Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Menteri PPPA Minta Maaf soal Kecelakaan Gerbong KRL, Arifah: Tidak ada maksud dari saya untuk mengabaikan keselamatan penumpang lainnya

Menteri PPPA Minta Maaf soal Kecelakaan Gerbong KRL, Arifah: Tidak ada maksud dari saya untuk mengabaikan keselamatan penumpang lainnya

  • account_circle Adi Bima
  • calendar_month Kamis, 30 Apr 2026
  • visibility 24
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

INFOKITA.NEWS – Menyadari pernyataannya akhirnya menimbulkan kegaduhan di tengah masyarakat, Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Arifah Fauzi, meminta maaf atas pernyataannya dalam insiden tabrakan kereta di Bekasi Timur, Jawa Barat.

Saat itu ia mengusulkan agar gerbong wanita di commuterline dipindah ke tengah.

“Terkait pernyataan saya pascainsiden kecelakaan kereta di Bekasi Timur, saya menyadari bahwa pernyataan tersebut kurang tepat. Untuk itu, saya memohon maaf sebesar-besarnya kepada seluruh masyarakat, khususnya kepada para korban dan keluarga korban yang merasa tersakiti atau tidak nyaman atas pernyataan tersebut,” ujarnya dalam video yang dibagikan akun media sosial resmi kementerian pada Rabu (29/4/2026).

“Tidak ada maksud dari saya untuk mengabaikan keselamatan penumpang lainnya,” lanjutnya.

Arifah mengatakan dirinya sepakat bahwa saat ini keselamatan seluruh masyarakat merupakan prioritas tanpa memandang gender.

“Kita semua sepakat bahwa keselamatan seluruh masyarakat adalah prioritas nomor satu, baik perempuan maupun laki-laki,” ujarnya.

Sebelumnya, Arifah Choiri Fauzi, mengusulkan agar posisi gerbong khusus perempuan commuterline tidak lagi ditempatkan di bagian paling depan atau belakang rangkaian.Usulan tersebut disampaikan Arifah usai menjenguk korban kecelakaan antara kereta Commuter Line dengan KA Argo Bromo Anggrek di RSUD Kota Bekasi, Selasa (28/4/2026).

Arifah menjelaskan, berdasarkan penjelasan dari pihak KAI, selama ini gerbong perempuan ditempatkan di bagian depan dan belakang untuk menghindari penumpukan atau rebutan penumpang.

Namun, ia menilai perlu ada evaluasi menyusul insiden kecelakaan tersebut.

“Kalau tadi kita ngobrol dengan KAI, kenapa ditaruh di paling depan, paling belakang supaya tidak terjadi rebutan. Tapi dengan peristiwa ini kita mengusulkan kalau bisa yang perempuan itu ditaruh di tengah. Jadi yang laki-laki di ujung, depan dan belakang, sementara perempuan di tengah,” tutup Arifah. ***

  • Penulis: Adi Bima

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Harga BBM Naik, Khusus Pertamax Turbo Tembus Rp19.400 pada 18 April 2026

    Harga BBM Naik, Khusus Pertamax Turbo Tembus Rp19.400 pada 18 April 2026

    • calendar_month Sabtu, 18 Apr 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 11
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Harga BBM hari ini kembali menjadi sorotan setelah terjadi penyesuaian signifikan pada BBM nonsubsidi. PT Pertamina (Persero) menaikkan harga BBM Pertamax Turbo, Dexlite, dan Pertamina Dex. PT Pertamina (Persero) akhirnya menaikkan sejumlah harga BBM nonsubsidi per Sabtu (18/4/2026). Berdasarkan informasi harga BBM di situs Mypertamina, harga BBM Pertamax Turbo dengan RON 98 melonjak […]

  • Miris! Ratusan Guru Honorer Di Pare Pare Sulawesi Selatan, Belum Digaji Empat Bulan

    Miris! Ratusan Guru Honorer Di Pare Pare Sulawesi Selatan, Belum Digaji Empat Bulan

    • calendar_month Rabu, 22 Apr 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 6
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Menyedihkan ditengah ramainya kebijakan pemerintah yang tengah giat dikerjakan, nasib dari 139 guru honorer yang berstatus Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) paruh waktu di Kota Parepare, Sulawesi Selatan (Sulsel) belum menerima gaji selama 4 bulan. Perwakilan guru PPPK paruh waktu, Amran, mengaku kecewa dengan ketidakpastian gaji mereka. Menurutnya, selama ini informasi mengenai […]

  • Juragan Rokok Djarum dan Pemilik Como 1907 Meninggal Dunia, Bambang Hartono Berpulang di Usia 86 Tahun

    Juragan Rokok Djarum dan Pemilik Como 1907 Meninggal Dunia, Bambang Hartono Berpulang di Usia 86 Tahun

    • calendar_month Jumat, 27 Mar 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 20
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Suasana duka menyelimuti GOR Djarum Jati, Kudus, Selasa (24/3). Ratusan pelayat dari berbagai kalangan tampak silih berganti datang untuk memberikan penghormatan terakhir kepada juragan tembakau yang juga pengusaha nasional Bambang Hartono. Bambang Hartono meninggal dunia pada Kamis (19/3) di Singapura dalam usia 86 tahun. Kepergiannya meninggalkan duka mendalam bagi keluarga besar Djarum serta […]

  • Akibat Selat Hormuz Ditutup, Presiden Prabowo Subianto Minta Bahlil Cari Minyak ke Semua Negara

    Akibat Selat Hormuz Ditutup, Presiden Prabowo Subianto Minta Bahlil Cari Minyak ke Semua Negara

    • calendar_month Jumat, 27 Mar 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 25
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Seiring belum ada tanda meredanya ketegangan konflik yang terjadi di timur tengah, Presiden Prabowo Subianto segera menugaskan ke Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia untuk mencari pasokan minyak mentah dari hampir semua negara. Penugasan itu diberikan di tengah gejolak energi global akibat perang di Timur Tengah. Perang yang melibatkan Iran […]

  • Elkan Baggot Is Back, Herdman Panggil 41 Pemain Timnas Jelang FIFA Series 2026

    Elkan Baggot Is Back, Herdman Panggil 41 Pemain Timnas Jelang FIFA Series 2026

    • calendar_month Senin, 9 Mar 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 30
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Pelatih timnas Indonesia, John Herdman secara resmi memanggil 41 pemain sementara jelang pertandingan di FIFA Series 2026. yang menariknya ada Elkan Baggot yang kembali dipanggil untuk mengisi skuad timnas garuda itu setelah sekian lama dirinya absen di pentas internasional bersama timnas. FIFA Series 2026 akan berlangsung pada 27-30 Maret di Stadion Gelora Bung […]

  • Mantan Dirjen Kominfo Menghuni Penjara 6 Tahun pada Kasus Dugaan Suap Pusat Data Negara

    Mantan Dirjen Kominfo Menghuni Penjara 6 Tahun pada Kasus Dugaan Suap Pusat Data Negara

    • calendar_month Rabu, 11 Mar 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 20
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Mantan Dirjen Kominfo Divonis 6 Tahun Penjara soal Dugaan Suap Pusat Data Nasional Periode 2016-2024, Semuel Abrijani Pangerapan, divonis enam tahun penjara karena terbukti menerima suap Rp 6,5 miliar dalam kasus korupsi Pusat Data Nasional Sementara (DNS). Selain pidana penjara, hakim memerintahkan Semuel membayar uang pengganti Rp 500 juta setelah memperhitungkan Rp 6 miliar yang telah disita, dengan ketentuan […]

expand_less