagi Bojan, pertandingan sore ini akan menjadi kali keempat merasakan duel melawan Persija. Dan, hasilnya, Bojan tidak pernah kalah. Dalam empat pertemuan sebelumnya, Bojan dua kali membawa Persib mengalahkan Persija. Sedangkan dua laga lainnya berakhir seri. Hasil positif itu menjadi bukti bahwa Bojan sangat tahu caranya mengatasi Persija.
Tanpa Tiga Pemain Asing
Di sisi lain, pelatih Persija Mauricio Souza datang ke Bandung dengan skuad yang tidak lengkap. Tiga pemain asingnya dipastikan absen. Ryo Matsumura dan Fabio Calonego masih menjalani sanksi larangan bermain dari Komite Disiplin PSSI.
Gustavo Almeida masih menjalani pemulihan cedera. Meski demikian, Mauricio tetap percaya diri timnya bisa memberikan perlawanan.
Pelatih asal Brasil itu hanya menginginkan perangkat pertandingan bertugas dengan baik. Terutama wasit yang bertugas di ruangan VAR. Apalagi, rencananya pertandingan tersebut akan dipimpin wasit asal Korea Selatan Ko Hyung-Jin.
Wasit ini sebelumnya membuat keputusan yang menjadi perbincangan usai memimpin laga PSIM Jogjakarta melawan Semen Padang. Dia memberikan PSIM hadiah penalti tanpa melalui VAR checking. Saat itu, VAR sedang inactive.
“Saya berharap VAR bisa mengelola pertandingan dengan baik dan cerdas dalam mengambil keputusan. Saat ini, kita tahu pertandingan tidak hanya ditentukan oleh apa yang terjadi di lapangan. Sering kali intervensi dari luar lapangan bisa membantu atau justru mengganggu jalannya pertandingan. Jadi, saya berharap wasit VAR dapat menjalankan tugasnya dengan baik,” ucap mantan pelatih Madura United itu. (*)
- Penulis: Deva Sakti

Saat ini belum ada komentar