Amankan Pasokan BBM dan LPG ke Wilayah 3TPertamina Kerahkan 148 Tanker
- account_circle Adi Bima
- calendar_month 7 jam yang lalu
- visibility 6
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
INFOKITA.NEWS – PT Pertamina Patra Niaga terus mengoptimalkan distribusi energi nasional hingga ke wilayah kepulauan serta daerah Tertinggal, Terdepan, dan Terluar (3T).
Indonesia memiliki karakteristik yang unik dan tantangan geografis tersendiri, sehingga armada logistik laut menjadi penghubung utama untuk memastikan energi dapat tersalurkan dari titik suplai hingga ke berbagai wilayah tujuan.
Hingga saat ini, operasional distribusi energi, khususnya untuk menjangkau wilayah 3T, didukung oleh 148 kapal.
Armada tersebut terdiri dari 139 kapal pengangkut Bahan Bakar Minyak (BBM) dan 9 kapal pengangkut Liquefied Petroleum Gas (LPG). Selin itu armada ini melayani distribusi ke 57 wilayah 3T yang tersebar di berbagai penjuru Indonesia.
Menjangkau wilayah Kalimantan, Sulawesi, Nusa Tenggara, Maluku, hingga Papua.
Direktur Utama Pertamina Patra Niaga, Mars Ega Legowo menegaskan bahwa kesiapan armada logistik laut menjadi faktor penting dalam menjaga distribusi energi tetap menjangkau seluruh wilayah Indonesia.
Direktur Utama PT Pertamina Patra Niaga, menyatakan bahwa kesiapan armada logistik laut menjadi faktor penting dalam menjaga distribusi energi tetap menjangkau seluruh wilayah Indonesia.
“Distribusi energi di Indonesia menghadapi tantangan geografis yang beragam. Karena itu, kami terus menjaga kesiapan armada logistik laut agar penyaluran energi dapat menjangkau berbagai wilayah, termasuk daerah kepulauan dan 3T, secara berkelanjutan,” ujarnya dalam keterangannya, Minggu malam (5/4).
Keberadaan armada kapal dalam pengelolaan bisnis captive Subholding Downstream berperan dalam memastikan kelancaran distribusi energi dari sumber pasokan ke berbagai wilayah Indonesia, termasuk wilayah dengan akses terbatas.
Dengan dukungan tersebut, energi tetap dapat tersalurkan untuk mendukung aktivitas masyarakat dan perekonomian di daerah.
Seluruh aktivitas distribusi energi dijalankan dengan standar HSSE (Health, Safety, Security & Environment) yang ketat untuk memastikan keselamatan operasional sekaligus menjaga keandalan distribusi energi nasional.
Melalui pengelolaan armada logistik laut yang terintegrasi, Pertamina Patra Niaga terus mendukung distribusi energi nasional agar dapat menjangkau seluruh wilayah Indonesia, dari kota besar hingga daerah kepulauan dan 3T.
Keberadaan armada kapal dalam pengelolaan bisnis captive subholding downstream Pertamina ini berperan dalam memastikan kelancaran distribusi energi dari sumber pasokan ke berbagai wilayah Indonesia, termasuk wilayah dengan akses terbatas. ***
- Penulis: Adi Bima

Saat ini belum ada komentar