Gempa Berkekuatan 4,1 Magnitudo Kembali Guncang Cianjur Pagi Ini
- account_circle Adi Bima
- calendar_month Minggu, 15 Mar 2026
- visibility 30
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
INFOKITA.NEWS -Gempa bumi kembali dirasakan masyarakat di Kabupaten Cianjur pada Minggu (15/3) sekitaR 00.36 WIB.
Dua hari sebelumnya peristiwa gempa berkekuatan 5,4 Magnitudo, pada Jumat (13/3). Dalam data gempa bumi yang dirilis saat itu oleh Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) pusat gempa bumi berada di 115 sekitar BaratDaya kilometer KOTA-SUKABUMI-JABAR .
Kali ini pergerakkan lempeng bumi tersebut berjarak sekitar 8 kilometer Tenggara KOTA-SUKABUMI-JABAR.
“Gempa Mag:4.1, 15-Mar-2026 00ÿ36 :13WIB,” tulis BMKG dalam keterangan rilisnya. Gempa yang tercatatat di 6.98LS, 106.98BT.
Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mencatat dalam beberapa waktu terakhir di wilayah Indonesia terjadi aktivitas gempa signifikan dan dirasakan masyarakat sebanyak 9 kali dalam berbagai variasi magnitudo dan kedalaman.
Beberapa warga yang merasakan gempa bumi hari ini
Beberapa warga +62 yang berasal dari Cianjur langsung memenuhi kolom komentar akun resmi BMKG untuk melihat langsung laporan tersebut, tidak sedikit dari mereka mengakui masih merasa trauma pada gempa bumi 2023 dan tidak sedikit pula dari mereka saling mendoakan keselamatan untuk saudaranya.
“Trauma bgt gempa cianjur ya allah, ini
Tremor ga kelar2..
sing di tangtayunan salerea,” tulis akun pengguna X, cikaaaaaa🍉🇵🇸 dihari yang sama.
Tidak hanya di dunia maya, salah seorang warga perumahan di Karangtengah yang masih tidur langsung bangun dan bertanya kepada satpam yang bertugas di perumahannya.
“Gempana kerasa pisan nya pak?”ujarnya saat diluar rumah kepada satpam itu.
Hingga saat ini, BMKG menyatakan bahwa informasi yang disampaikan mengutamakan kecepatan, sehingga hasil pengolahan data belum stabil dan bisa berubah seiring kelengkapan data.
Belum ada laporan resmi mengenai dampak kerusakan bangunan maupun korban jiwa akibat peristiwa ini. Masyarakat diimbau untuk tetap tenang dan mengikuti arahan resmi dari otoritas terkait. ***
- Penulis: Adi Bima

Saat ini belum ada komentar