Viral! Pelajar Deli Serdang Buang MBG di Jalan, Diduga Kesal Tak Layak Konsumsi
- account_circle Adi Bima
- calendar_month Minggu, 3 Mei 2026
- visibility 25
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
INFOKITA.NEWS – Aksi protes pada program makan bergizi gratis terrekam tak biasa dari siswa-siswi SMP Negeri 1 Pantai Labu, Kabupaten Deli Serdang. Mereka membuang puluhan paket Makanan Bergizi Gratis (MBG) ke tengah jalan depan sekolah, Kamis (30/4/2026).
Aksi ini dipicu oleh kekesalan para siswa yang mendapati jatah makan siang mereka dalam kondisi tidak layak konsumsi dan diduga telah basi.
Berdasarkan keterangan dari Dinas Kesehatan Deli Serdang, insiden ini diduga berakar dari kebijakan penggantian jadwal makan.
Karena hari Jumat merupakan libur nasional, pihak Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) memberikan jatah tersebut lebih awal pada hari Kamis.
“Karena dari pagi dimasak, pastinya sudah basi (saat dikonsumsi),” ujar Veronica Margaret, Ketua Tim Kerja Kesehatan Lingkungan Dinas Kesehatan Deli Serdang.
Kepala BGN Sumatera Utara, T. Agung Kurniawan, membenarkan adanya indikasi makanan kurang layak tersebut. Namun, ia menyayangkan tindakan para siswa yang dinilai tidak etis.
Pihak SPPG diklaim sudah meminta makanan dikembalikan untuk diganti, namun pihak sekolah menolak. Agung menyatakan belum bisa memberi sanksi kepada suplayer (SPPG) sebelum ada hasil laboratorium.
Agung menilai siswa tidak seharusnya membuang makanan tersebut ke jalan. “Siswa-siswi itu yang buang makanan, masa iya SPPG disalahkan,” cetusnya saat dihubungi wartawan, Sabtu (2/5/2026).
Ironisnya, proses investigasi kini menemui jalan buntu. Dinas Kesehatan Deli Serdang mengaku kesulitan melakukan uji laboratorium untuk memastikan tingkat kebusukan makanan tersebut.
“Bagaimana mau dicek sampel makanannya kalau sudah terbuang semua,” keluh Veronica.
Hingga saat ini, BGN Sumut masih menunggu koordinasi lebih lanjut dengan pihak sekolah.
Meski belum ada laporan keracunan massal dari sekolah lain, peristiwa ini menjadi catatan merah bagi implementasi program MBG di wilayah Deli Serdang agar pengawasan kualitas makanan lebih diperketat ke depannya. ***
- Penulis: Adi Bima

Saat ini belum ada komentar