Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Hukum » 5 Fakta Menarik Penangkapan Buronan Interpol yang Tertangkap di Bali

5 Fakta Menarik Penangkapan Buronan Interpol yang Tertangkap di Bali

  • account_circle Adi Bima
  • calendar_month Rabu, 1 Apr 2026
  • visibility 22
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

INFOKITA.NEWS –Seorang pria warga negara asing (WNA) asal Inggris, Steven Lyons (45), ditangkap di Bali setelah menjadi buron Interpol. Pria yang dikenal sebagai bos mafia di Skotlandia ini diburu atas sejumlah kejahatan di negaranya.

Dalam catatan yang ada Steven Lyons merupakan daftar buron Interpol yang di-red notice.

Sebagai informasi, red notice Interpol adalah permintaan internasional kepada penegak hukum di seluruh dunia untuk menemukan dan menahan sementara seseorang yang buron, sembari menunggu proses ekstradisi atau tindakan hukum serupa.

Ini merupakan pemberitahuan (notice) untuk melacak tersangka kejahatan serius yang melarikan diri ke luar negeri.

Berikut lima fakta yang perlu diketahui tentang sosok Steven Lyons.

1. Steven Lyons menjadi buron paling dicari di negaranya saat ini.

    Steven Lyons dikenal sebagai pimpinan tertinggi ‘Lyons Crime Family’, sebuah organisasi kejahatan transnasional asal Skotlandia yang mendalangi jaringan pencucian uang dan perdagangan narkotika skala besar dari Spanyol ke Inggris Raya.

    Dikutip dari BBC Steven Lyons awalnya memimpin klan Lyons, yang tadinya berbasis di Cumbernauld, North Lanarkshire. Klan ini terlibat dalam perseteruan berdarah selama lebih dari 20 tahun dengan kelompok saingannya, Daniel, yang berbasis di Glasgow, Skotlandia. Klan Lyons kemudian dikenal sebagai kelompok mafia ternama di sana.

    Pada 2006, Steven Lyons selamat dari sebuah penembakan di sebuah garasi di Lambhill, wilayah utara Glasgow, yang merenggut nyawa sepupunya, Michael Lyons. Dia kemudian pindah ke Spanyol sebelum menetap di Dubai, Uni Emirat Arab (UAE).

    Awalnya, aliansi kriminal Lyons mencakup hubungan dengan kelompok kejahatan Kinahan yang berbasis di Dubai.

    Disebutkan bahwa dia membangun hubungan dengan putra sang pendiri, Daniel Kinahan—mantan promotor tinju—saat tinggal di Costa del Sol, Spanyol.

    Sementara itu, Stephen Dempster, produser dokumenter ‘Kinahan: The True Story of Ireland’s Mafia’, mengatakan, pada pertengahan 2010‑an, kelompok Lyons telah tumbuh lebih besar dan lebih kaya dengan memanfaatkan jaringan global kartel tersebut.

    2. Sejumlah Kejahatan Steven Lyons
    Pada Mei 2025, saudara Steven Lyons, Eddie Lyons Jr, dan Ross Monaghan tewas ditembak di sebuah bar tepi pantai di Fuengirola di Costa del Sol.

    Kedua pria itu menghabiskan malam dengan menonton final Liga Champions sebelum menjadi target seorang pria bersenjata yang bertindak sendirian.

    Pria asal Liverpool, Michael Riley (44), itu dituduh oleh polisi Spanyol sebagai pelaku pembunuhan tersebut.

    Ia sempat menantang upaya ekstradisi, tetapi pada Oktober, Crown Prosecution Service mengonfirmasi bahwa ia telah memberikan persetujuan untuk dibawa ke Spanyol guna menghadapi proses hukum.

    Dalam beberapa hari setelah penembakan ganda itu, seorang penyidik Kepolisian Nasional Spanyol mengatakan tersangka merupakan anggota kelompok kriminal Daniel yang menjadi pesaingnya.

    Namun Kepolisian Skotlandia menegaskan tidak ada indikasi bahwa pembunuhan di Spanyol tersebut terkait dengan perang antar kelompok kriminal yang masih berlangsung atau bahwa serangan itu direncanakan di Skotlandia.

    3. Jaringan Mafia Lyons Terbongkar Polisi Skotlandia
    Kepolisian Skotlandia mengatakan penyelidikan terhadap jaringan mafia ini dimulai sebelum perseteruan antarkelompok kriminal tahun lalu di Skotlandia.

    Sejumlah properti dibakar di Edinburgh dan sekitarnya pada Maret 2025, sebelum serangan meluas ke wilayah barat pada awal April.

    Kepolisian kemudian meluncurkan Operasi Portaledge sebagai respons, yang sejauh ini telah menghasilkan lebih dari 60 penangkapan.

    Polisi dari Skotlandia dan Spanyol mendapat dukungan dari Europol serta petugas di Belanda, Turki, dan Uni Emirat Arab.

    Petugas di Turki menyita dua bidang tanah dan sebuah vila yang diperkirakan bernilai sekitar 520 ribu pound sterling serta saham di sebuah perusahaan. Europol mengatakan bahwa mereka meminta keterangan juga dari empat warga Turki sebagai saksi.

    4. Terdeteksi di Bali
    Awal Maret 2026, Steven Lyons sempat diberitakan telah ditangkap di Bahrain. Ia ditangkap lagi lima bulan setelah dibebaskan dari tahanan di Dubai.

    Akan tetapi, dalam waktu beberapa minggu kemudian, keberadaan Steven Lyons menjadi misteri. Tak lama setelah itu, ia terdeteksi berpergian ke Bali.

    Lyons juga diduga menjadi otak di balik pengoperasian sejumlah perusahaan fiktif dan terlibat dalam kasus pencucian uang.

    5. Kronologi Penangkapan di Bali
    Pengejaran terhadap Steven Lyons ini didasarkan pada red notice Interpol Nomor A-4908/3-2026 yang diterbitkan pada 26 Maret 2026. Penangkapan terhadap Lyons di Indonesia ini merupakan bagian integral dari ‘Operasi ARMORUM’, sebuah investigasi gabungan multinasional yang diinisiasi oleh Unit Central Operativa Guardia Civil Spanyol dan Kepolisian Skotlandia.

    Sehari sebelum target mendarat di Bali, tepatnya pada 27 Maret 2026, otoritas Eropa telah melakukan operasi serentak yang berujung pada penangkapan 33 anggota sindikat Lyons di Skotlandia dan 12 orang di Spanyol. Steven ditangkap sesaat setelah mendarat di Bandara Internasional Ngurah Rai, Denpasar, Bali, pada Sabtu (28/3), pukul 11.58 WITA.

    Sinergi ketat pengamanan tertutup antara Polda Bali, Polres Bandara Ngurah Rai, dan Imigrasi membuahkan hasil. Proses identifikasi dan penahanan eksekusi di lapangan berlangsung sangat cepat dan tanpa adanya perlawanan dari tersangka.

    Sekretaris NCB-Interpol Indonesia, Brigjen Untung Widiyatmoko, menyampaikan penangkapan ini merupakan hasil langsung dari ketajaman deteksi dan kerja sama intelijen global.

    “Keberhasilan penangkapan ini berawal dari pertukaran informasi intelijen yang sangat cepat dan presisi. NCB Interpol Indonesia menerima notifikasi dari NCB Abu Dhabi bahwa subjek red notice sedang dalam penerbangan menuju wilayah Indonesia. Berdasarkan data tersebut, Divhubinter Polri langsung menginstruksikan langkah pencegatan dan berkoordinasi secara intensif dengan jajaran Polda Bali serta pihak Imigrasi,” tegas Brigjen Untung Widiyatmoko, Selasa (31/3). ***

    • Penulis: Adi Bima

    Komentar (0)

    Saat ini belum ada komentar

    Silahkan tulis komentar Anda

    Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

    Rekomendasi Untuk Anda

    • Dibalik Klaim Super Cepat Penanganan Bencana, Ratusan Jiwa di Lhok Pungki Aceh Utara Masih Tidur di Tenda

      Dibalik Klaim Super Cepat Penanganan Bencana, Ratusan Jiwa di Lhok Pungki Aceh Utara Masih Tidur di Tenda

      • calendar_month Kamis, 12 Feb 2026
      • account_circle Deva Sakti
      • visibility 34
      • 0Komentar

      INFOKITA.NEWS – Dibalik klaim pemerintah yang telah melakukan penanganan super cepat terkait penanganan pascabencana di Sumatera, masih banyak warga yang tidur beratap terpal dan beralas tanah. Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya mengatakan, Presiden Prabowo Subianto terus memantau perkembangan pemulihan daerah bencana. “Dan (Presiden Prabowo) ingin seluruh satgas dan setiap menteri ataupun pejabat yang terkait […]

    • Kilas Balik Sinema Indonesia dan Penampilan Film Perdana Sineas Muda Cianjur

      Kilas Balik Sinema Indonesia dan Penampilan Film Perdana Sineas Muda Cianjur

      • calendar_month Selasa, 10 Mar 2026
      • account_circle Adi Bima
      • visibility 37
      • 0Komentar

      INFOKITA.NEWS – Sinema Indonesia memiliki sejarah yang sangat dinamis, mencerminkan gejolak sosial dan politik bangsa ini. Sejarah mencatat bahwa pemutaran film pertama di Indonesia terjadi pada tahun 1900 di Batavia. Namun, produksi lokal baru dimulai pada era 1920-an melalui film bisu berjudul Loetoeng Kasaroeng (1926). Meski disutradarai oleh sineas asing, film ini menjadi fondasi awal […]

    • Didukung ETLE, Ganjil Genap Jakarta Kembali Diberlakukan Per Hari Ini 27 April 2026,

      Didukung ETLE, Ganjil Genap Jakarta Kembali Diberlakukan Per Hari Ini 27 April 2026,

      • calendar_month Senin, 27 Apr 2026
      • account_circle Adi Bima
      • visibility 21
      • 0Komentar

      INFOKITA.NEWS – Bagi masyarakat Indonesia yang akan memasuki kota Jakarta pada hari Senin ini (27/04) mobil dengan pelat nomor berakhiran ganjil bebas melintas di Ibu Kota. Dikarenakan sistem ganjil genap Jakarta kembali diberlakukan. Kebijakan yang mulai berlaku mulai jam 06.00 WIB ini dianggap cukup sukses mengurai kemacetan jalan. Paling tidak pada jam berangkat kantor maupun […]

    • Diduga ODGJ Seorang Lansia Meninggal di Irigasi, Simpan Ratusan Uang Lembar Kertas

      Diduga ODGJ Seorang Lansia Meninggal di Irigasi, Simpan Ratusan Uang Lembar Kertas

      • calendar_month Rabu, 8 Apr 2026
      • account_circle Adi Nurahman
      • visibility 14
      • 0Komentar

      INFOKITA.NEWS – Seperti peribahasa Manusia mati meninggalkan nama, Gajah mati meninggalkan belalai, itu yang kini dirasakan warga Kampung Liman Benawi, Kecamatan Trimurjo, Kabupaten Lampung Tengah, digegerkan dengan penemuan ratusan lembar uang tunai dari seorang lansia yang diketahui mengidap gangguan jiwa (ODGJ). Uang tersebut ditemukan tersembunyi di pakaian korban setelah ia ditemukan meninggal dunia di saluran […]

    • Ubah Limbah Menjadi Sumber Penghidupan, Perempuan Nasabah PNM Mekaar di Bandung Barat Kembangkan Usaha lewat Sinergi Ultra Mikro BRI

      Ubah Limbah Menjadi Sumber Penghidupan, Perempuan Nasabah PNM Mekaar di Bandung Barat Kembangkan Usaha lewat Sinergi Ultra Mikro BRI

      • calendar_month Senin, 6 Apr 2026
      • account_circle Adi Bima
      • visibility 25
      • 0Komentar

      Di tengah tantangan ekonomi yang dihadapi pelaku usaha ultra mikro, perempuan turut mengambil peran dalam mengembangkan usaha dan menciptakan peluang. Melalui sinergi Holding Ultra Mikro yang terdiri atas PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI), PT Permodalan Nasional Madani (PNM), serta PT Pegadaian, upaya pendampingan dan perluasan akses layanan keuangan terus diperkuat guna mendorong masyarakat […]

    • Pemerintah Ungkap Asal Mula Polemik War Tiket Haji

      Pemerintah Ungkap Asal Mula Polemik War Tiket Haji

      • calendar_month Senin, 13 Apr 2026
      • account_circle Adi Bima
      • visibility 17
      • 0Komentar

      INFOKITA.NEWS – Mendekati musim haji dalam beberapa waktu dekat ini telah muncul wacana skema baru penyelenggaraan haji berupa “war tiket” muncul ke permukaan yang menjadi perbincangan. Skema tersebut muncul dalam merespons panjangnya antrean haji di Indonesia di tengah terbatasnya kuota. Untuk mengatasi panjangnya antrean haji di Indonesia, pemerintah lewat Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) pun […]

    expand_less
    content-1701

    article 898100101

    article 898100102

    article 898100103

    article 898100104

    article 898100105

    article 898100106

    article 898100107

    article 898100108

    article 898100109

    article 898100110

    article 898100111

    article 898100112

    article 898100113

    article 898100114

    article 898100115

    article 898100116

    article 898100117

    article 898100118

    article 898100119

    article 898100120

    article 898100121

    article 898100122

    article 898100123

    article 898100124

    article 898100125

    article 898100126

    article 898100127

    article 898100128

    article 898100129

    article 898100130

    article 898100131

    article 898100132

    article 898100133

    article 898100134

    article 898100135

    article 898100136

    article 898100137

    article 898100138

    article 898100139

    article 898100140

    article 898100141

    article 898100142

    article 898100143

    article 898100144

    article 898100145

    article 898100146

    article 898100147

    article 898100148

    article 898100149

    article 898100150

    article 898100151

    article 898100152

    article 898100153

    article 898100154

    article 898100155

    article 898100156

    article 898100157

    article 898100158

    article 898100159

    article 898100160

    article 878800051

    article 878800052

    article 878800053

    article 878800054

    article 878800055

    article 878800056

    article 878800057

    article 878800058

    article 878800059

    article 878800060

    article 878800061

    article 878800062

    article 878800063

    article 878800064

    article 878800065

    article 878800066

    article 878800067

    article 878800068

    article 878800069

    article 878800070

    article 878800071

    article 878800072

    article 878800073

    article 878800074

    article 878800075

    article 878800076

    article 878800077

    article 878800078

    article 878800079

    article 878800080

    article 878800081

    article 878800082

    article 878800083

    article 878800084

    article 878800085

    article 878800086

    article 878800087

    article 878800088

    article 878800089

    article 878800090

    budaya 538000021

    budaya 538000022

    budaya 538000023

    budaya 538000024

    budaya 538000025

    budaya 538000026

    budaya 538000027

    budaya 538000028

    budaya 538000029

    budaya 538000030

    budaya 538000031

    budaya 538000032

    budaya 538000033

    budaya 538000034

    budaya 538000035

    budaya 538000036

    budaya 538000037

    budaya 538000038

    budaya 538000039

    budaya 538000040

    content-1701