Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Daerah » Petisi Para Orang Tua Untuk UGM, Desak Segera Jatuhkan Sanksi Akademik Ke Pengurus Daycare Little Aresha

Petisi Para Orang Tua Untuk UGM, Desak Segera Jatuhkan Sanksi Akademik Ke Pengurus Daycare Little Aresha

  • account_circle Adi Bima
  • calendar_month Rabu, 6 Mei 2026
  • visibility 22
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

INFOKITA.NEWS – Pada perkembangan kasus kekerasan anak yang terjadi di Daycare Yogyakarta beberapa waktu lalu, kini Para orang tua korban dugaan kekerasan di Daycare Little Aresha (LA) Yogyakarta secara resmi menginisiasi petisi yang ditujukan kepada Universitas Gadjah Mada (UGM).

Langkah ini diambil sebagai bentuk desakan agar pihak universitas menjatuhkan sanksi akademik terhadap oknum dosen yang tercatat masuk dalam struktur kepengurusan yayasan tersebut. Adapun salah satu staf pengajarnya yang dimaksud yakni Cahyaningrum Dewojati.

Diketahui dosen di Fakultas Ilmu Budaya (FIB) itu tercatat sebagai Penasihat Yayasan Daycare Little Aresha.

“Kami menginisiasi untuk membuat petisi untuk UGM supaya memberikan sanksi akademik untuk salah satu dosen yang diduga terlibat dalam struktur organisasi daycare LA, seperti itu. Nanti bentuk petisinya seperti apa, nanti akan kami rembuk dengan tim,” kata perwakilan orang tua korban, Huri saat ditemui di Balai Kota Yogyakarta, Rabu (6/5/2026).

Huri menekankan bahwa meskipun proses pidana sedang berjalan di kepolisian, para orang tua mendorong agar sanksi etik dan akademik didahulukan oleh pihak kampus.

“Iya (desakan) penjatuhan sanksi, minimal sanksi akademik. Walaupun sanksi pidananya kan masih dalam proses penyelidikan dan penyidikan, tetapi yang kita dorong sanksi akademik terlebih dahulu,” tegasnya.

Mereka turut meminta ruang audiensi agar bisa menyampaikan secara langsung dampak psikis dan fisik yang dialami anak-anak mereka akibat tindakan di daycare tersebut.

Terkait posisi dosen tersebut sebagai penasihat, para orang tua merasa sulit menerima dengan akal sejat jika yang bersangkutan disebut tidak mengetahui operasional harian.

Menurut mereka, jabatan di struktur atas seharusnya memiliki tanggung jawab pengawasan terhadap peristiwa yang terjadi di dalam lembaga.

“Kami hanya merasionalkan saja terkait dengan dosen yang diduga terlibat dalam organisasi daycare ini. Harusnya yang namanya penasihat ya, atau struktur yang paling atas itu juga pasti mengetahui apa yang terjadi di dalam Daycare (Little) Aresha itu,” tuturnya.

Selain persoalan sanksi internal kampus, perwakilan orang tua lainnya, Noorman Windarto, menyatakan kekecewaan mendalam atas respons awal UGM yang menyebut keterlibatan dosen tersebut hanya bersifat personal.

Ia mempertanyakan sensitivitas dan rasa kemanusiaan pihak universitas sebagai sesama lembaga pendidikan. “Jelas (belum puas). Jawabannya (UGM) kan cuma personal, ini kegiatan personal. Itu jawaban kita yang rasa kemanusiaannya UGM di mana nih. Saya berani mengatakan itu rasa kemanusiaannya di mana gitu terhadap seratus sekian orang tua,” ujar Noorman.

Disampaikan Noorman, alasan kelalaian personal tidak sebanding dengan trauma yang dialami anak-anak pada masa usia emas mereka.

Ia pun secara terang-terangan menyebut bahwa para orang tua menginginkan sanksi terberat bagi siapa pun civitas akademika yang terlibat, termasuk kemungkinan pemecatan.

“Ya kami pengen UGM memberikan sanksi yang seberat-beratnyalah untuk untuk pihak yang terlibat di sana. Ya kami akan coba melakukan itu (desakan pemecatan),” tandasnya.

Disisi lain, Fakultas Ilmu Budaya (FIB) UGM menyatakan sedang melakukan koordinasi intensif dengan tingkat universitas.

Pihak fakultas memastikan akan memproses status kepegawaian Cahyaningrum Dewojati sesuai aturan yang berlaku.

“Pihak fakultas terus berkoordinasi dengan universitas untuk mengambil langkah-langkah tindak lanjut sesuai dengan peraturan disiplin kepegawaian yang berlaku di UGM,” kata Dekan FIB UGM, Setiadi, dalam keterangan tertulisnya, Kamis (30/4/2026).

Meski mengakui yang bersangkutan adalah staf pengajar aktif, FIB menegaskan bahwa posisinya di Yayasan Little Aresha murni kapasitas pribadi. Secara institusional, fakultas tidak memiliki relasi hukum maupun operasional dengan daycare tersebut.

“Kami tidak memberikan pembelaan hukum secara institusional terhadap tindakan yang berada di luar ranah kedinasan dan akademik,” tegas Setiadi.Dekan FIB menambahkan bahwa pihaknya memandang desakan publik sebagai bentuk kepedulian masyarakat terhadap integritas institusi pendidikan. Fakultas berkomitmen untuk memantau aspirasi para orang tua korban dengan saksama.”FIB UGM terus memantau dengan saksama seluruh aspirasi, masukan, dan desakan yang berkembang di tengah masyarakat terkait status dosen yang bersangkutan,” pungkasnya.

  • Penulis: Adi Bima

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Quels documents fournir pour la validation de compte Le Roi Johnny Casino

    Quels documents fournir pour la validation de compte Le Roi Johnny Casino

    • calendar_month Selasa, 25 Nov 2025
    • account_circle Jafar Sidik
    • visibility 6
    • 0Komentar

    Pourquoi la validation de compte est-elle indispensable ? Le processus de validation de compte est une étape incontournable sur Le Roi Johnny Casino. Il garantit la sécurité des joueurs, prévient la fraude et assure que chaque utilisateur respecte la législation en vigueur. Avant de pouvoir profiter pleinement des services, notamment les dépôts, les retraits ou […]

  • Penguatan Sinergi Kementerian Ekonomi Kreatif  Bersama ICCN: Mengusung Teknologi AI dan Kompas Kota Kreatif Bagi Akselerasi Nasional

    Penguatan Sinergi Kementerian Ekonomi Kreatif Bersama ICCN: Mengusung Teknologi AI dan Kompas Kota Kreatif Bagi Akselerasi Nasional

    • calendar_month Minggu, 15 Feb 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 51
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Menteri Ekonomi Kreatif dan Ketua Umum ICCN, Teuku Riefky Harsya, memperkuat sinergi dengan ICCN guna memantapkan posisi ekonomi kreatif Indonesia di kancah internasional. Pertemuan yang diselenggarakan pada Kamis, 11 Februari 2026 tersebut menelurkan komitmen bersama untuk menyukseskan gelaran World Conference on Creative Economy (WCCE) serta memperluas jangkauan pembiayaan bagi pelaku kreatif di daerah. […]

  • Пинко казино официальный сайт: персонализированные предложения

    Пинко казино официальный сайт: персонализированные предложения

    • calendar_month Selasa, 12 Mei 2026
    • account_circle Jafar Sidik
    • visibility 2
    • 0Komentar

    Пинко казино официальный сайт: персонализированные предложения Пинко казино предлагает своим пользователям уникальный опыт благодаря персонализированным предложениям, которые помогут каждому игроку чувствовать себя ценным участником. Эти предложения включают индивидуальные бонусы, турниры и специальные акции, которые подобраны на основе характеристик и предпочтений игроков. В этой статье мы подробно рассмотрим, как Пинко казино создает персонализированные предложения, а также […]

  • Ibu Tiri di Sukabumi Akhirnya Buka Suara Terkait Kematian NS

    Ibu Tiri di Sukabumi Akhirnya Buka Suara Terkait Kematian NS

    • calendar_month Jumat, 27 Feb 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 36
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Kematian pelajar SMP asal Sukabumi NS (12) hingga kini masih menjadi perbincangan hangat di kalangan masyarakat Hal ini dikarenakan foto dan video kondisi tubuhnya yang dipenuhi luka melepuh tersebar luas di jagat maya. Menanggapi anggapan liar mengenai dugaan penganiayaan, ibu tiri korban berinisial TR (47) buka suara. TR menjelaskan bahwa kondisi fisik NS yang […]

  • Wacana WFH Sehari dan Produktivitas : Upaya Pemerintah Menata Pola Kerja Baru

    Wacana WFH Sehari dan Produktivitas : Upaya Pemerintah Menata Pola Kerja Baru

    • calendar_month Senin, 23 Mar 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 17
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Pemerintah berencana untuk mengkaji penerapan kebijakan work from home (WFH) minimal satu hari dalam sepekan direspons Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa sebagai penghematan konsumsi bahan bakar minyak (BBM). Kebijakan ini diambil demi hemat konsumsi bahan bakar minyak (BBM) sebagai antisipasi seretnya pasokan minyak imbas perang di timur tengah. WFH ini akan berlaku bagi […]

  • Ini Kata Pemerintah, Kepala Daerah dan Pengamat Mengenai Ribuan PPPK yang Diberhentikan

    Ini Kata Pemerintah, Kepala Daerah dan Pengamat Mengenai Ribuan PPPK yang Diberhentikan

    • calendar_month Kamis, 26 Mar 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 25
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Di tengah rencana pemerintah untuk memberhentikan ribuan PPPK, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan dan RB), Rini Widyantini, mengatakan pemerintah memahami kekhawatiran para pegawai PPPK. Karena bagaimanapun, ucapnya, mereka bagian dari aparatur sipil negara yang memiliki peran dalam menjaga keberlanjutan layanan dasar masyarakat, khususnya di sektor pendidikan dan kesehatan. “Tapi saya […]

expand_less
content-1701

article 898100101

article 898100102

article 898100103

article 898100104

article 898100105

article 898100106

article 898100107

article 898100108

article 898100109

article 898100110

article 898100111

article 898100112

article 898100113

article 898100114

article 898100115

article 898100116

article 898100117

article 898100118

article 898100119

article 898100120

article 898100121

article 898100122

article 898100123

article 898100124

article 898100125

article 898100126

article 898100127

article 898100128

article 898100129

article 898100130

article 898100131

article 898100132

article 898100133

article 898100134

article 898100135

article 898100136

article 898100137

article 898100138

article 898100139

article 898100140

article 898100141

article 898100142

article 898100143

article 898100144

article 898100145

article 898100146

article 898100147

article 898100148

article 898100149

article 898100150

article 898100151

article 898100152

article 898100153

article 898100154

article 898100155

article 898100156

article 898100157

article 898100158

article 898100159

article 898100160

article 878800051

article 878800052

article 878800053

article 878800054

article 878800055

article 878800056

article 878800057

article 878800058

article 878800059

article 878800060

article 878800061

article 878800062

article 878800063

article 878800064

article 878800065

article 878800066

article 878800067

article 878800068

article 878800069

article 878800070

article 878800071

article 878800072

article 878800073

article 878800074

article 878800075

article 878800076

article 878800077

article 878800078

article 878800079

article 878800080

article 878800081

article 878800082

article 878800083

article 878800084

article 878800085

article 878800086

article 878800087

article 878800088

article 878800089

article 878800090

budaya 538000021

budaya 538000022

budaya 538000023

budaya 538000024

budaya 538000025

budaya 538000026

budaya 538000027

budaya 538000028

budaya 538000029

budaya 538000030

budaya 538000031

budaya 538000032

budaya 538000033

budaya 538000034

budaya 538000035

budaya 538000036

budaya 538000037

budaya 538000038

budaya 538000039

budaya 538000040

content-1701