Arsenal Tekuk Chelesea 2-1 Skema Apik Tendangan Sudut yang Mematikan Lawan
- account_circle Adi Bima
- calendar_month Senin, 2 Mar 2026
- visibility 5
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
INFOKITA.NEWS – Arsenal menjamu Chelsea pada pekan ke-28 liga inggris di Stadion Emirates Minggu, (1/3/2026) pukul 23.30 WIB, laga yang bertajuk derby london tersebut sukses dimenangkan tuan rumah dengan skor 2-1.
Kemenangan Arsenal atas Chelsea telah memperlebar jarak dengan Manchester City dengan perolehan poin 64 poin unggul dengan lima poin. Menariknya gol ganda the guuners itu masuk melalui skema tendangan sudut.
The Gunners memegang kendali di awal laga. Kiper Chelsea, Robert Sanchez, hampir bikin kesalahan fatal di menit kelima.
Bola yang dikuasainya hampir direbut oleh Victor Gyokeres. Ia masih bisa menutup kesalahan dengan menyapu bola saat kondisi sudah terjatuh.
Pada menit ke-16, Sanchez sekali lagi tak dalam posisi yang tepat. Eberezhi Eze yang melihat Sanchez keluar dari sarangan melepas tembakan lambung dari tengah lapangan. Sanchez masih bisa berlari kembali ke gawangnya untuk menangkap bola.
Tim asuhan Mikel Arteta baru bisa membuka keunggulan dari skema sepak pojok andalan mereka di menit ke-21. Bola kiriman sepak pojok di arahkan ke tiang jauh bisa ditanduk oleh Garbriel Magalhaes menuju depan gawang. Bola lalu diteruskan William Saliba jadi gol.
Sanchez tak leluasa bereaksi untuk mengantisipasi sepak pojok Arsenal ini. Hal tersebut karena ada sejumlah pemain menumpuk di kotak kecil.
The Blues mengancam dari sepak pojok. Bola mengenai lengan dari Declan Rice hingga mengarah ke gawang. David Raya masih sigap menepis bola.
Kali ini sepak pojok Chelsea berhasil menyamakan kedudukan. Kiriman bola Reece James justru ditanduk Piero Hincapie ke gawnag sendiri di menit ke-45+2.
Babak pertama ditutup 1-1 untuk kedua tim yang sama kuat
Memasuki babak kedua Chelsea menambah intensitas serangan. Enzo Fernandez punya peluang dari sepakan di depan kotak penalti. Raya masih sigap menepis bola di menit ke-52.
Semenit berselang, sepak pojok Chelsea kembali menebar ancaman. Bola menemui kepala Joao Pedro. Raya beraksi dengan terbang menangkap bola.
Arsenal yang lepas dari tekanan berhasil mencuri gol dari sepak pojok. Bola kiriman Rice ditanduk oleh Jurrien Timber jadi gol di menit ke-66.
Pemain Chelsea melakukan protes karena pergerakan Sanchez terganggu pemain di depan gawang. Namun, wasit tak menganggap pelanggaran hingga gol tetap sah.
Pada menit ke-70 Chelsea harus bermain dengan 10 pemain setelah Pedro Neto mendapatkan kartu kuning kedua setelah melakukan tekel ke Gabriel Martinell.
Sanchez berhasil melakukan penyelamatan penting di menit ke-82. Ia bisa menepis tembakan Eze yang bisa menusuk hingga kotak penalti. Pada menit akhir laga, Chelsea sempat bikin gol saat Liam Delap menyambar bola muntah tembakan Pedro yang ditepis Raya. Gol ini tapi dianulir karena Pedro offside.
Hingga menit akhir pertandingan Tim Meriam London itu berhasil mengamankan tiga poin penting atas tamunya, Chelsea.
Saat diwawancara selepeas pertandingan Mikel Arteta tak mampu menyembunyikan rasa bahagianya atas hasil yang diterima oleh tim Meriam London. Ia menilai performa anak asuhnya sudah sangat baik pada laga ini.
“Kemenangan besar. Saya sangat senang. Kami bermain dengan sangat baik di sebagian besar pertandingan,” kata Arteta
Pelatih asal spanyol itu mengatakan jika Arsenal sebenarnya bis mencetak banyak gol pada babak pertama melihat dominasi yang ditampilkan oleh Meriam London. Namun, gol bunuh diri Piero Hincapie pada akhir babak pertama sempat memberi tekanan kepada mereka.
“Seharusnya selisih gol lebih besar di babak pertama. Momen saat kami kebobolan sangat menyakitkan, tetapi itulah kualitas Chelsea,” sambungnya.
Sementara itu, kartu merah yang diterima Chelsea juga gagal dimanfaatkan oleh Arsenal yang tak mampu menambah koleksi golnya meski unggul jumlah pemain. Ia merasa para pemainnya juga sudah mempelajari kesalahan dari laga sebelumnya saat bermain imbang melawan Wolves.
“Setelah kartu merah, seharusnya kami bisa mengelola situasi dengan lebih baik.”
Tendangan sudut kembali menjadi senjata mematikan bagi Arsenal usai mampu menyumbang dua gol kemenangan atas Chelsea. Gol pertama Arsenal terjadi lewat situasi sepak pojok yang dieksekusi oleh Saka yang mengarah ke Gabriel Magalhaes sebelum akhirnya dilesatkan oleh sundulan William Saliba.
Pada babak kedua, Arsenal kembali mencetak gol dari tendangan sudut melalui Jurrien Timber memanfaatkan umpan silang dari Declan Rice.
Menanggapi dua gol yang berasal dari sepak pojok, Mikel Arteta menganggap hal tersebut cukup jarang dilakukan dalam beberapa laga terakhir dan ia sangat senang Arsenal bisa menciptakannya lagi.
“Hari ini adalah kesempatan untuk mencetak gol dari situasi seperti ini; kami melakukannya dengan sangat baik, dan kami juga kebobolan,” tutupnya ***
- Penulis: Adi Bima

Saat ini belum ada komentar