Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Ramadan » Menjemput Malam 1000 Bulan, Malam Lailatul Qadar

Menjemput Malam 1000 Bulan, Malam Lailatul Qadar

  • account_circle Adi Bima
  • calendar_month Selasa, 10 Mar 2026
  • visibility 28
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

INFOKITA.NEWS – Memasuki sepuluh malam terakhir Ramadhan ada satu malam yang istimewa, yaitu Malam Lailatul Qadar salah satu malam yang paling dinantikan umat Muslim di bulan Ramadhan. Hal ini dikarenakan malam tersebut memiliki kemuliaan luar biasa dan nilainya lebih baik dari seribu bulan.

Malam Lailatul Qadar merupakan malam ketika Al Quran pertama kali diturunkan kepada Nabi Muhammad SAW melalui Malaikat Jibril.

Keutamaannya sangat besar, karena malam ini menyaksikan turunnya Al-Qur’an Al-Karim, yang membimbing orang-orang yang berpegang dengannya ke jalan kemuliaan dan mengangkatnya ke derajat yang mulia dan abadi.


Umat Islam yang mengikuti sunnah Rasulnya tidak memasang tanda-tanda tertentu dan tidak pula menancapkan anak-anak panah untuk memperingati malam ini, akan tetapi mereka berloma-lomba untuk bangun di malam harinya dengan penuh iman dan mengharap pahala dari Allah.

1. Keutamaan Malam Lailatul Qadar
Cukuplah untuk mengetahui tingginya kedudukan Lailatul Qadar dengan mengetahui bahwasanya malam itu lebih baik dari seribu bulan, Allah berfirman.

    إِنَّا أَنزَلْنَاهُ فِي لَيْلَةِ الْقَدْرِ وَمَا أَدْرَاكَ مَا لَيْلَةُ الْقَدْرِ لَيْلَةُ الْقَدْرِ خَيْرٌ مِّنْ أَلْفِ شَهْرٍ تَنَزَّلُ الْمَلَائِكَةُ وَالرُّوحُ فِيهَا بِإِذْنِ رَبِّهِم مِّن كُلِّ أَمْرٍ سَلَامٌ هِيَ حَتَّى مَطْلَعِ الْفَجْرِ

    “Sesungguhnya Kami menurunkan Al-Qur’an pada malam Lailatul Qadar, tahukah engkau apakah malam Lailatul Qadar itu ? Malam Lailatul Qadar itu lebih baik dari seribu bulan, pada malam itu turunlah melaikat-malaikat dan Jibril dengan izin Allah Tuhan mereka (untuk membawa) segala usrusan, selamatlah malam itu hingga terbit fajar” [Al-Qadar/97 : 1-5]

    Dan pada malam itu dijelaskan segala urusan yang penuh hikmah.

    إِنَّا أَنْزَلْنَاهُ فِي لَيْلَةٍ مُبَارَكَةٍ ۚ إِنَّا كُنَّا مُنْذِرِينَ فِيهَا يُفْرَقُ كُلُّ أَمْرٍ حَكِيمٍ أَمْرًا مِنْ عِنْدِنَا ۚ إِنَّا كُنَّا مُرْسِلِينَ رَحْمَةً مِنْ رَبِّكَ ۚ إِنَّهُ هُوَ السَّمِيعُ الْعَلِيمُ

    “Sesungguhnya Kami menurunkannya pada suatu malam yang diberkahi dan sesungguhnya Kami-lah yang memberi peringatan. Pada malam itu dijelaskan segala urusan yang penuh hikmah, (yaitu) urusan yang besar dari sisi Kami. Sesungguhnya Kami adalah Maha mendengar lagi Maha Mengetahui” [Ad-Dukhan/44 : 3-6]

    2. Waktunya

    Diriwayatkan dari Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam bahwa malam tersebut terjadi pada tanggal malam 21,23,25,27,29 dan akhir malam bulan Ramadhan.

      Imam Syafi’i berkata : “Menurut pemahamanku. wallahu ‘alam, Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam menjawab sesuai yang ditanyakan, ketika ditanyakan kepada beliau : “Apakah kami mencarinya di malam ini?”, beliau menjawab : “Carilah di malam tersebut”

      Pendapat yang paling kuat, terjadinya malam Lailatul Qadar itu pada malam terakhir bulan Ramadhan berdasarkan hadits Aisyah Radhiyallahu ‘anha, dia berkata Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam beri’tikaf di sepuluh hari terkahir bulan Ramadhan dan beliau bersabda.

      تَحَرَّوْا وفي رواية : الْتَمِسُوْا لَيْلَةَ الْقَدْرِ فِيْ الْوِتْرِ مِنْ الْعَشْرِ

      “Carilah malam Lailatul Qadar di (malam ganjil) pada 10 hari terakhir bulan Ramadhan“

      Jika seseorang merasa lemah atau tidak mampu, janganlah sampai terluput dari tujuh hari terakhir, karena riwayat dari Ibnu Umar, (dia berkata) : Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda.

      الْتَمِسُوْ مَا فِيْ الْعَشْرِ الأَوَاخِرِ فَإِنْ ضَعُفَ أَحَدُ كُمْ أَوْ عَجَزَ فَلاَ يُغْلَبَنَّ عَلَى السَّبْعِ الْبَوَاقِي

      “Carilah di sepuluh hari terakhir, jika tidak mampu maka jangan sampai terluput tujuh hari sisanya“

      Ini menafsirkan sabdanya.

      أَرَى رُؤْيَا كُمْ قَدْ تَوَاطَأَتْ فَمَنْ كَانَ مُتَحَرِّيَهَا فَلْيَتَحَرَّ هَا فيْ السَّبْعِ الأَوَاخِِرِ

      “Aku melihat mimpi kalian telah terjadi, barangsiapa yang mencarinya carilah pada tujuh hari terakhir“

      Telah diketahui dalam sunnah, pemberitahuan ini ada karena perdebatan para sahabat.

      Dari Ubadah bin Shamit Radhiyallahu ‘anhu, ia berkata : Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam ke luar pada malam Lailatul Qadar, ada dua orang sahabat berdebat, beliau bersabda : “Aku keluar untuk mengkhabarkan kepada kalian tentang malam Lailatul Qadar, tapi ada dua orang berdebat hingga tidak bisa lagi diketahui kapannya; mungkin ini lebih baik bagi kalian, carilah di malam 29. 27. 25 (dan dalam riwayat lain : tujuh, sembilan dan lima)”

      Telah banyak hadits yang mengisyaratkan bahwa malam Lailatul Qadar itu pada sepuluh hari terakhir, yang lainnya menegaskan, di malam ganjil sepuluh hari terakhir.

      Hadits yang pertama sifatnya umum sedang hadits kedua adalah khusus, maka riwayat yang khusus lebih diutamakan dari pada yang umum, dan telah banyak hadits yang lebih menerangkan bahwa malam Lailatul Qadar itu ada pada tujuh hari terakhir bulan Ramadhan, tetapi ini dibatasi kalau tidak mampu dan lemah, tidak ada masalah, dengan ini cocoklah hadits-hadits tersebut tidak saling bertentangan, bahkan bersatu tidak terpisah.

      Jika seorang muslim mencari malam lailatul Qadar carilah pada malam ganjil sepuluh hari terakhir : 21, 23,25,27 dan 29. Kalau lemah dan tidak mampu mencari pada sepuluh hari terakhir, maka carilah pada malam ganjil tujuh hari terakhir yaitu 25,27 dan 29.

      3. Bagaimana Mencari Malam Lailatul Qadar?
      Sesungguhnya malam yang diberkahi ini, barangsiapa yang diharamkan untuk mendapatkannya, maka sungguh telah diharamkan seluruh kebaikan (baginya).

      Dan tidaklah diharamkan kebaikan itu, melainkan (bagi) orang yang diharamkan (untuk mendapatkannya). Oleh karena itu dianjurkan bagi muslimin (agar) bersemangat dalam berbuat ketaatan kepada Allah untuk menghidupkan malam Lailatul Qadar dengan penuh keimanan dan mengharapkan pahala-Nya yang besar, jika (telah) berbuat demikian (maka) akan diampuni Allah dosa-dosanya yang telah lalu.

        Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda.

        مَنْ قَامَ لَيْلَةَ الْقَدْرِ إَيْمَانًا وَاحْتِسَابًا غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ

        “Barang siapa berdiri (shalat) pada malam Lailatul Qadar dengan penuh keimanan dan mengharap pahala dari Allah, maka diampuni dosa-dosanya yang telah lalu“

        Disunnahkan untuk memperbanyak do’a pada malam tersebut. Telah diriwayatkan dari Sayyidah Aisyah Radhiyallahu ‘anha, (dia) berkata : “Aku bertanya, “Ya Rasulullah ! Apa pendapatmu jika aku tahu kapan malam Lailatul Qadar (terjadi), apa yang harus aku ucapkan ?” Beliau menjawab, “Ucapkanlah :

        اللَّهُمَّ إِنَّكَ عَفُوٌّ تُحِبُّ الْعَفْوَ فَاعْفُ عَنِّي

        “Ya Allah Engkau Maha Pengampun dan mencintai orang yang meminta ampunan, maka ampunilah aku“
        Dari Aisyah Radhiyallahu ‘anhuma.

        كَانَ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّه عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِذَا دَخَلَ الْعَشْرُ شَدَّ مِئْزَرَهُ وَ أَحْيَ لَيْلَهُ، وَ اَيْقَظَ أَهْلَهُ

        “Adalah Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam, apabila masuk pada sepuluh hari (terakhir bulan Ramadhan), beliau mengencanngkan kainnya[9] menghidupkan malamnya dan membangunkan keluarganya“

        Juga dari Aisyah, (dia berkata) :

        كَانَ رَسُوْلُ اللَّه صَلَّى اللَّه عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَجْتَهِدُ فِي الْعَشْرِ مَا لاَ يَجْتَهِدُ فِيغَيْرِهَا

        “Adalah Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersungguh-sungguh (beribadah apabila telah masuk) malam kesepuluh (terakhir) yang tidak pernah beliau lakukan pada malam-malam lainnya“

        4. Tanda-Tandanya


        Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam menggambarkan paginya malam Lailatul Qadar agar seorang muslim mengetahuinya.

          Dari ‘Ubay Radhiyallahu ‘anhu, ia berkata : Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda.

          صَبِيْحَةُ لَيْلَةِ الْقَدْرِ تَطْلُعُ الشَمسُ لاَ شعاع لَهَا، كَاَنَهَا طَشْتٌ حَتَّى تَرْتَفَعُ

          “Pagi hari malam Lailatul Qadar, matahari terbit tidak menyilaukan, seperti bejana hingga meninggi“

          Dari Abu Hurairah, ia berkata : Kami menyebutkan malam Lailatul Qadar di sisi Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam beliau bersabda.

          أَيُكُم يَذْكُرُ حِيْنَ طَلَعَ الْقَمَرُ، وَهُوَ مِشْلُ شِقِّ جَفْنَةٍ

          “Siapa di antara kalian yang ingat ketika terbit bulan seperti syiqi jafnah“

          Dan dari Ibnu Abbas Radhiyallahu ‘anhuma, ia berkata : Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda : “(Malam) Lailatul Qadar adalah malam yang indah, cerah, tidak panas dan tidak juga dingin, (dan) keesokan harinya cahaya sinar mataharinya melemah kemerah-merahan”. ***


          • Penulis: Adi Bima

          Komentar (0)

          Saat ini belum ada komentar

          Silahkan tulis komentar Anda

          Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

          Rekomendasi Untuk Anda

          • Kemenkeu Terbitkan Aturan Baru: Kopdes Merah Putih Resmi Jadi Objek Pembiayaan DAU dan Dana Desa

            Kemenkeu Terbitkan Aturan Baru: Kopdes Merah Putih Resmi Jadi Objek Pembiayaan DAU dan Dana Desa

            • calendar_month Senin, 6 Apr 2026
            • account_circle Adi Bima
            • visibility 18
            • 0Komentar

            INFOKITA.NEWS – Program Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih kembali mendapat atensi khusus, sebagai program unggulan dari presiden subianto untuk menggerakan ekonomi masyarakat. Pemerintah melalui Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menerbitkan aturan baru terkait pembiayaan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih. Aturan ini membuka penggunaan dana transfer ke daerah untuk mendukung pembangunan koperasi. Kebijakan tersebut tertuang dalam Peraturan […]

          • Luka Dipelipis, Waketum PSI Alami Pengeroyokan Di Depan Babinsa

            Luka Dipelipis, Waketum PSI Alami Pengeroyokan Di Depan Babinsa

            • calendar_month Rabu, 6 Mei 2026
            • account_circle Ad Bima
            • visibility 9
            • 0Komentar

            INFOKITA.NEWS – Wakil Ketua Umum (Waketum) Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Ronald A Sinaga atau yang biasa dipanggil Bro Ron, mengalami perlakuan tidak mengenakan pasalnya dirinya dipukul oleh dua orang pria di kantor firma hukum MPP, Jalan Soeroso, Cikini, Kecamatan Menteng, Jakarta Pusat pada Senin (4/5/2026). Pemukulan terhadap Ronald viral pada Selasa (5/5/2026), setelah diunggah oleh […]

          • Indonesia tidak termasuk daftar Sahabat Iran yang diizinkan melewati Selat Hormuz

            Indonesia tidak termasuk daftar Sahabat Iran yang diizinkan melewati Selat Hormuz

            • calendar_month Jumat, 27 Mar 2026
            • account_circle Adi Bima
            • visibility 21
            • 0Komentar

            INFOKITA.NEWS – Sejak pecahnya perang teluk antara Amerika melawan Iran paqda akhir februari lalu, Iran berupaya bertahan ditengah gempuran serangan yang dilancarkan bertubi-tubi, hingga Iran melakukan blokade pada akses perdagangan vital bagi negara di belahan dunia dengan menutup selat Hormuz Akibatnya sangat fatal, sebagian besar negara mulai kesulitan memenuhi kebutuhan jual beli minyak mentah, Indonesia […]

          • 2.000 WNI Diduga Terlibat Jaringan Scam Kamboja

            2.000 WNI Diduga Terlibat Jaringan Scam Kamboja

            • calendar_month Senin, 26 Jan 2026
            • account_circle Deva Sakti
            • visibility 49
            • 0Komentar

            INFOKITA.NEWS– Anggota Komisi XIII DPR Mafirion, meminta pemerintah menangani secara komprehensif dan berbasis Hak Asasi Manusia (HAM), pada ribuan WNI yang diduga terlibat jaringan scam Kamboja (penipuan online). Ia menegaskan, negara harus membedakan secara tegas antara WNI yang menjadi pelaku aktif kejahatan dengan mereka yang merupakan korban tindak pidana perdagangan orang (TPPO), dalam kasus jaringan scam Kamboja. “Negara tidak boleh gegabah. […]

          • Sumbersewu Pecah! Sebanyak 48 Sound Horeg Beradu Gengsi Guncang Pantai Selatan Banyuwangi

            Sumbersewu Pecah! Sebanyak 48 Sound Horeg Beradu Gengsi Guncang Pantai Selatan Banyuwangi

            • calendar_month Rabu, 1 Apr 2026
            • account_circle Adi Bima
            • visibility 28
            • 0Komentar

            INFOKITA.NEWS –Dentuman bass menggelegar yang mengguncang pesisir selatan Banyuwangi. Kurang lebih ada 48 unit sound horeg raksasa ambil bagian dalam ajang “Halal Bihalal Battle Sound Horeg” di Lapangan Desa Sumbersewu, Kecamatan Muncar, Minggu (29/03). Kegiatan ini tak sekadar hiburan Lebaran. Di kalangan pecinta audio, ajang tersebut telah menjadi arena adu gengsi antar pemilik sound system […]

          • Coronavirus disease 2019

            Coronavirus disease 2019

            • calendar_month Rabu, 13 Mei 2026
            • account_circle Jafar Sidik
            • visibility 5
            • 0Komentar

            COVID-19 is a contagious disease caused by the coronavirus SARS-CoV-2. In January 2020, the disease spread worldwide, resulting in the COVID-19 pandemic. The symptoms of COVID‑19 can vary but often include fever,[7] fatigue, cough, breathing difficulties, loss of smell, and loss of taste.[8][9][10] Symptoms may begin one to fourteen days after exposure to the virus. […]

          expand_less
          content-1701

          article 898100101

          article 898100102

          article 898100103

          article 898100104

          article 898100105

          article 898100106

          article 898100107

          article 898100108

          article 898100109

          article 898100110

          article 898100111

          article 898100112

          article 898100113

          article 898100114

          article 898100115

          article 898100116

          article 898100117

          article 898100118

          article 898100119

          article 898100120

          article 898100121

          article 898100122

          article 898100123

          article 898100124

          article 898100125

          article 898100126

          article 898100127

          article 898100128

          article 898100129

          article 898100130

          article 898100131

          article 898100132

          article 898100133

          article 898100134

          article 898100135

          article 898100136

          article 898100137

          article 898100138

          article 898100139

          article 898100140

          article 898100141

          article 898100142

          article 898100143

          article 898100144

          article 898100145

          article 898100146

          article 898100147

          article 898100148

          article 898100149

          article 898100150

          article 898100151

          article 898100152

          article 898100153

          article 898100154

          article 898100155

          article 898100156

          article 898100157

          article 898100158

          article 898100159

          article 898100160

          article 878800051

          article 878800052

          article 878800053

          article 878800054

          article 878800055

          article 878800056

          article 878800057

          article 878800058

          article 878800059

          article 878800060

          article 878800061

          article 878800062

          article 878800063

          article 878800064

          article 878800065

          article 878800066

          article 878800067

          article 878800068

          article 878800069

          article 878800070

          article 878800071

          article 878800072

          article 878800073

          article 878800074

          article 878800075

          article 878800076

          article 878800077

          article 878800078

          article 878800079

          article 878800080

          article 878800081

          article 878800082

          article 878800083

          article 878800084

          article 878800085

          article 878800086

          article 878800087

          article 878800088

          article 878800089

          article 878800090

          budaya 538000021

          budaya 538000022

          budaya 538000023

          budaya 538000024

          budaya 538000025

          budaya 538000026

          budaya 538000027

          budaya 538000028

          budaya 538000029

          budaya 538000030

          budaya 538000031

          budaya 538000032

          budaya 538000033

          budaya 538000034

          budaya 538000035

          budaya 538000036

          budaya 538000037

          budaya 538000038

          budaya 538000039

          budaya 538000040

          content-1701