Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Sport » Persib Bandung Harus Puas Berbagi Angka Dengan Dewa United 1-1, Bobotoh Protes Atas Keputusan Wasit Ramai Jadi Sorotan

Persib Bandung Harus Puas Berbagi Angka Dengan Dewa United 1-1, Bobotoh Protes Atas Keputusan Wasit Ramai Jadi Sorotan

  • account_circle Adi Bima
  • calendar_month Jumat, 24 Apr 2026
  • visibility 8
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

INFOKITA.NEWS – Pertandingan Persib melawan Dewa United telah mendapat tanggapan keras dari para pendukung persib (bobotoh) yang menilai keputusan wasit dan Video Assistant Refree (VAR) tidak berjalan sebagaimana mestinya.

Pihak Komite Wasit PSSI menilai dua gol Dewa United ke gawang Persib Bandung sah secara Laws of the Game. Keputusan wasit laga dianggap sudah tepat.

Dewa yang sempat unggul dua gol akhirnya harus puas bermain imbang 2-2 pada laga pekan ke-28 Super League 2025/26 di Banten International Stadium (BIS), Banten, Senin (20/4/2026). Gol-gol Dewa dicetak Alex Martins dan Ricky Kambuaya yang dibalas Thom Haye dan Andrew Jung.

Dua gol Dewa ini yang menjadi sorotan karena berawal dari situasi bola keluar dan handball. Namun Ketua Komite Wasit Yoshimi Ogawa dan Kepala Departemen Wasit Pratap Singh mendukung keputusan wasit pertandingan tersebut.

Soal gol pertama Dewa yang lebih dulu diawali bola keluar lapangan, ada keterbatasan pandangan dan teknologi. Bola dianggap keluar hanya jika benar-benar bisa dilihat secara jelas, sementara teknologi kamera garis gawang tidak hadir di Super League.

Untuk itu, Komite Wasit dan Departemen Wasit mendukung keputusan wasit. Karena wasit tidak boleh mengambil keputusan jika tidak yakin 100 persen.

“Dalam situasi ini, asisten wasit tidak memberikan sinyal bola keluar dengan mengangkat bendera. Dari posisi wasit, sangat sulit atau bahkan tidak mungkin untuk mengetahui apakah bola sudah keluar atau masih berada di dalam permainan. Karena itu, wasit bertanya kepada asisten wasit,” kata Ogawa, saat menyampaikan materi Referee Workshop for Media di Sekretariat PSSI Pers, GBK Arena, Jakarta, Kamis (23/4/2026).

“Namun, posisi asisten wasit saat itu berada sekitar 50-55 meter ke bola. Pandangannya juga terhalang dua tiang gawang dan kaki pemain Dewa tersebut. Prinsip yang selalu ditekankan kepada wasit adalah, jika tidak yakin, maka permainan harus dilanjutkan. Karena itu, posisi wasit dan asisten wasit harus benar-benar ideal serta yakin apakah bola sudah keluar atau masih berada di dalam lapangan,” ujarnya menambahkan.

Sementara soal gol kedua Dewa, Ogawa dan Pratap memastikan bahwa keputusan wasit sudah sesuai Laws of the Game (LOTG). Bola memang mengenai Alex Martins, namun terjadi defleksi dari kaki terlebih dahulu sebelum menyentuh tangan

Pratap menjelaskan bahwa defleksi adalah situasi yang sulit diprediksi. Sehingga pemain diproteksi oleh aturan bahwa handball ‘dibolehkan’ jika dilakukan tidak sengaja dalam situasi defleksi.

“Ini merupakan situasi defleksi karena bola berubah arah secara tidak terduga setelah mengenai pemain. Wasit membiarkan permainan tetap berlanjut karena bola terdefleksi ke arah yang tidak terduga,” tutur Pratap.

“Sementara pemain Dewa masih melanjutkan pergerakan hingga akhirnya tercipta gol. Dalam Pasal 12 tentang pelanggaran dan kelakuan buruk (LOTG), terdapat penjelasan mengenai sentuhan tangan yang tidak disengaja, misalnya bola mengenai tangan karena posisi natural atau karena defleksi. Situasi seperti itu tidak selalu dianggap pelanggaran,” ucapnya.

Seperti yang diketahui Persib Bandung harus puas berbagi angka dengan Dewa United. Dalam pertandingan di Banten International Stadium, Senin (20/4/2026) malam, Persib dan Dewa bermain imbang 2-2.

Tim berjuluk Maung Bandung sempat tertinggal 2 gol lebih dulu setelah Dewa mencetak gol melalui Alex Martins di menit 24 dan Ricky Kambuaya di menit 61. Tapi setelah itu, tuan rumah harus bermain dengan 10 orang setelah Alex mendapat kartu kuning kedua.

Unggul jumlah Pemain dimanfaatkan dengan baik Persib untuk menekan pertahanan Dewa United. Hasilnya, Thom Haye dan Andrew Jung mampu menyamakan skor menjadi 2-2.

Dengan hasil imbang tersebut Persib tetap berada di puncak klasemen dengan 65 poin dari 28 pertandingan. Namun jarak poin mereka dengan Borneo FC di urutan kedua terpangkas jadi hanya 2 angka.

Peluang emas didapat Persib di awal babak kedua melalui tendangan Berguinho di dalam kotak penalti. Tapi Sonny Stevens masih bisa menghalau bola.

Di menit 50, Dewa United kembali mencetak gol lewat tendangan Alexis Messidoro. Tapi setelah mengecek VAR, wasit menganulir gol Dewa United karena menganggap Messidoro sudah dalam posisi offside.

Gol! Dewa United kali ini benar-benar menggandakan keunggulan jadi 2-0 pada menit 61. Berawal dari kesalahan Julio Cesar, Noah Sadaoui mengirim umpan ke Kambuaya yang berdiri bebas. Tanpa kesulitan, ia menceploskan bola ke gawang Teja.

Tapi di saat bersamaan, Alex Martins mendapat kartu kuning kedua karena dianggap melontarkan kata-kata tak pantas kepada asisten wasit di pinggir lapangan.

Tertinggal 2-0, Bojan Hodak melakukan perombakan pemain dengan menambah daya gedor. Adam Alis dan Beckham Putra ditarik keluar digantikan Uilliam Barros dan Andrew Jung di menit 68.

Penalti. Wasit menunjuk titik putih karena menganggap Jonathan Carlos melanggar Berguinho. Thom Haye yang jadi penendang sukses menjalankan tugasnya dan membuat skor jadi 1-2 di menit 77.

Memasuki 10 menit waktu normal, Persib terus menguasai bola dan menekan pertahanan Dewa United.

Gol! Persib menyamakan skor jadi 2-2 di menit 86 melalui sundulan Andrew Jung. Menerima umpan Eliano, Jung dengan tenang menanduk bola yang tak bisa dijangkau Sonny Stevens.

Persib punya peluang berbalik unggul di menit 89 jika Frans Putros yang sudah berhadapan satu lawan satu dengan Sonny Stevens membuat keputusan tepat.

Di masa tambahan waktu, Persib yang unggul jumlah pemain terus menekan pertahanan Dewa United. Namun hingga wasit meniup peluit panjang tanda berakhirnya pertandingan, skor 2-2 tidak berubah. ***

  • Penulis: Adi Bima

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Masyarakat Diimbau Waspada, Inilah Titik Rawan Macet di Arus Mudik Lebaran 2026

    Masyarakat Diimbau Waspada, Inilah Titik Rawan Macet di Arus Mudik Lebaran 2026

    • calendar_month Senin, 16 Mar 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 30
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Mendekati musim lebaran 2026 masyarakat berharap dapat pulang kampung dengan keadaan nyama, demi menjaga kenyamanan dan kelancaran masyarakat Indonesia yang akan mudik di lebaran, Kepolisian bersama jajarannya telah memetakan daerah atau titik rawan kemacetan yang dilalui pemudik, sehingga diharapkan mudik tetap berjalan dengan lancar dan nyaman sampai tujuan. Berdasarkan proyeksi pemerintah, pergerakan masyarakat […]

  • Kemenparin Ungkap Keprihatinan dan Penyebab Penutupan PT.Krakatau Osaka Steel

    Kemenparin Ungkap Keprihatinan dan Penyebab Penutupan PT.Krakatau Osaka Steel

    • calendar_month Jumat, 8 Mei 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 11
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Masyarakat Indonesia dikejutkan dengan penutupan pabrik baja multinasional di Cilegon, PT Krakatau Osaka Steel beberapa waktu lalu. Kementerian Perindustrian (Kemenperin) mengungkap penyebab KOS menghentikan kegiatan produksi hingga menutup seluruh operasional bisnisnya di Indonesia mulai Juni 2026. Juru Bicara Kemenperin Febri Hendri Antoni Arief mengatakan tekanan industri yang berasal dari faktor global dan domestik […]

  • 20 kota Iran Terdampak, PBB Kecam Serangan AS dan Israel Ke Iran

    20 kota Iran Terdampak, PBB Kecam Serangan AS dan Israel Ke Iran

    • calendar_month Minggu, 1 Mar 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 25
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) segera menggelar rapat darurat imbas serangan yang dilancarkan Amerika Serikat (AS) dan Israel ke Iran. Data yang diperoleh PBB telah menyebutkan 20 kota di Iran telah terdampak serangan Israel dan AS. dikutip dari Al Jazeera, Minggu (1/3/2026).Sekretaris Jenderal PBB, Antonio Guterres emngungkapkan, “Aksi militer membawa risiko memicu serangkaian peristiwa yang […]

  • Perkembangan Terbaru Perang AS-Iran! Ledakan Dahsyat Di Dubai

    Perkembangan Terbaru Perang AS-Iran! Ledakan Dahsyat Di Dubai

    • calendar_month Jumat, 13 Mar 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 32
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Dua ledakan dahsyat mengguncang gedung-gedung dan menyebabkan munculnya asap hitam pekat di pusat kota Dubai, Uni Emirate Arab (UEA). Hal ini disinyalir menjadi babak baru serangan yang dilancarkan dari perang Iran melawan Amerika Serikat (AS)-Israel, dimulai dari serangan ke Teheran tanggal 28 Februari dan kematian Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Khamenei. Dikutip dari AFP […]

  • BMKG Peringatkan Warga BeriapHadapi Kemarau Lebih Awal

    BMKG Beri Peringatan: Waspada Musim Kemarau Datang Lebih Awal

    • calendar_month Kamis, 12 Mar 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 33
    • 0Komentar

    INFOKITA.news – Negara-negara di sekitar kawasan Asia Tenggara, termasuk Indonesia, berpotensi dilanda gelombang panas yang lebih hangat dari biasanya mulai April mendatang. Menurut prakiraan musiman terbaru Pusat Meteorologi Khusus ASEAN (ASMC), suhu di sebagian besar wilayah maritim dan daratan Asia Tenggara diperkirakan berada di atas rata-rata untuk periode Maret-April-Mei 2026. ASMC memproyeksi untuk periode tiga […]

  • Luka yang Tak Terlihat: Inilah 8 Dampak Kesehatan Mental Korban Pelecehan Seksual

    Luka yang Tak Terlihat: Inilah 8 Dampak Kesehatan Mental Korban Pelecehan Seksual

    • calendar_month Jumat, 17 Apr 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 11
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Masyarakat Indonesia tengah dihebohkan dengan kasus dugaan pelecehan seksual yang menimpa di kampus ternama di Indonesia, akibatnya tentu ada dampak secara tidak langsung yang akan dialami korban utamanya jika hal tersebut menyangkut pada luka psikologis. Berikut ini beberapa dampak pelecehan seksual terhadap korban, antara lain: Korban pelecehan seksual memiliki kemungkinan yang lebih besar […]

expand_less
content-1701

article 898100101

article 898100102

article 898100103

article 898100104

article 898100105

article 898100106

article 898100107

article 898100108

article 898100109

article 898100110

article 898100111

article 898100112

article 898100113

article 898100114

article 898100115

article 898100116

article 898100117

article 898100118

article 898100119

article 898100120

article 898100121

article 898100122

article 898100123

article 898100124

article 898100125

article 898100126

article 898100127

article 898100128

article 898100129

article 898100130

article 898100131

article 898100132

article 898100133

article 898100134

article 898100135

article 898100136

article 898100137

article 898100138

article 898100139

article 898100140

article 898100141

article 898100142

article 898100143

article 898100144

article 898100145

article 898100146

article 898100147

article 898100148

article 898100149

article 898100150

article 898100151

article 898100152

article 898100153

article 898100154

article 898100155

article 898100156

article 898100157

article 898100158

article 898100159

article 898100160

article 878800051

article 878800052

article 878800053

article 878800054

article 878800055

article 878800056

article 878800057

article 878800058

article 878800059

article 878800060

article 878800061

article 878800062

article 878800063

article 878800064

article 878800065

article 878800066

article 878800067

article 878800068

article 878800069

article 878800070

article 878800071

article 878800072

article 878800073

article 878800074

article 878800075

article 878800076

article 878800077

article 878800078

article 878800079

article 878800080

article 878800081

article 878800082

article 878800083

article 878800084

article 878800085

article 878800086

article 878800087

article 878800088

article 878800089

article 878800090

budaya 538000021

budaya 538000022

budaya 538000023

budaya 538000024

budaya 538000025

budaya 538000026

budaya 538000027

budaya 538000028

budaya 538000029

budaya 538000030

budaya 538000031

budaya 538000032

budaya 538000033

budaya 538000034

budaya 538000035

budaya 538000036

budaya 538000037

budaya 538000038

budaya 538000039

budaya 538000040

content-1701