Dinilai Kebal Hukum Program MBG Kembali Meresahkan Warga Cianjur
- account_circle Adi Bima
- calendar_month Kamis, 16 Apr 2026
- visibility 18
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
INFOKITA.NEWS – Program makan bergizi gratis (MBG) kembali menjadi topik hangat di kalangan masyarakat Indonesia, penyediaan makanan dan kualitas serta anggaran yang dinilai di luar akal sehat membuat program ini semakin diragukan untuk terus dijalankan.
Warga Desa Babakan Karet, Kecamatan Cianjur mengeluhkan menu Makan Bergizi Gratis (MBG) buah semangka yang dibagikan terindikasi belum matang.
Namun, lagi-lagi keluhan tersebut seolah mentok dan tidak ditindaklanjuti, seolah pemain program MBG kebal hukum.
Salah satu penerima mengaku, kecewa semangka yang diterimanya belum matang lantaran bercirikan warna pucat, dan teksturnya keras.
Rencananya, semangka tersebut akan dimakan sang anak yang masih termasuk balita.
“Semangka menu MBG mentah, dalamnya putih. Anak balita mana bisa makan?, ini untuk konsumsi anak usia dini, masa diberi buah yang belum layak panen?” ujarnya,
Perwakilan dari Yayasan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Sugih Babakan Karet Brian mengakui, semangka yang dikeluhkan salah satu penerima merupakan kesalahan dalam proses penyortiran.
“Buah tersebut sudah melalui proses pengecekan awal oleh tim kami. Namun kejadian ini tentu menjadi catatan serius,” kata dia.
Pihaknya berjanji, akan mengevaluasi prosedur sortir dan berkomitmen mengganti seluruh semangka yang cacat dengan yang berkualitas baik dalam waktu dekat.
“Ke depan kami janji lebih teliti,”pungkasnya. ***
- Penulis: Adi Bima

Saat ini belum ada komentar