Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » LAGI! Israel Serang Pasukan UNIFIL di Lebanon, 11 Prajurit Perdamaian Dalam Perawatan Intensif

LAGI! Israel Serang Pasukan UNIFIL di Lebanon, 11 Prajurit Perdamaian Dalam Perawatan Intensif

  • account_circle Adi Bima
  • calendar_month Minggu, 5 Apr 2026
  • visibility 15
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

INFOKITA.NEWS – Belum kering luka dan air mata bangsa Indonesia atas gugurnya 3 Pasukan Perdamaian TNI yang gugur di Lebanon. Menteri Luar Negeri Sugiono kembali menerima laporan terkini mengenai adanya sebelas prajurit TNI yang bertugas sebagai tentara penjaga perdamaian kini tengah mendapatkan perawatan serius dalam insiden terbaru di wilayah konflik Lebanon.

“Tadi malam juga saya menerima laporan bahwa ada tiga prajurit TNI yang terluka, yang juga penyebabnya seperti halnya dari dua insiden yang sebelumnya terjadi,” kata Menlu Sugiono di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Sabtu (4/4).

Tambahan korban luka ini menambah daftar personel TNI yang terdampak akibat memanasnya situasi keamanan di Lebanon, setelah sebelumnya tiga prajurit telah gugur saat bertugas di bawah mandat Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).

Menurut Sugiono, saat ini pihak berwenang dari PBB sedang menelusuri secara mendalam terkait kejadian tersebut.

“Itu masih diinvestigasi oleh UNIFIL,” kata Sugiono mengenai status pemeriksaan terhadap insiden yang baru saja dilaporkan tersebut.

Kemlu lalu menekankan, keselamatan dan keamanan peacekeepers PBB tidak dapat ditawar. Setiap tindakan yang membahayakan penjaga perdamaian merupakan pelanggaran serius terhadap hukum internasional dan tidak boleh dibiarkan tanpa pertanggungjawaban.

Indonesia menyatakan, ledakan ini adalah insiden serius ketiga yang melibatkan pasukan penjaga perdamaian Indonesia di UNIFIL dalam kurun waktu satu minggu terakhir.

Sebelumnya, sebanyak tiga prajurit TNI yang tergabung dalam misi perdamaian PBB (UNIFIL) di Lebanon gugur akibat eskalasi konflik yang terjadi di Timur Tengah.

Operasi militer Israel yang terus berlanjut di Lebanon selatan, termasuk pernyataan untuk mempertahankan keberadaan Israel, beresiko mendestabilisasi situasi dan terus membahayakan personel pasukan perdamaian PBB.

“Serangan atau insiden yang terjadi berulang kali seperti ini tidak dapat diterima. Terlepas dari apapun penyebabnya, kejadian ini menggarisbawahi pentingnya penguatan segera perlindungan bagi pasukan perdamaian PBB di tengah situasi konflik yang semakin berbahaya,” tegas Kemlu.

Selain menelan tiga korban jiwa, insiden yang terjadi dalam dua kejadian terpisah pada 29 dan 30 Maret 2026 akibat serangan senjata atau ledakan di wilayah operasi tersebut juga menyebabkan lima prajurit lainnya luka-luka.

Dengan laporan terbaru dari Menlu Sugiono, prajurit TNI yang terdampak serangan dalam konflik Timur Tengah telah menelan tiga korban jiwa dan delapan lainnya luka ringan hingga luka berat.

Tiga prajurit TNI yang gugur tersebut yakni Mayor Inf. Anumerta Zulmi Aditya Iskandar, Serka Anumerta Muhammad Nur Ichwan, dan Kopda Anumerta Farizal Rhomadhon.

Panglima meminta penjaga perdamaian untuk tetap berada di dalam bunker dan menghentikan seluruh aktivitas di luar markas.

“Jaga moral prajurit yang ada di sana, tetap melaksanakan pengamanan intern, masuk ke bunker-bunker dan tidak ada kegiatan yang lagi ke luar,” ujar Agus dikutip dari akun Instagram pribadinya, Sabtu (4/4)

Adapun korban tiga prajurit tambahan pertama kali dinyatakan langsung oleh Juru Bicara UNIFIL Kandice Ardiel yang disampaikan kembali oleh Pusat Informasi PBB di Indonesia (UNIC).

Juru Bicara UNIFIL menyatakan, insiden tersebut terjadi setelah ledakan tidak terhindarkan di dalam fasilitas PBB di El-Adeisse. Dua di antaranya mengalami luka serius.

Karena hal itu, mereka akhirnya dievakuasi ke rumah sakit. Di sisi lain, UNIFIL masih mencari tahu asal-usul ledakan.

“Ini merupakan pekan yang sulit bagi para penjaga perdamaian yang bertugas di sekitar bagian tengah wilayah operasi UNIFIL,” jelas Kandice Ardiel dalam keterangannya.

“Kami menyampaikan harapan terbaik kami agar seluruh korban luka dapat pulih sepenuhnya dan secepatnya,” tutur Kandice.

Insiden ini sekaligus menambah panjang daftar prajurit yang terluka akibat serangan beberapa hari terakhir.

Di sisi lain, Anggota Komisi I DPR RI TB Hasanuddin mendesak evaluasi menyeluruh sistem keamanan pasukan TNI di Lebanon, menyusul kembali terjadinya serangan yang melukai tiga prajurit penjaga perdamaian asal Indonesia.

Dia meminta Mabes TNI segera meninjau ulang prosedur operasional serta perlindungan personel di lapangan, dan merelokasi posisi pos ke zona lebih aman agar kejadian serupa tidak terulang.

“Evaluasi harus mencakup peninjauan posisi pos agar berada di zona yang lebih aman, peningkatan perlindungan fisik di pangkalan, serta pengetatan SOP saat terjadi eskalasi di sekitar area tugas,” ujar TB Hasanuddin, Sabtu (4/4)

Menurut dia, langkah-langkah tersebut penting dipertimbangkan, mengingat situasi keamanan di Lebanon selatan terus memburuk dalam beberapa waktu terakhir.

Lebih jauh, TB Hasanuddin mengingatkan bahwa pemerintah juga perlu mempertimbangkan ulang keberlanjutan keterlibatan Indonesia dalam misi Pasukan Sementara PBB di Lebanon (UNIFIL), apabila kondisi keamanan semakin tidak kondusif.

“Kalau kehadiran kita di sana tidak lagi memberikan manfaat signifikan dan justru membahayakan prajurit TNI, sementara pihak-pihak di lapangan tidak kooperatif dan PBB terlihat lemah, maka opsi untuk menarik pasukan harus mulai dipikirkan secara serius,” tegasnya.

Politikus PDI-P itu menegaskan, komitmen Indonesia dalam menjaga perdamaian dunia tetap harus dijalankan, dengan catatan keselamatan prajurit menjadi prioritas utama.

“Keselamatan prajurit adalah prioritas utama. Komitmen internasional harus tetap dijalankan, tetapi dengan perhitungan matang dan perlindungan maksimal bagi setiap personel kita,” ujar dia.

  • Penulis: Adi Bima

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • 63 Penerima Manfaat MBG di Cianjur Diduga Keracunan, Kondisinya Kini Membaik

    63 Penerima Manfaat MBG di Cianjur Diduga Keracunan, Kondisinya Kini Membaik

    • calendar_month Selasa, 21 Apr 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 8
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali memakan korban, kali ini dilaporkan sebanyak 63 balita dan ibu menyusui alami gejala keracunan, hal tersebut diduga usai menyantap menu makanan MBG yang dibagikan melalui posyandu di dua desa di Kecamatan Leles, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat. Keracunan tersebut terjadi dalam beberapa hari terakhir, mulai Rabu (15/4) hingga […]

  • Sempat Diisukan Tewas Kabar Terkini Netanyahu Asyik Ngopi, Netizen Ragukan Itu Hasil AI

    Sempat Diisukan Tewas Kabar Terkini Netanyahu Asyik Ngopi, Netizen Ragukan Itu Hasil AI

    • calendar_month Senin, 16 Mar 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 25
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Sempat diisukan tewas pada serangan rudal iran beberpa waktu yang lalu, beredar sebuah video viral yang diunggah pada Minggu (15/3) Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu muncul di sebuah kedai kopi. Video tersebut kini dianggap sebagai bentuk sindiran terhadap sepkulasi liar di media sosial yang mengklaim video pidato sebelumnya. Dalam video pidato yang diunggah […]

  • Indonesia tidak termasuk daftar Sahabat Iran yang diizinkan melewati Selat Hormuz

    Indonesia tidak termasuk daftar Sahabat Iran yang diizinkan melewati Selat Hormuz

    • calendar_month Jumat, 27 Mar 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 21
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Sejak pecahnya perang teluk antara Amerika melawan Iran paqda akhir februari lalu, Iran berupaya bertahan ditengah gempuran serangan yang dilancarkan bertubi-tubi, hingga Iran melakukan blokade pada akses perdagangan vital bagi negara di belahan dunia dengan menutup selat Hormuz Akibatnya sangat fatal, sebagian besar negara mulai kesulitan memenuhi kebutuhan jual beli minyak mentah, Indonesia […]

  • Harga Emas Terjun Imbas Blokade Selat Hormuz

    Harga Emas Terjun Imbas Blokade Selat Hormuz

    • calendar_month Senin, 13 Apr 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 18
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Tidak hanya bahan bakar minyak (BBM) yang mengalami perubahan, dilaporkan bahwa harga emas merosot tajam di tengah meningkatnya kekhawatiran inflasi, setelah pembicaraan damai antara AS dan Iran berakhir tanpa hasil dan rencana Amerika Serikat untuk memblokade Selat Hormuz memperparah guncangan pasokan energi global. Seperti dikutip Financialpost, logam mulia ini sempat jatuh hingga 2,2% […]

  • How to Complete Identity Verification at Joy Casino Quickly

    How to Complete Identity Verification at Joy Casino Quickly

    • calendar_month Kamis, 13 Nov 2025
    • account_circle Jafar Sidik
    • visibility 6
    • 0Komentar

    Verifying your identity at casinojoy is an essential step to ensure a secure and smooth gaming experience. This process confirms your identity, prevents fraud, and allows you to withdraw your winnings without delays. Understanding how to complete the verification efficiently can save you valuable time and avoid unnecessary frustrations. Why Identity Verification Matters Identity verification […]

  • Polemik Proyek Geothermal Memanas, Warga Cipendawa Cianjur Tolak Masuknya Alat Berat

    Polemik Proyek Geothermal Memanas, Warga Cipendawa Cianjur Tolak Masuknya Alat Berat

    • calendar_month Rabu, 14 Jan 2026
    • account_circle Deva Sakti
    • visibility 46
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Polemik masuknya alat berat ke wilayah Kampung Pasir Cina, Desa Cipendawa, Kecamatan Pacet, Kabupaten Cianjur, kembali mencuat menyusul beredarnya video ekskavator yang melintas pada Minggu (11/1) dini hari sekitar pukul 02.00 WIB lalu. Alat berat tersebut melintasi jalur di RW 002 dan RW 003, kawasan yang selama ini dikenal sebagai wilayah penolakan sebagian […]

expand_less
content-1701

article 898100101

article 898100102

article 898100103

article 898100104

article 898100105

article 898100106

article 898100107

article 898100108

article 898100109

article 898100110

article 898100111

article 898100112

article 898100113

article 898100114

article 898100115

article 898100116

article 898100117

article 898100118

article 898100119

article 898100120

article 898100121

article 898100122

article 898100123

article 898100124

article 898100125

article 898100126

article 898100127

article 898100128

article 898100129

article 898100130

article 898100131

article 898100132

article 898100133

article 898100134

article 898100135

article 898100136

article 898100137

article 898100138

article 898100139

article 898100140

article 898100141

article 898100142

article 898100143

article 898100144

article 898100145

article 898100146

article 898100147

article 898100148

article 898100149

article 898100150

article 898100151

article 898100152

article 898100153

article 898100154

article 898100155

article 898100156

article 898100157

article 898100158

article 898100159

article 898100160

article 878800051

article 878800052

article 878800053

article 878800054

article 878800055

article 878800056

article 878800057

article 878800058

article 878800059

article 878800060

article 878800061

article 878800062

article 878800063

article 878800064

article 878800065

article 878800066

article 878800067

article 878800068

article 878800069

article 878800070

article 878800071

article 878800072

article 878800073

article 878800074

article 878800075

article 878800076

article 878800077

article 878800078

article 878800079

article 878800080

article 878800081

article 878800082

article 878800083

article 878800084

article 878800085

article 878800086

article 878800087

article 878800088

article 878800089

article 878800090

budaya 538000021

budaya 538000022

budaya 538000023

budaya 538000024

budaya 538000025

budaya 538000026

budaya 538000027

budaya 538000028

budaya 538000029

budaya 538000030

budaya 538000031

budaya 538000032

budaya 538000033

budaya 538000034

budaya 538000035

budaya 538000036

budaya 538000037

budaya 538000038

budaya 538000039

budaya 538000040

content-1701