Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Daerah » Petisi Para Orang Tua Untuk UGM, Desak Segera Jatuhkan Sanksi Akademik Ke Pengurus Daycare Little Aresha

Petisi Para Orang Tua Untuk UGM, Desak Segera Jatuhkan Sanksi Akademik Ke Pengurus Daycare Little Aresha

  • account_circle Adi Bima
  • calendar_month Rabu, 6 Mei 2026
  • visibility 21
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

INFOKITA.NEWS – Pada perkembangan kasus kekerasan anak yang terjadi di Daycare Yogyakarta beberapa waktu lalu, kini Para orang tua korban dugaan kekerasan di Daycare Little Aresha (LA) Yogyakarta secara resmi menginisiasi petisi yang ditujukan kepada Universitas Gadjah Mada (UGM).

Langkah ini diambil sebagai bentuk desakan agar pihak universitas menjatuhkan sanksi akademik terhadap oknum dosen yang tercatat masuk dalam struktur kepengurusan yayasan tersebut. Adapun salah satu staf pengajarnya yang dimaksud yakni Cahyaningrum Dewojati.

Diketahui dosen di Fakultas Ilmu Budaya (FIB) itu tercatat sebagai Penasihat Yayasan Daycare Little Aresha.

“Kami menginisiasi untuk membuat petisi untuk UGM supaya memberikan sanksi akademik untuk salah satu dosen yang diduga terlibat dalam struktur organisasi daycare LA, seperti itu. Nanti bentuk petisinya seperti apa, nanti akan kami rembuk dengan tim,” kata perwakilan orang tua korban, Huri saat ditemui di Balai Kota Yogyakarta, Rabu (6/5/2026).

Huri menekankan bahwa meskipun proses pidana sedang berjalan di kepolisian, para orang tua mendorong agar sanksi etik dan akademik didahulukan oleh pihak kampus.

“Iya (desakan) penjatuhan sanksi, minimal sanksi akademik. Walaupun sanksi pidananya kan masih dalam proses penyelidikan dan penyidikan, tetapi yang kita dorong sanksi akademik terlebih dahulu,” tegasnya.

Mereka turut meminta ruang audiensi agar bisa menyampaikan secara langsung dampak psikis dan fisik yang dialami anak-anak mereka akibat tindakan di daycare tersebut.

Terkait posisi dosen tersebut sebagai penasihat, para orang tua merasa sulit menerima dengan akal sejat jika yang bersangkutan disebut tidak mengetahui operasional harian.

Menurut mereka, jabatan di struktur atas seharusnya memiliki tanggung jawab pengawasan terhadap peristiwa yang terjadi di dalam lembaga.

“Kami hanya merasionalkan saja terkait dengan dosen yang diduga terlibat dalam organisasi daycare ini. Harusnya yang namanya penasihat ya, atau struktur yang paling atas itu juga pasti mengetahui apa yang terjadi di dalam Daycare (Little) Aresha itu,” tuturnya.

Selain persoalan sanksi internal kampus, perwakilan orang tua lainnya, Noorman Windarto, menyatakan kekecewaan mendalam atas respons awal UGM yang menyebut keterlibatan dosen tersebut hanya bersifat personal.

Ia mempertanyakan sensitivitas dan rasa kemanusiaan pihak universitas sebagai sesama lembaga pendidikan. “Jelas (belum puas). Jawabannya (UGM) kan cuma personal, ini kegiatan personal. Itu jawaban kita yang rasa kemanusiaannya UGM di mana nih. Saya berani mengatakan itu rasa kemanusiaannya di mana gitu terhadap seratus sekian orang tua,” ujar Noorman.

Disampaikan Noorman, alasan kelalaian personal tidak sebanding dengan trauma yang dialami anak-anak pada masa usia emas mereka.

Ia pun secara terang-terangan menyebut bahwa para orang tua menginginkan sanksi terberat bagi siapa pun civitas akademika yang terlibat, termasuk kemungkinan pemecatan.

“Ya kami pengen UGM memberikan sanksi yang seberat-beratnyalah untuk untuk pihak yang terlibat di sana. Ya kami akan coba melakukan itu (desakan pemecatan),” tandasnya.

Disisi lain, Fakultas Ilmu Budaya (FIB) UGM menyatakan sedang melakukan koordinasi intensif dengan tingkat universitas.

Pihak fakultas memastikan akan memproses status kepegawaian Cahyaningrum Dewojati sesuai aturan yang berlaku.

“Pihak fakultas terus berkoordinasi dengan universitas untuk mengambil langkah-langkah tindak lanjut sesuai dengan peraturan disiplin kepegawaian yang berlaku di UGM,” kata Dekan FIB UGM, Setiadi, dalam keterangan tertulisnya, Kamis (30/4/2026).

Meski mengakui yang bersangkutan adalah staf pengajar aktif, FIB menegaskan bahwa posisinya di Yayasan Little Aresha murni kapasitas pribadi. Secara institusional, fakultas tidak memiliki relasi hukum maupun operasional dengan daycare tersebut.

“Kami tidak memberikan pembelaan hukum secara institusional terhadap tindakan yang berada di luar ranah kedinasan dan akademik,” tegas Setiadi.Dekan FIB menambahkan bahwa pihaknya memandang desakan publik sebagai bentuk kepedulian masyarakat terhadap integritas institusi pendidikan. Fakultas berkomitmen untuk memantau aspirasi para orang tua korban dengan saksama.”FIB UGM terus memantau dengan saksama seluruh aspirasi, masukan, dan desakan yang berkembang di tengah masyarakat terkait status dosen yang bersangkutan,” pungkasnya.

  • Penulis: Adi Bima

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Petaka Spurs Blunder 15 Menit Pertama, Atletico Madrid Sukses Menang Telak 5-2

    Petaka Spurs Blunder 15 Menit Pertama, Atletico Madrid Sukses Menang Telak 5-2

    • calendar_month Rabu, 11 Mar 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 21
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Dalam laga lanjutan liga champions eropa mempertemukan laga penuh gengsi pada leg pertama di babak 16 besar. Bermain di Wanda Metropolitano, Madrid, Rabu (11/3) dini hari WIB, Atletico Madrid langsung unggul melalui gol cepat di menit ke-6. Marcos Llorente, usai meneruskan umpan Julian Alvarez, membawa skor 1-0 untuk tim asuhan Diego Simeone. Spurs […]

  • Visa Ratusan Petugas Haji Sempat Dibatalkan, Ada Apa? Ini Penjelasan Wamenhaj

    Visa Ratusan Petugas Haji Sempat Dibatalkan, Ada Apa? Ini Penjelasan Wamenhaj

    • calendar_month Sabtu, 18 Apr 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 15
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Wakil Menteri Haji (Wamenhaj) RI Dahnil Anzar Simanjuntak mengungkapkan alasan visa ratusan petugas haji 2026 sempat dibatalkan oleh Pemerintah Arab Saudi. Sebelumnya dilaporkan, Menteri Haji dan Umrah (Menhaj) Mochamad Irfan Yusuf telah memberikan klarifikasi terkait adanya laporan 320 visa petugas haji yang mengalami hambatan. Dahnil menuturkan, persoalan visa ini biasa terjadi setiap tahun […]

  • MELIRIK Dominasi 6 Wakil Indonesia Tembus Perempat Final di Ajang Swiss Open 2026

    MELIRIK Dominasi 6 Wakil Indonesia Tembus Perempat Final di Ajang Swiss Open 2026

    • calendar_month Jumat, 13 Mar 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 22
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Dominasi enam wakil Indonesia berhasil melaju ke perempat final di ajang Swiss Open 2026. Hasil positif itu diraih setelah mengalahkan lawan masing-masing dalam babak 16 besar yang diselenggarakan di St. Jakobshalle, Basel, Kamis (12/3). Dari sektor tunggal putri, Putri Kusuma Wardani menjadi wakil Indonesia pertama yang lolos ke delapan besar. Putri yang merupakan unggulan […]

  • Peringkat FIFA Timnas Indonesia Usai FIFA Series 2026, Masih Stay Peringkat 121 Namun Posisinya Rawan Digeser Togo

    Peringkat FIFA Timnas Indonesia Usai FIFA Series 2026, Masih Stay Peringkat 121 Namun Posisinya Rawan Digeser Togo

    • calendar_month Selasa, 31 Mar 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 17
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Usai laga Indonesia melawan Bulgaria pada Final FIFA Series 2026 yang dilangsungkan di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Senin (30/3/2026) malam WIB. Hasil akhir 1-0 yang diterima Indonesia menyebabkan tim asuhan John Herdman tersebut harus puas menjadi juara 2 dalam ajang tersebut. Penalti Marin Petkov di menit ke-38 menjadi satu-satunya gol yang […]

  • Akibat Aktivitas Pemudik dan Wisatawan, Jalur Bandung Ke Cianjur Padat Merayap Hingga Tembus Rajamandala

    Akibat Aktivitas Pemudik dan Wisatawan, Jalur Bandung Ke Cianjur Padat Merayap Hingga Tembus Rajamandala

    • calendar_month Senin, 23 Mar 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 20
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Kepadatan terlihat di sepanjang jalur Bandung ke Cianjur yang dipadati oleh kendaraan roda dua maupun roda empat, sepnajang jalan kendaraan dari arah Bandung menuju Cianjur mengalami kepadatan signifikan pada Minggu (22/3). Antrean panjang terlihat mengular hingga kawasan Rajamandala, Kecamatan Cipatat, Kabupaten Bandung Barat. Kepadatan lalu lintas terjadi sejak pagi hingga menjelang petang. Meningkatnya volume kendaraan yang melaju […]

  • Polisi Tangkap KS Diduga Bantu Aksi Pelarian Pendiri Ponpes Kiai Ashari

    Polisi Tangkap KS Diduga Bantu Aksi Pelarian Pendiri Ponpes Kiai Ashari

    • calendar_month Jumat, 8 Mei 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 6
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Pada kasus kekerasan dan pelecehan seksual yang melibatkan pondok pesantren (ponpes) Tahfidzul Qur’an Ndolo Kusumo di Pati, Jawa Tengah. Polisi turut menangkap pria berinisial KS yang diduga membantu aksi pelarian pendiri ponpes Kiai Ashari (51) yang jadi tersangka kasus pencabulan santriwati.KS ditangkap di wilayah Bekasi pada Rabu (6/5) kemarin. KS saat ini telah […]

expand_less