Perusahaan Baja Indonesia-Jepang di Cilegon Tutup, Ratusan Karyawan Terkena PHK Massal
- account_circle Adi Bima
- calendar_month Minggu, 3 Mei 2026
- visibility 9
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
INFOKITA.NEWS – Ratusan karyawan PT Krakatau Osaka Steel (KOS) di Cilegon, Banten, harus menghadapi kenyataan pahit setelah perusahaan tempat mereka bekerja resmi berhenti beroperasi.
Penutupan perusahaan yang bergerak di bidang pengolahan baja ini memicu gelombang Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) massal terhadap seluruh staf dan pekerjanya. Momen pelepasan para karyawan yang berlangsung baru-baru ini menyisakan duka mendalam bagi keluarga besar PT KOS.
Suasana haru menyelimuti area pabrik saat prosesi pelepasan berlangsung, di mana para karyawan saling berpelukan dan memberikan salam perpisahan terakhir.
Tangis pecah di antara para pekerja yang telah mengabdi bertahun-tahun, menggambarkan kedekatan emosional yang telah terjalin selama ini. Pihak manajemen turut hadir untuk menyampaikan apresiasi dan penghormatan terakhir atas kontribusi besar yang telah diberikan oleh seluruh karyawan.
Beberapa karyawan terlihat membawa poster sebagai bentuk ungkapan perasaan mereka di hari terakhir bekerja.
Salah satu poster bertuliskan, “Terima kasih sudah menjadi rumah ke-2,” sementara yang lain menuliskan, “Bunda, kita mulai dari nol lagi ya,” sebagai pesan menyentuh bagi keluarga mereka di rumah.
Selain itu, aksi saling membubuhkan tanda tangan di seragam kerja masing-masing menjadi simbol kenang-kenangan atas masa perjuangan mereka di perusahaan tersebut.
Produsen baja asal Jepang, Osaka Steel Co., Ltd., secara resmi mengumumkan keputusan strategis untuk hengkang dari Indonesia dan menghentikan seluruh operasional anak usaha konsolidasinya, PT Krakatau Osaka Steel (KOS).
Langkah drastis ini diambil akibat kerugian finansial yang terus-menerus dan melemahnya permintaan baja domestik menyusul pemangkasan anggaran infrastruktur oleh pemerintah Indonesia.
Keputusan penutupan ini telah disetujui dalam rapat dewan direksi pada 23 Januari lalu. Berdasarkan jadwal likuidasi, KOS akan menghentikan kegiatan produksi pada 30 April 2026 dan membekukan operasional total pada 30 Juni 2026.
PT Krakatau Osaka Steel (KOS) sendiri adalah perusahaan patungan (joint venture) antara emiten PT Krakatau Steel Tbk (KRAS) dan Osaka Steel Co., Ltd. asal Jepang. Dalam struktur kepemilikan ini, Osaka Steel memegang saham mayoritas sebesar 86 persen, sementara KRAS menguasai sisa 14 persen.
Manajemen Osaka Steel menjelaskan bahwa meskipun KOS sempat mencatatkan profitabilitas pada 2021, perusahaan kembali menderita kerugian bersih sejak tahun fiskal 2022.
Indikator kesehatan bisnis utama, yakni arus kas bebas struktural (structural free cash flow), memburuk tajam pada awal 2025 setelah pemerintah mengurangi anggaran proyek infrastruktur secara signifikan.
Upaya manajemen untuk menjual bisnis ini kepada pihak lain tidak membuahkan hasil, sehingga opsi penutupan menjadi tidak terelakkan.
Perusahaan yang berbasis di Cilegon dengan modal disetor US$100 juta ini memproduksi baja profil dan reinforcing bars untuk pasar lokal. ***
- Penulis: Adi Bima

Saat ini belum ada komentar