Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kesehatan » Kemenkes RI Catat 23 Kasus Hantavirus di Indonesia

Kemenkes RI Catat 23 Kasus Hantavirus di Indonesia

  • account_circle Adi Bima
  • calendar_month Senin, 11 Mei 2026
  • visibility 8
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

INFOKITA.NEWS – Belum lama setelah berjuang melawan virus covid-19, kini dunia menghadapi varian virus baru yang juga menjadi ancaman serius bagi penduduk di dunia.

Penyakit hantavirus kembali menjadi sorotan setelah sejumlah kasus terdeteksi di Indonesia dalam dua tahun terakhir.

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mencatat puluhan warga terinfeksi virus yang ditularkan lewat tikus dan hewan pengerat lainnya tersebut.

Perhatian terhadap virus ini meningkat usai muncul laporan kematian penumpang kapal pesiar MV Hondius akibat infeksi hantavirus jenis Andes Virus.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengingatkan potensi bertambahnya kasus, terutama jika pengendalian kesehatan masyarakat tidak dilakukan secara ketat.

Umumnya, Andes Virus ditemukan di Amerika Selatan dan menjadi penyebab utama Hantavirus Pulmonary Syndrome (HPS) yang menyerang paru-paru dan sangat mematikan.

Sementara itu di Indonesia, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mencatat 23 kasus hantavirus di Indonesia sejak 2024 hingga 2026 minggu ke-16.

Dari 23 kasus tersebut, sekurangnya 20 pasien sembuh dan 3 orang meninggal dunia.

Secara total terdeteksi 251 kasus suspek pada periode tersebut, 225 negatif, dan 3 tidak dapat diperiksa.

Kasus hantavirus yang paling banyak tercatat adalah pada 2025 sebanyak 17 kasus, kemudian 2026 (hingga minggu ke-16) sebanyak 5 kasus, dan 2024 sebanyak 1 kasus.

Kasus hantavirus di Indonesia tersebar di Jakarta (6), Yogyakarta (6), Jawa Barat (5), Jawa Timur (1), Banten (1), Sumatra Barat (1), NTT (1), Sulawesi Utara (1), Kalimantan Barat (1), dan Jawa Timur (1).

Dalam laporan terbarunya, Kemenkes menjelaskan hantavirus disebabkan orthohantavirus yang memiliki 50 varian.

Sebanyak 24 varian dapat menginfeksi manusia, antara lain Seoul Virus, Hantaan Virus, Andes Virus (seperti di MV Hondius), dan Sin Nombre Virus.

Terdapat dua bentuk klinis dari infeksi hantavirus pada manusia.

Pertama, yang sudah disebutkan sebelumnya adalah HPS. Gejalanya adalah demam, nyeri badan, lemas, batuk, dan sesak napas. Masa inkubasinya 14-17 hari, dengan tingkat kematian (CFR) 60%.

Bentuk kedua adalah Haemorrhagic Fever With Renal Syndrome (HFRS). Gejalanya demam, sakit kepala, nyeri badan, lemas, dan tubuh menguning. Masa inkubasi 1-2 minggu, dengan tingkat kematian 5-15% atau lebih rendah daripada tipe HPS.

Di Indonesia, 23 kasus hantavirus yang terdeteksi memiliki tipe HFRS yang berasal dari varian Seoul Virus. Adapun faktor risiko utamanya adalah kontak dengan tikus atau celurut, ataupun terpapar ekskresi dan sekresinya.***

  • Penulis: Adi Bima

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Try The Latest Jackpot Games at Xtra Spin Casino Instantly

    Try The Latest Jackpot Games at Xtra Spin Casino Instantly

    • calendar_month Senin, 17 Nov 2025
    • account_circle Jafar Sidik
    • visibility 4
    • 0Komentar

    Discover Exciting Jackpot Games at Xtra Spin Casino If you are looking to experience the thrill of jackpot games, xtra spin casino offers an extensive selection of the latest titles available instantly. This platform caters to both beginners and seasoned players by providing a seamless, user-friendly gaming environment combined with high-quality graphics and engaging gameplay. […]

  • Grab & GoTo Kompak Tanggapi Aturan Baru Potongan 8% dari Presiden Prabowo

    Grab & GoTo Kompak Tanggapi Aturan Baru Potongan 8% dari Presiden Prabowo

    • calendar_month Minggu, 3 Mei 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 14
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Dua perusahaan penyedia layanan ojek online, GoTo dan Grab Indonesia buka suara terkait menanggapi langkah Presiden Prabowo untuk menetapkan potongan maksimal aplikator ride hailing sebesar 8%. Direktur Utama PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) Hans Patuwo mengatakan, pihaknya senantiasa mematuhi peraturan pemerintah, termasuk arahan yang disampaikan oleh Presiden Prabowo Subianto terkait perlindungan pekerja […]

  • Israel Tepis Rumor Tewasya Netanyahu Bersaudara dalam Serangan Rudal Iran

    Israel Tepis Rumor Tewasya Netanyahu Bersaudara dalam Serangan Rudal Iran

    • calendar_month Kamis, 12 Mar 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 29
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Beredar luas di media sosial tentang klaim yang menyebut Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dan saudaranya, Iddo Netanyahu, menjadi korban serangan rudal Iran. Spekulasi  mengenai kondisi Netanyahu saat ini muncul dikarenakan beberapa hal yang dianggap tidak biasa oleh para pengamat dan media. Salah satunya adalah ketiadaan video terbaru Netanyahu selama empat hari belakangan ini. […]

  • Sah! Mojtaba Khamenei Dinobatkan Sebagai Pemimpin Tertinggi Iran, Trump: Ia harus mendapatkan persetujuan dari kami

    Sah! Mojtaba Khamenei Dinobatkan Sebagai Pemimpin Tertinggi Iran, Trump: Ia harus mendapatkan persetujuan dari kami

    • calendar_month Senin, 9 Mar 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 66
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Serangan AS-Israel menyebabkan jatuhnya korban jiwa yang berdampak langsung pada stabilitas negara timur tengah tersebut. Sepekan setelah gugurnya Ali Khamenei pada (28/2) lalu, kini Iran resmi menunjuk dan menetapkan Mojtaba Khamenei sebagai pemimpin tertinggi Republik Islam Iran menggantikan ayahnya, Ayatollah Ali Khamenei, yang tewas dalam serangan Amerika Serikat dan Israel yang memicu konflik […]

  • Oknum Guru PPPK di Sukanagara Cianjur Rampok Nenek Gegara Terjerat Judi Online

    Oknum Guru PPPK di Sukanagara Cianjur Rampok Nenek Gegara Terjerat Judi Online

    • calendar_month Senin, 19 Jan 2026
    • account_circle Deva Sakti
    • visibility 37
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS- Seorang nenek berinisial TS (69), warga Kampung Tengah, Desa Sukakarya, Kecamatan Sukanagara, Kabupaten Cianjur, menjadi korban pencurian dengan kekerasan (Curas) yang dilakukan oleh tetangga sekaligus kerabatnya sendiri. Peristiwa tersebut terjadi di rumah korban pada Sabtu (11/1) sekitar pukul 02.30 WIB. Berdasarkan informasi yang dihimpun, korban diketahui tinggal seorang diri di rumahnya karena anaknya sudah […]

  • Menurut WHO Satu Virus Campak Beresiko Menular Ke 18 Orang lain

    Menurut WHO Satu Virus Campak Beresiko Menular Ke 18 Orang lain

    • calendar_month Kamis, 5 Mar 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 26
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Kementerian kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI) menyampaikan perkembangan terbaru terkait situasi campal nasional dan global dalam konferensi pers secara daring kamis februari lalu. Langkah tersebut diambil guna mewaspadai Kejadian Luar Biasa (KLB) campak di beberapa wilayah Indonesia. Data nasional mencatat sepanjang tahun 2025 tercatat 63.769 kasus suspek campak, dengan 11.094 terkonfirmasi laboratorium dan […]

expand_less
content-1701

article 898100101

article 898100102

article 898100103

article 898100104

article 898100105

article 898100106

article 898100107

article 898100108

article 898100109

article 898100110

article 898100111

article 898100112

article 898100113

article 898100114

article 898100115

article 898100116

article 898100117

article 898100118

article 898100119

article 898100120

article 898100121

article 898100122

article 898100123

article 898100124

article 898100125

article 898100126

article 898100127

article 898100128

article 898100129

article 898100130

article 898100131

article 898100132

article 898100133

article 898100134

article 898100135

article 898100136

article 898100137

article 898100138

article 898100139

article 898100140

article 898100141

article 898100142

article 898100143

article 898100144

article 898100145

article 898100146

article 898100147

article 898100148

article 898100149

article 898100150

article 898100151

article 898100152

article 898100153

article 898100154

article 898100155

article 898100156

article 898100157

article 898100158

article 898100159

article 898100160

article 878800051

article 878800052

article 878800053

article 878800054

article 878800055

article 878800056

article 878800057

article 878800058

article 878800059

article 878800060

article 878800061

article 878800062

article 878800063

article 878800064

article 878800065

article 878800066

article 878800067

article 878800068

article 878800069

article 878800070

article 878800071

article 878800072

article 878800073

article 878800074

article 878800075

article 878800076

article 878800077

article 878800078

article 878800079

article 878800080

article 878800081

article 878800082

article 878800083

article 878800084

article 878800085

article 878800086

article 878800087

article 878800088

article 878800089

article 878800090

budaya 538000021

budaya 538000022

budaya 538000023

budaya 538000024

budaya 538000025

budaya 538000026

budaya 538000027

budaya 538000028

budaya 538000029

budaya 538000030

budaya 538000031

budaya 538000032

budaya 538000033

budaya 538000034

budaya 538000035

budaya 538000036

budaya 538000037

budaya 538000038

budaya 538000039

budaya 538000040

content-1701