Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Rudal Balistik Serang Saudi dan Reaksi NATO: Bukti Perang AS-Iran Kian Panas

Rudal Balistik Serang Saudi dan Reaksi NATO: Bukti Perang AS-Iran Kian Panas

  • account_circle Adi Bima
  • calendar_month Kamis, 19 Mar 2026
  • visibility 21
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

INFOKITA.NEWS – Perang AS-Iran tampaknya masih terus berlangsung dan kian memanas, hal ini disebabkan jual beli antara negara mengakibatkan kelumpuhan negara yang sedang terlibat konflik tersebut.

Pada Rabu (18/3) telah terjadi ledakan di Riyadh, Arab Saudi menyusul serangan rudal Iran pada Rabu malam waktu setempat, serangan tersebut cukup menggemparkan mengingat disaat kejadian Arab Saudi tengah menjadi tuan rumah pertemuan para menteri luar negeri dari seluruh negara Arab dan islam.

“Empat rudal balistik yang diluncurkan ke arah kota Riyadh berhasil dicegat dan dihancurkan, pecahan dari salah satu rudal balistik tersebut jatuh di dekat kilang minyak di selatan Riyadh,” kata kementerian tersebut dalam sebuah pernyataan pada X.

Menteri Luar Negeri Arab Saudi Pangeran Faisal bin Farhan mengatakan tidak mengesampingkan tindakan militer sebagai tanggapan terhadap serangan rudal dan drone berulang dari Iran. Pangeran Faisal menilai serangan udara Iran akan menjadi bumerang bagi republik Islam tersebut.

Dilansir AFP, Kamis (19/3/2026), berbicara kepada wartawan setelah pertemuan para menteri luar negeri dari kawasan tersebut di Riyadh, Pangeran Faisal mengatakan bahwa Iran “berusaha menekan negara-negara tetangganya” dengan serangan.

“Kerajaan tidak akan menyerah pada tekanan, dan sebaliknya, tekanan ini akan menjadi bumerang… dan tentu saja, seperti yang telah kami nyatakan dengan cukup jelas, kami berhak untuk mengambil tindakan militer jika dianggap perlu,” katanya.

Kepala NATO Mark Rutte mengatakan para anggota aliansi itu sedang berdiskusi tentang “cara terbaik” untuk membuka kembali Selat Hormuz. Perairan itu menjadi tempat pelayaran utama minyak dunia, membawa sekitar 20% pasokan global.

“Saya telah berhubungan dengan banyak sekutu. Kita semua setuju, tentu saja, bahwa selat itu harus dibuka kembali. Dan yang saya ketahui adalah bahwa sekutu bekerja sama, membahas bagaimana melakukannya, apa cara terbaik untuk melakukannya,” kata Rutte dalam konferensi pers selama kunjungan ke latihan NATO di Norwegia utara.

“Mereka sedang mengerjakannya secara kolektif, untuk menemukan jalan ke depan,” tambah Rutte.

Sebelumnya, Presiden AS Donald Trump mendesak kekuatan global lainnya untuk mengirim kapal perang guna mengawal konvoi kapal tanker melalui Selat Hormuz. Iran secara efektif telah menutup selat tersebut sejak AS dan Israel memulai perang terhadap republik itu, yang menyebabkan harga minyak global naik lebih dari 40%.

Pada hari Selasa, Trump bahkan mengecam aliansi itu. Ia mengatakan “NATO melakukan kesalahan yang sangat bodoh” dengan tidak mengirimkan bantuan.

“Saya sudah lama mengatakan bahwa saya bertanya-tanya apakah NATO akan pernah ada untuk kita. Jadi ini adalah ujian besar,” katanya kepada wartawan.

Dilaporkan AFP, Rabu, kelompok yang didukung Teheran itu, berulang kali menyerang kepentingan AS, baik pangkalan yang menampung pasukan, misi diplomatik, atau fasilitas minyak. Kelompok-kelompok bersenjata, yang oleh AS ditetapkan sebagai organisasi teroris, memperingatkan bahwa konflik Timur Tengah akan menjadi perang gesekan yang berkepanjangan.

Beberapa disebut kelompok utama. Salah satunya Al-Nujaba. Kelompok ini masuk daftar hitam AS bersama “poros perlawanan” yang didukung Iran. Poros ini mencakup Hizbullah di Lebanon, Hamas di Gaza dan Houthi di Yaman.

“Produksi drone dan roket di dalam poros perlawanan telah menjadi hal yang umum seperti membuat Kleicha di rumah,” kata gerakan itu dalam sebuah pernyataan, merujuk pada makanan manis buatan rumah Irak yang biasanya diisi dengan kurma atau kacang-kacangan.

Selain Al-Nujaba, ada juga kelompok lain seperti Kataeb Hizbullah, Kataeb Sayyid al-Shuhada, lalu Asaib Ahl al-Haq. Di antara semuanya, Kataeb Hizbullah diketahui yang paling keras, di mana ini telah lama memimpin serangan terhadap kepentingan AS di Irak.

Kelompok-kelompok yang didukung Iran ini telah menargetkan kedutaan besar AS di ibu kota Irak, fasilitas diplomatik dan logistiknya di bandara Baghdad, termasuk ladang minyak yang dioperasikan oleh perusahaan asing. Wilayah otonom Kurdistan, yang menampung pasukan Amerika dan konsulat utama AS, juga menjadi target penting.

Masih belum jelas apa yang telah diserang kelompok-kelompok ini di wilayah yang lebih luas. Tetapi sebelumnya dalam perang Kuwait, mereka memanggil duta besar Irak terkait serangan terhadap wilayahnya.

Analis dari International Crisis Group, Lahib Higel, yang berbasis di Brussels mengatakan, kelompok-kelompok ini ikut campur. Karena, mereka menganggap perang kali ini merupakan pertempuran eksistensial bagi rezim Iran.

“Dalam poros Iran, mereka adalah garis pertahanan terakhir, dan pembunuhan Pemimpin Tertinggi (Ali) Khamenei adalah sinyal bahwa kelangsungan hidup mereka sendiri berada dalam risiko,” ujarnya.

Kelompok Al-Nujaba mengklaim memiliki persediaan besar drone dan roket yang diproduksi di bengkel-bengkel kecil. Higel mengatakan Iran telah menahan senjata berat dari kelompok-kelompok ini, tidak seperti Hizbullah di Lebanon atau Houthi di Yaman.

Kelompok-kelompok Irak memiliki drone dan roket, serta “rudal balistik jarak pendek”, yang telah mereka gunakan di masa lalu. Ini, kata Higel, jelas merupakan perang gesekan bagi mereka, dengan tujuan mengusir AS dari Irak.

Selama bertahun-tahun, AS telah menyerang kelompok-kelompok ini, membunuh beberapa komandan mereka. Dalam perang dengan Iran yang dimulai 28 Februari, serangan juga sepertinya dilakukan AS-Israel ke benteng utama Kataeb Hezbollah dan pangkalan Jurf al-Sakher di selatan Baghdad.

Setidaknya 43 pejuang yang didukung Iran, serta anggota Hashed al-Shaabi, telah tewas, menurut perhitungan AFP berdasarkan faksi dan sumber keamanan. Pada hari Sabtu, sebuah rudal menghantam sebuah rumah di ibu kota, menewaskan tiga anggota Kataeb Hezbollah, termasuk seorang komandan. ***

  • Penulis: Adi Bima

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Hancur dari Dalam: Analisis Faktor Psikologis di Balik Keputusan Ekstrim 8 Prajurit Israel

    Hancur dari Dalam: Analisis Faktor Psikologis di Balik Keputusan Ekstrim 8 Prajurit Israel

    • calendar_month Senin, 27 Apr 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 25
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Dalam beberapa waktu terakhir telah tercatat kurang lebihnya ada 8 tentara dan petugas polisi Israel tewas setelah melakukan bunuh diri pada bulan April. Hal ini berdasarkan hasil Investigasi Haaretz yang diterbitkan pada hari Minggu mengungkapkan peningkatan tajam dalam kasus bunuh diri di kalangan militer dan pasukan keamanan Israel, dengan setidaknya 10 tentara aktif […]

  • Cegah Gratifikasi Lebaran 2026, KPK Terbitkan Edaran untuk Instansi Pemerintah

    Cegah Gratifikasi Lebaran 2026, KPK Terbitkan Edaran untuk Instansi Pemerintah

    • calendar_month Rabu, 18 Mar 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 19
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Menjelang Idul Fitri 2026 Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) berupaya mencegah adanya tindakan korupsi dengan mengingatkan seluruh Penyelenggara Negara (PN) dan Aparatur Sipil Negara (ASN), agar menolak dan menghindari segala bentuk gratifikasi, khususnya berhubungan dengan jabatan dan kewenangan yang melekat. KPK menegaskan segala bentuk permintaan dana, hadiah, atau Tunjangan Hari Raya (THR) tersebut bukan […]

  • Rombak Kabinet Merah Putih , Presiden Prabowo Panggil Jumhur Hidayat, Hasan Nasbi, Dudung, hingga Qodari Tiba di Istana Jelang Reshuffle Kabinet

    Rombak Kabinet Merah Putih , Presiden Prabowo Panggil Jumhur Hidayat, Hasan Nasbi, Dudung, hingga Qodari Tiba di Istana Jelang Reshuffle Kabinet

    • calendar_month Senin, 27 Apr 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 29
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Dalam pemerintahan bangsa Indonesia tidak jarang adanya suatu peristiwa di mana kepala pemerintahan memutar atau mengganti komposisi menteri dalam kabinetnya. Biasanya perombakan kabinet dilakukan dengan memindahkan seorang menteri dari satu posisi ke posisi yang lain. Kepala Kantor Staf Kepresidenan M. Qodari sebelumnya menyebut reshuffle kabinet merupakan hak prerogatif Presiden RI Prabowo Subianto. Ia […]

  • tc-check-https://test.com

    tc-check-https://test.com

    • calendar_month Rabu, 13 Mei 2026
    • account_circle Jafar Sidik
    • visibility 4
    • 0Komentar

    tc-check https://test.com

  • TUMPAH! Puluhan Ribu Penumpang KA di Stasiun Jember Pada Libur Panjang

    TUMPAH! Puluhan Ribu Penumpang KA di Stasiun Jember Pada Libur Panjang

    • calendar_month Kamis, 14 Mei 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 14
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Tercatat menjelang libur panjang di bulan Mei 2026 mencapai peningkatan yang cukup signifikan, jumlah penumpang kereta api di wilayah Daerah Operasi 9 Jember, Jawa Timur, sepanjang Pasuruan hingga Banyuwangi menembus angka 54 ribu orang saat libur panjang Kenaikan Yesus Kristus 2026 dan cuti bersama. “Animo masyarakat untuk menggunakan moda transportasi kereta api pada […]

  • Iran Kirim Belasan Juta Barel Minyak Ke China Lewat Selat Hormuz

    Iran Kirim Belasan Juta Barel Minyak Ke China Lewat Selat Hormuz

    • calendar_month Kamis, 12 Mar 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 28
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Iran terpantau masih terus mengirimkan minyak mentah skala besar ke China melalui Selat Hormuz sejak meletusnya perang teluk itu pada akhir februari 2026 lalu. Selat Hormuz diketahui merupakan jalur perairan sempit yang sangat penting bagi perdagangan energi global. Sekitar seperlima pasokan minyak dan gas dunia dikirim melalui selat ini. Hal ini terjadi di […]

expand_less
content-1701

article 898100101

article 898100102

article 898100103

article 898100104

article 898100105

article 898100106

article 898100107

article 898100108

article 898100109

article 898100110

article 898100111

article 898100112

article 898100113

article 898100114

article 898100115

article 898100116

article 898100117

article 898100118

article 898100119

article 898100120

article 898100121

article 898100122

article 898100123

article 898100124

article 898100125

article 898100126

article 898100127

article 898100128

article 898100129

article 898100130

article 898100131

article 898100132

article 898100133

article 898100134

article 898100135

article 898100136

article 898100137

article 898100138

article 898100139

article 898100140

article 898100141

article 898100142

article 898100143

article 898100144

article 898100145

article 898100146

article 898100147

article 898100148

article 898100149

article 898100150

article 898100151

article 898100152

article 898100153

article 898100154

article 898100155

article 898100156

article 898100157

article 898100158

article 898100159

article 898100160

article 878800051

article 878800052

article 878800053

article 878800054

article 878800055

article 878800056

article 878800057

article 878800058

article 878800059

article 878800060

article 878800061

article 878800062

article 878800063

article 878800064

article 878800065

article 878800066

article 878800067

article 878800068

article 878800069

article 878800070

article 878800071

article 878800072

article 878800073

article 878800074

article 878800075

article 878800076

article 878800077

article 878800078

article 878800079

article 878800080

article 878800081

article 878800082

article 878800083

article 878800084

article 878800085

article 878800086

article 878800087

article 878800088

article 878800089

article 878800090

budaya 538000021

budaya 538000022

budaya 538000023

budaya 538000024

budaya 538000025

budaya 538000026

budaya 538000027

budaya 538000028

budaya 538000029

budaya 538000030

budaya 538000031

budaya 538000032

budaya 538000033

budaya 538000034

budaya 538000035

budaya 538000036

budaya 538000037

budaya 538000038

budaya 538000039

budaya 538000040

content-1701