Kemenkes Giat Percepatan Eliminasi Kusta dalam Program Cek Kesehatan Gratis 2026
- account_circle Adi Bima
- calendar_month Sabtu, 14 Feb 2026
- visibility 11
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
INFOKITA.NEWS – Memasuki triwulan pertama di tahun 2026 Kementerian Kesehatan (Kemenkes) kembali melakukan pemeriksaan dini terhadap penyakit kusta, frambusia dan skabies dalam program cek kesehatan gratis 2026 mengingat ketiga penyakit tersebut masih menjadi permasalahan kesehatan tinggi yang beresiko adanya kecacatan.
Melalui Direktur Tata Kelola Pelayanan Kesehatan Primer, Kemenkes dr. Elvieda Sariwati, ia mengatakan CKG 2026 itu diperluas dengan skrining tiga penyakit kulit, serta dilengkapi dengan skrining berdasar riwayat imunisasi.
“Skabies juga merupakan penyakit kulit nomor satu di Indonesia. Sementara itu, skabies merupakan salah satu penyakit kulit dengan prevalensi tertinggi di masyarakat. Tingginya beban penyakit dan dampak kecacatan maupun penularannya menjadi dasar penting dilakukannya skrining secara lebih luas,” ujarnya.
Ia memaparkan setiap tahunnya ditemukan lebih dari 14 hingga 17 ribu kasus kusta di Indonesia yang memiliki peta penyebaran terbesar berada di wilayah Pantura dan timur Indonesia.
Kemenkes saat ini tengah fokus melakukan percepatan eliminasi kusta, dalam catatannya terdapat lima kabupaten dan kota, yakni Kabupaten Tangerang, Kabupaten Bekasi, Kabupaten Brebes, Kabupaten Sampang, dan Kota Jayapura.
Selain itu dalam catatan lima tahun terakhir, telah ditemukan sebanyak 60 hingga 160 kasus frambusia ditemukan setiap tahunnya yang terfokus di wilayah Papua. Sudah tercatat 375 kabupaten dan kota telah mencapai status bebas frambusia, namun ia pun menyadari masih ada beberapa daerah yang membutuhkan penguatan pengawasan terhadap penyebaran aktif.
“Untuk skabies, kasus masih banyak ditemukan di masyarakat, terutama pada lingkungan dengan kepadatan tinggi, hygiene perorangan dan sanitasi buruk,” tambahnya.
Kemenkes menjelaskan skrining kusta dan skabies dapat dilaksanakan pada seluruh kelompok usia, mulai dari balita hingga dewasa-lansia, sedangkan untuk skrining frambusia akan dilaksanakan secara selektif pada masyarakat yang tinggal di daerah endemis frambusia. ***
- Penulis: Adi Bima

Saat ini belum ada komentar