Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Daerah » Akibat Aktivitas Pemudik dan Wisatawan, Jalur Bandung Ke Cianjur Padat Merayap Hingga Tembus Rajamandala

Akibat Aktivitas Pemudik dan Wisatawan, Jalur Bandung Ke Cianjur Padat Merayap Hingga Tembus Rajamandala

  • account_circle Adi Bima
  • calendar_month Senin, 23 Mar 2026
  • visibility 25
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

INFOKITA.NEWS – Kepadatan terlihat di sepanjang jalur Bandung ke Cianjur yang dipadati oleh kendaraan roda dua maupun roda empat, sepnajang jalan kendaraan dari arah Bandung menuju Cianjur mengalami kepadatan signifikan pada Minggu (22/3). Antrean panjang terlihat mengular hingga kawasan Rajamandala, Kecamatan Cipatat, Kabupaten Bandung Barat.

Kepadatan lalu lintas terjadi sejak pagi hingga menjelang petang. Meningkatnya volume kendaraan yang melaju dari Bandung menuju Cianjur menjadi penyebab utama kemacetan di jalur tersebut.

Seorang pengendara asal Padalarang, Asep (37), mengaku terjebak kemacetan selama berjam-jam saat melintas di Jalan Raya Bandung–Cianjur, tepatnya di kawasan Cipeuyeum, Haurwangi.

“Dari Rajamandala sampai sini macet. Baru sampai sini saja sudah dua jam karena macet,” ujarnya.

Menurutnya, kemacetan diperparah oleh adanya perlintasan kereta api serta aktivitas keluar-masuk kendaraan dari jalan menuju perkampungan warga di sepanjang jalur tersebut.

Hal serupa dirasakan pemudik asal Tangerang yang hendak kembali setelah mudik dari Garut. Ia mengaku membutuhkan waktu hingga satu jam untuk menempuh perjalanan dari Rajamandala menuju Cianjur.

“Ini mau balik mudik dari Garut ke Tangerang, dari Rajamandala ke sini satu jam,” katanya.

Tak hanya dari arah Bandung menuju Cianjur, antrean panjang juga terjadi dari arah sebaliknya. Kepadatan terpantau di sejumlah titik, seperti Sukaluyu, Ciranjang, hingga Haurwangi.

Sementara itu, Satlantas Polres Cianjur menyebut lonjakan volume kendaraan dipicu meningkatnya aktivitas wisatawan serta pemudik yang masih melakukan perjalanan, baik arus berangkat maupun arus balik.

Petugas kepolisian terus berupaya melakukan pengaturan lalu lintas di sejumlah titik rawan kemacetan guna mengurai kepadatan. Upaya tersebut diharapkan dapat memperlancar arus kendaraan dan mengembalikan kondisi lalu lintas menjadi normal. ***

  • Penulis: Adi Bima

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • FFI Resmi Umumkan 14 Pemain Berlaga dalam ASEAN Futsal Championship 2026, Muhammad ALbigair: Siap Back-to-Back Juara di Piala AFF Futsal 2026

    FFI Resmi Umumkan 14 Pemain Berlaga dalam ASEAN Futsal Championship 2026, Muhammad ALbigair: Siap Back-to-Back Juara di Piala AFF Futsal 2026

    • calendar_month Jumat, 3 Apr 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 20
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Federasi Futsal Indonesia (FFI) secara resmi mengumumkan skuad final Tim Nasional Futsal Indonesia yang akan tampil pada ajang ASEAN Futsal Championship 2026 di Nonthaburi Hall, Thailand. Sebanyak 14 pemain terbaik dari berbagai klub peserta Profesional Futsal League (PFL) dipilih untuk memperkuat skuad Garuda pada turnamen bergengsi tingkat Asia Tenggara tersebut. Tim Nasional Futsal […]

  • BGN Beberkan Alasan Sewa EO Rp113 Miliar, Dadan: Bagian Profesioanlitas BGN untuk menyukseskan Program Makan Bergizi Gratis

    BGN Beberkan Alasan Sewa EO Rp113 Miliar, Dadan: Bagian Profesioanlitas BGN untuk menyukseskan Program Makan Bergizi Gratis

    • calendar_month Senin, 13 Apr 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 23
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Permasalahan yang ditemui dalam program Makan Bergizi Gratis tidak hanya permasalahan tentanh gizi dan jumlah makanan yang dinilai kurang sesuai standar oleh penerima manfaat tetapi juga mengenai kondisi di lapangan. Belum lama ini Badan Gizi Nasional (BGN) kembali mendapat sorotan karena menggunakan dana Rp113,9 miliar untuk menyewa jasa penyelenggara acara atau event organizer […]

  • Bom Teror Menerjang Ketua BEM UGM, Usai Bersurat Ke Unicef

    Bom Teror Menerjang Ketua BEM UGM, Usai Bersurat Ke Unicef

    • calendar_month Rabu, 18 Feb 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 38
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Belum lama setelah dirinya mengirim surat ke UNICEF beberapa waktu yang lalu, Tiyo Ardianto Ketua BEM UGM. Universitas Gajah Mada kemudian bergerak cepat dengan memberikan perlindungan kepada ketua BEM tersebut yang mengakui dirinya telah dibuntuti orang berbadan tegap dan mendapat ancaman teror. Pihak Kampus menurunkan tim keamanan yang terdiri dari Kantor Keamanan, Keselamatan […]

  • Rangkaian Kontroversi Dadan Hindayana di Program MBG dan Kekayaan Eks Kepala BGN Tersebut Dalam LHKPN

    Rangkaian Kontroversi Dadan Hindayana di Program MBG dan Kekayaan Eks Kepala BGN Tersebut Dalam LHKPN

    • calendar_month Rabu, 3 Jun 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 18
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Presiden Prabowo berkomitmen penuh untuk menaikan angka kecukupan gizi (AKG) bagi anak-anak Indonesia dan ibu hamil serta penerima manfaat lainnya, sehingga dalam salah satu cara yang dilakukannnya dengan program Makan Bergizi Gratis (MBG. Namun, sayangnya seiring perjalanan selama kurang lebih 1,5 tahun ini ternyata ditemukan banyak kejanggalan dan probelamatik di dalam pelaksaanaannya. Hingga […]

  • Menurut WHO Satu Virus Campak Beresiko Menular Ke 18 Orang lain

    Menurut WHO Satu Virus Campak Beresiko Menular Ke 18 Orang lain

    • calendar_month Kamis, 5 Mar 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 26
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Kementerian kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI) menyampaikan perkembangan terbaru terkait situasi campal nasional dan global dalam konferensi pers secara daring kamis februari lalu. Langkah tersebut diambil guna mewaspadai Kejadian Luar Biasa (KLB) campak di beberapa wilayah Indonesia. Data nasional mencatat sepanjang tahun 2025 tercatat 63.769 kasus suspek campak, dengan 11.094 terkonfirmasi laboratorium dan […]

  • Anggota Komisi IV DPRD Cianjur Ungkap UHC Prioritas di Cianjur Belum Maksimal, Ini Alasannya

    Anggota Komisi IV DPRD Cianjur Ungkap UHC Prioritas di Cianjur Belum Maksimal, Ini Alasannya

    • calendar_month Jumat, 17 Apr 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 12
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Salah satu kebijakan pemerintah dalam program kesehatan adalah pemerataan fasilitas kesehatan melalui Universal Health Coverage (UHC) Prioritas. Namun ternyata fakta di lapangan program tersebut berbicara lain. Anggota Komisi IV DPRD Kabupaten Cianjur, Irfan Aulia Budiman menyoroti program UHC Prioritas yang belum dirasakan secara maksimal masyarakat. Fakta di lapangan, Ketua Fraksi Partai Gerindra itu […]

expand_less