Wapres Bersama Mendikdasmen Lepas 150 alumni LPDP, Fokus Akselerasi Transformasi Pendidikan Digital
- account_circle Adi Bima
- calendar_month 12 jam yang lalu
- visibility 6
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
INFOKITA.NEWS – 150 alumni penerima beasiswa dari Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) resmi dilepas Wakil Presiden Republik Indonesia Gibran Rakabuming untuk melakukan aksi pengabdian di sejumlah daerah Indonesia. Acara digelar di Istana Wakil Presiden, Jakarta, Kamis (2/4).
Para alumni terpilih ini akan segera diterjunkan ke empat daerah Terdepan, Terluar, dan Tertinggal (3T) serta daerah khusus selama 12 minggu ke depan guna mengakselerasi transformasi digital di sektor pendidikan.
Mereka diterjunkan secara intensif selama ke empat titik lokus utama, yaitu 30 alumni di Kabupaten Merauke menjaga gerbang timur nusantara, 30 alumni di Kabupaten Halmahera Utara guna memperkuat literasi digital di wilayah kepulauan, 40 alumni di Kabupaten Kupang guna mendorong transformasi pendidikan di bumi cendana, dan ada 50 alumni di Kabupaten Sumedang sebagai pilot project digitalisasi di wilayah penyangga yang terus berkembang.
Acara berlangsung hangat dan interaktif. Plt Dirut LPDP Sudarto dalam sambutannya melaporkan bahwa komitmen beasiswa LPDP untuk kelompok afirmatif telah dikunci pada angka minimal sebesar 25 persen sebagai bentuk keberpihakan nyata.
“Kami menjaga komitmen afirmatif minimal sebesar 25% bagi putra-putri dari daerah khusus Papua, 127 kabupaten/kota di daerah 3T, penyandang disabilitas, serta para juara di bidang olahraga” ujar Sudarto.
Lebih lanjut, Direktur Utama LPDP juga menyampaikan bahwa para alumni diharapkan juga dapat menyampaikan kepada peserta didik agar mereka tidak takut bermimpi untuk memiliki kesempatan belajar di universitas terbaik dunia, karena negara mendukung mimpi mereka melalui beasiswa LPDP.
Setelah laporan dari Plt. Dirut LPDP Sudarto dan paparan teknis dari Mendikdasmen, Wapres Gibran memimpin sesi dialog langsung dengan para alumni.
Dalam kesempatan itu, alumni asal Sorong, Teresia, yang merupakan lulusan Swiss, menyatakan tekadnya mengabdi di Merauke demi mengurangi kesenjangan digital yang ia saksikan sendiri di kampung halamannya. Sementara itu, Gulbok Simbolon, alumni lulusan Inggris asal Samosir, mengungkapkan bahwa LPDP telah mengubah garis hidupnya dan ia bertekad menginspirasi anak-anak di Sumedang.
Wapres Gibran Rakabuming Raka menyampaikan apresiasi kepada para awardee yang telah secara aktif berkontribusi untuk membangun negeri, dan dalam arahannya menekankan komitmen pemerintah terhadap pembangunan Indonesia-sentris dan meminta para alumni untuk memberi dampak sosial yang lebih luas, termasuk kepedulian terhadap isu-isu kesehatan masyarakat seperti stunting di lokasi penugasan.
“Digitalisasi bukan sekadar alat, melainkan perubahan mindset dan cara kita menyiapkan masa depan. Kalian adalah agen perubahan yang mengawal transisi ini agar berkelanjutan.” ujarnya
Para peserta adalah alumni LPDP lulusan universitas dalam dan luar negeri yang secara sukarela mendaftarkan diri sebagai agen perubahan di bidang pendidikan digital. Tema Pejuang Digital adalah program pengabdian intensif di mana setiap alumni bertugas mendampingi satu sekolah dasar (strategi satu alumni satu sekolah).
Peran ratusan alumni LPDP ini adalah sebagai Teman Belajar Digital, bukan menggantikan guru.
Program PANA LPDP Pejuang Digital merupakan kolaborasi strategis antara LPDP dan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen).
Turut hadir dalam acara tersebut Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Prof. Dr. Abdul Mu’ti, M.Ed, Direktur Jenderal PAUD Dikdasmen Gogot Suharwoto, Staf Khusus Wapres Achmad Aditya, serta Plt. Direktur Utama LPDP Sudarto.
Fokus kegiatan mencakup pendampingan penggunaan perangkat teknologi termasuk Interactive Flat Panel (IFP), kurasi konten pembelajaran digital, inovasi pedagogi, hingga penguatan tata kelola digital sekolah agar program berjalan berkelanjutan pasca penugasan.
Program ini berlandaskan Instruksi Presiden (Inpres) No. 7 Tahun 2025 tentang Percepatan Digitalisasi Pendidikan.
Ini merupakan program PANA kedua setelah sebelumnya sukses menggelar PANA bertema Peningkatan Kapasitas Desa Wisata dan Pariwisata Berkelanjutan yang dilakukan di Sumba.
Sebagai konteks, LPDP hingga saat ini telah memberikan beasiswa kepada lebih dari 98.000 penerima, dengan 60.000 di antaranya telah menjadi alumni aktif. Terdapat sekitar 38.000 penerima beasiswa aktif dengan komposisi 41% menempuh studi di luar negeri dan 59% di dalam negeri. ***
- Penulis: Adi Bima

Saat ini belum ada komentar