Gempa 5,4 Sr Guncang Sukabumi dan Cianjur, BMKG: Tidak Berpotensi Tsunami
- account_circle Adi Bima
- calendar_month Jumat, 13 Mar 2026
- visibility 27
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
INFOKITA.NEWS – Gempa berkekuatan magnitudo 5,4 mengguncang Sukabumi dan sekitarnya pada Jumat, (13/3) Dini hari WIB. Gempa berada pada kedalaman 43 Kilometer dan tidak berpotensi Tsunami.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat gempa terjadi pada pukul 02.18 WIB, berada pada titik koordinat 7.96 Lintang Selatan dan 106.92 Bujur Timur.
“Lokasi gempa 115 kilometer Barat Daya Kota Sukabumi, Jawa Barat,” tulis keterangan BMKG.
Hingga saat ini belum ada informasi lanjutan soal ada tidaknya kerusakan akibat gempa tersebut, termasuk adanya korban jiwa.
Dalam pernyataannya, BMKG telah mencatat, dalam beberapa menit pertama setelah gempa, parameter gempa dapat berubah dan boleh jadi belum akurat, kecuali telah dianalisis ulang seismolog.
Salah seorang warga Jalan Sriwidari, Kecamatan Gunungpuyuh, bernama Turangga mengaku terbangun saat gempa terjadi. Dia dan beberapa penghuni kost langsung lari ke luar.
“Saya lagi tiduran di kasur tiba-tiba terasa getaran. Langsung bangun dari kasur untuk keluar pintu. Beberapa orang di kosan sempat keluar tapi nggak lama. Ada yang teriak gempa,” kata Turangga pada rekan media (13/3).
Dia mengatakan saat gempa terjadi, beberapa orang di tempatnya sudah bangun. Gempa terjadi saat sebagian warga sedang bersiap untuk sahur.
“Di jam sahur kebetulan beberapa orang juga sudah pada bangun jadi sadar gempa,” ujarnya.
Tidak hanya di Sukabumi, tetangga dekatnya Kabupaten Cianjur pun dibuat panik gegara gempa tersebut.
Warga juga sempat berhamburan keluar rumah gegara gempa yang terasa kuat hingga kawasan perkotaan tersebut.
Mang Dea (60), warga Kecamatan Sindangbarang, mengatakan gempa sangat terasa di pesisir pantai selatan Cianjur.
“Ada sekitar 5 detik guncangannya. Warga yang bersiap sahur langsung berhamburan keluar rumah,” ucapnya.
Warga berangsur kembali ke dalam rumah setelah memastikan tidak ada gempa susulan dan tak ada potensi tsunami.
“Setelah dirasa aman, semua kembali ke rumah untuk masak mempersiapkan sahur,” tutupnya. ***
- Penulis: Adi Bima

Saat ini belum ada komentar