Ketika Presiden Prabowo Salami Rocky Gerung dan Syahganda Nainggolan di Istana
- account_circle Adi Bima
- calendar_month Senin, 27 Apr 2026
- visibility 70
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
INFOKITA.NEWS – Presiden Prabowo Subianto baru saja melantik sejumlah pejabat baru sore ini. Usai pelantikan, Prabowo tampak menyalami akademisi Rocky Gerung dan Ketua Dewan Direktur Great Institute, Syahganda Nainggolan, yang menjadi tamu dalam pelantikan tersebut.
Pengamat politik sekaligus akademisi Rocky Gerung menghadiri pelantikan sejumlah pejabat yang dipimpin Presiden Prabowo Subianto di Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (27/4/2026).
Rocky Gerung tampak memakai kemeja batik hitam bercorak cokelat. Ia berdiri di posisi sebelah paling kiri dalam deretan para keluarga pejabat yang dilantik.
Saat prosesi pelantikan telah tuntas, Rocky dan para keluarga pejabat di lokasi pun berkesempatan menyalami Presiden Prabowo Subianto dan jajaran Kabinet Merah Putih
Usai pelantikan pejabat itu Prabowo menyalami para pejabat baru dan pendampingnya. Setelah itu, Prabowo tampak menyalami Rocky dan Syahganda.
Prabowo tampak tersenyum sambil menyalami keduanya. Mereka terlihat sempat ngobrol. Rocky dan Syahganda terlihat tertawa saat ngobrol dengan Prabowo.
Rocky dan Syahganda hadir sebagai tamu dalam pelantikan tersebut. Diketahui, Jumhur yang dilantik menjadi Menteri LH merupakan Ketua Umum Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) serta Ketua Dewan Penasihat Great Institute.
Sebagaimana diketahui Rocky Gerung, adalah seorang akademisi, filsuf, dan pernah tercatat sebagai dosen Universitas Indonesia (UI). Ia selama ini dikenal lantang mengkritik demokrasi di RI hingga isu hak asasi manusia (HAM).
Ia juga tercatat aktif mengkritik Pemerintahan Joko Widodo. Ia pernah mengkritik Jokowi karena dianggap tidak memahami Pancasila, yang berujung pada laporan polisi.
Selain itu, Rocky juga dikenang dengan kasus “Bajingan Tolol”. Pernyataan Rocky yang menyebut Jokowi dengan istilah tersebut viral dan membuatnya dilaporkan ke polisi oleh relawan Jokowi. ***
- Penulis: Adi Bima

Saat ini belum ada komentar