Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Grab & GoTo Kompak Tanggapi Aturan Baru Potongan 8% dari Presiden Prabowo

Grab & GoTo Kompak Tanggapi Aturan Baru Potongan 8% dari Presiden Prabowo

  • account_circle Adi Bima
  • calendar_month Minggu, 3 Mei 2026
  • visibility 15
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

INFOKITA.NEWS – Dua perusahaan penyedia layanan ojek online, GoTo dan Grab Indonesia buka suara terkait menanggapi langkah Presiden Prabowo untuk menetapkan potongan maksimal aplikator ride hailing sebesar 8%.

Direktur Utama PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) Hans Patuwo mengatakan, pihaknya senantiasa mematuhi peraturan pemerintah, termasuk arahan yang disampaikan oleh Presiden Prabowo Subianto terkait perlindungan pekerja transportasi online yang dituangkan dalam Peraturan Presiden No. 27 Tahun 2026.

“Saat ini kami akan melakukan pengkajian untuk memahami detail, implikasi dan penyesuaian yang diperlukan sesuai dengan peraturan tersebut,” terang Hans dalam keterangan resmi, Jumat, (1/5/2026).

Ke depannya, pihak GoTo akan terus berkoordinasi dengan pemerintah dan semua pemangku kepentingan terkait sehingga GoTo/ Gojek dapat terus memberi manfaat berkelanjutan kepada seluruh masyarakat terutama mitra driver dan pelanggan Gojek

Senada, Chief Executive Officer, Grab Indonesia Neneng Goenadi mengatakan, pihaknya turut menghormati arahan yang disampaikan oleh Presiden Prabowo Subianto dalam pidato Hari Buruh hari ini.

Saat ini, Grab Indonesia masih menunggu penerbitan resmi Peraturan Presiden agar dapat ditinjau dan dipelajari lebih lanjut detail dari arahan tersebut.

“Usulan struktur komisi ini merupakan perubahan mendasar terhadap cara platform digital berfungsi sebagai marketplace. Kami akan berkolaborasi dengan pemerintah dan pemangku kepentingan terkait untuk berupaya mengimplementasikan perubahan ini, guna memastikan kebijakan tersebut dapat mencapai tujuannya dalam melindungi Mitra Pengemudi, sekaligus menjaga keterjangkauan harga bagi konsumen dan keberlanjutan industri,” ujar Neneng.

Tanggapan Dari Pengemudi Ojek Online

Seorang pengemudi Grab, Isa (49) mengaku memiliki perasaan campur aduk. Di satu sisi, ia berterima kasih karena pemerintah akhirnya merespons tuntutan para driver yang sudah disuarakan selama tiga tahun terakhir.

Namun, dia khawatir aplikator akan mencari celah lain untuk menutupi penurunan komisi tersebut.

“Saya jujur saja percaya dan tidak percaya. Takutnya ini (komisi) diturunkan, tapi ada sisi lain yang dia naikkan. Misalkan pelanggan tetap bayar Rp 28 ribu, kita tetap dapat segitu segitu saja karena fee layanan atau biaya aplikasinya yang dinaikkan,” kata Isa saat ditemui di Jakarta Selatan, Sabtu (2/5/2026).

Menurutnya, transparansi mengenai biaya layanan ini masih sangat minim. Driver, kata dia, sering kali tidak tahu mengapa potongan di satu transaksi bisa berbeda jauh dengan transaksi lainnya.

“Fee ini masalah, aplikator menetapkannya semau gue. Kadang Rp 3.000, kadang Rp 5.000. Kalau nanti komisi turun tapi biaya layanan naik, si pelanggan tetap bayar mahal, dan pendapatan kita tetap segitu-segitu saja. Itu celah besar,” jelasnya.

Dia berharap Peraturan Presiden (Perpres) yang akan mengatur hal ini benar-benar detail dan menutup celah manipulasi aplikator. Mereka menginginkan win-win solution di mana driver sejahtera, namun aplikator juga tetap bisa beroperasi.

“Jangan sampai Perpres ini (nanti) menekan pengusaha sampai mereka lari keluar (negeri), itu juga bahaya buat kita. Tapi tolong, aplikator lihatlah ke bawah, lihat susahnya kita di jalan,” sambung Isa.

Hal serupa disampaikan mitra Gojek, Andrianto (33). Dia mengkhawatirkan munculnya program-program baru dari aplikator pasca-penurunan potongan 8 persen.

“Kalau dampaknya baik buat driver mah nggak apa-apa sebenarnya. Cuma kadang-kadang kalau dirubah-rubah kayak gitu ntar takutnya ada program baru lagi,” tutur Andrianto.

“Kayak kemarin tuh yang pas demo-demo itu kan ya tahu-tahu tuh ada program baru lagi yang hemat lah, (program) yang berbayar lah. Kayaknya kita-kita juga yang repot,” lanjutnya.

Karena itu, dia berharap pemangkasan menjadi 8 persen ini benar-benar bersih tanpa embel-embel lain. Jika demikian, dia menyebut bisa membawa pendapatan lebih ke rumah.

“Cuma kalau semuanya dibikin 8%, kalau dari saya pribadi sih seneng Kak. Otomatis pendapatan kita kan bisa lebih. Apalagi jaman jaman krisis kayak gini kan pikiran lagi carut marut tuh. Takut harga ntar pada naik lah, takut ntar ini nggak bisa bayar anak sekolah lah. Gitu-gitu kan pasti pikiran campur aduk tuh,” ungkap Andrianto.

“Nah kalau semuanya pendapatan kita kayak naik kayak gitu kan ya kayak ada harapan gitu kan ya di kita ya. Alhamdulillah kita punya pemimpin kayak Pak Prabowo tuh alhamdulillah merhatiin sama rakyat gitu. Ntar kita lihat aja ke depannya gimana,” harapnya.

Harapan besar akan kebijakan 8 persen ini juga datang dari Pak Waritno (50), pengemudi Maxim. Baginya, setiap rupiah tambahan sangat berarti bagi kelangsungan hidupnya. Waritno sebelumnya adalah driver taksi online, namun dia terpaksa menjual mobilnya untuk biaya pengobatan istrinya yang akhirnya meninggal dunia.

“Mobil saya jual semua buat berobat, sekarang sisa motor ini saja. Usaha juga tutup karena tidak ada yang meneruskan, akhirnya saya ngojek karena faktor usia juga susah cari kerja lain,” cerita Waritno.

Kini, Waritno berjuang dengan sepeda motor tahun tua karena kendaraannya tidak memenuhi syarat tahun minimal di aplikator lain. Meski orderan di Maxim tidak sebanyak kompetitor, dia tetap bersyukur dan menanti realisasi potongan 8 persen tersebut.

“Kalau memang turun jadi 8 persen, ya sangat membantu menambah penghasilan. Di Maxim tarifnya memang lebih murah, tapi sehari saya paling dapat 5-6 trip. Kalau potongan kecil, tentu sisa uang buat bensin dan makan jadi lebih ada,” kata Waritno.

Diketahui, kebijakan ini disampaikan Prabowo dalam acara May Day 2026 di Monas, Jumat (1/5). Prabowo menegaskan tidak setuju potongan ojol mencapai 20% dan meminta agar jumlah itu dikurangi di bawah 10%.

Adapun kebijakan tersebut tertuang dalam Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 27 Tahun 2026 tentang Perlindungan Pekerja Transportasi Online.

“Ojol kerja keras, mempertaruhkan jiwanya setiap hari. Ojol aplikator perusahaan minta disetor 20%. Gimana ojol setuju 20%? Bagaimana 15%? Berapa?? 10%, kalian minta 10%? Saya katakan di sini saya tidak setuju 10%,” tegas Prabowo di Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat, Jumat (1/5).

“Harus di bawah 10%. Enak aje, lu yang keringat dia yang dapet duit sorry aja. Kalau nggak mau ikut kita nggak usah berusaha di Indonesia,” sambung Prabowo.

Perpres Nomor 27 Tahun 2026 tersebut memuat sejumlah aturan, termasuk pemberian BPJS Kesehatan hingga jaminan kecelakaan kerja. Lewat Perpres tersebut pemerintah juga mengatur pendapatan bagi pengemudi dan aplikator dibagi dari sebelumnya 80% – 20% menjadi 92%- 8%.

Prabowo Subianto mendorong penurunan potongan aplikasi

Sebelumnya Presiden Prabowo Subianto mendorong penurunan potongan aplikasi terhadap pengemudi ojek online (ojol) yang saat ini berada di kisaran 20%. Ia menilai besaran tersebut tidak sebanding dengan beban kerja dan risiko yang ditanggung pengemudi di lapangan.

“Ojol mempertaruhkan jiwanya tiap hari. Ojol, aplikator perusahaan minta di setor 20%. Gimana ojol? Setuju 20%? Bagaimana 15%? Berapa? 10? Kalian minta 10%? Iya. Saya katakan di sini saya tidak setuju 10%. Harus di bawah 10%,” kata Prabowo dalam peringatan May Day 2026 di Monas, Jakarta Pusat pada Jumat (1/5).

Dalam kesempatan yang sama, Prabowo menyampaikan bahwa pemerintah telah menetapkan Peraturan Presiden Nomor 27 Tahun 2026 tentang Perlindungan Pekerja Transportasi Online.

Perpres tersebut mencakup kewajiban pemberian BPJS Kesehatan serta asuransi bagi pengemudi ojol. Selain itu, regulasi ini juga mengatur skema pembagian pendapatan antara aplikator dan pengemudi.

“Yang tadi saya bicara, harus diberi jaminan kecelakaan kerja. Akan diberikan BPJS kesehatan, asuransi kesehatan. Juga tadi pembagian pendapatan dari 80% untuk pengemudi sekarang menjadi minimal 92% untuk pengemudi,” kata Prabowo. ***

  • Penulis: Adi Bima

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Elkan Baggot Is Back, Herdman Panggil 41 Pemain Timnas Jelang FIFA Series 2026

    Elkan Baggot Is Back, Herdman Panggil 41 Pemain Timnas Jelang FIFA Series 2026

    • calendar_month Senin, 9 Mar 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 31
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Pelatih timnas Indonesia, John Herdman secara resmi memanggil 41 pemain sementara jelang pertandingan di FIFA Series 2026. yang menariknya ada Elkan Baggot yang kembali dipanggil untuk mengisi skuad timnas garuda itu setelah sekian lama dirinya absen di pentas internasional bersama timnas. FIFA Series 2026 akan berlangsung pada 27-30 Maret di Stadion Gelora Bung […]

  • Sudah Tiga Minggu Warga Tuban Kesulitan Dapat Gas Elpiji 3 Kg, Dugaan Pertamina Ada Penimbunan

    Sudah Tiga Minggu Warga Tuban Kesulitan Dapat Gas Elpiji 3 Kg, Dugaan Pertamina Ada Penimbunan

    • calendar_month Senin, 6 Apr 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 18
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Ratusan warga di Desa Tuwiriwetan, Kecamatan Merakurak, Kabupaten Tuban harus rela berdesak-desakan hingga berjam-jam demi mendapatkan tabungan gas elpiji tiga kilogram. Sejumlah warga bahkan harus pulang dengan tangan kosong dan menelan kekecewaan usai tak kebagian gas elpiji yang dijual oleh pihak pangkalan. Selain sulit di dapat, harga tabung gas elpiji di tingkat pengecer […]

  • Gelandang Andalan Timnas Indonesia dan Persib Bandung Raih Gelar Sarjana, Beckham: Pendidikan tetap nomor 1 pastinya, tidak selalu main bola juga.

    Gelandang Andalan Timnas Indonesia dan Persib Bandung Raih Gelar Sarjana, Beckham: Pendidikan tetap nomor 1 pastinya, tidak selalu main bola juga.

    • calendar_month Jumat, 17 Apr 2026
    • account_circle Adi Nurahman
    • visibility 16
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Di sela kesibukannya gelandang andalan Persib Bandung dan Timnas Indonesia berhasil menyelesaikan pendidikannya di Universitas Jenderal Ahmad Yani (Unjani). Sehingga Beckham Putra kini resmi menyandang gelar sarjana Ilmu Pemerintahan dari kampus tersebut. Beckham mengakui, tidak mudah menjalani kulah sambil tetap fokus membela Persib di kompetisi BRI Super League. Apalagi, Persib kini tengah fokus […]

  • 1win Aviator Stribe ️ Ən Yaxşı Onlayn Oyun 1 Succeed Aviator Azerbaycan

    1win Aviator Stribe ️ Ən Yaxşı Onlayn Oyun 1 Succeed Aviator Azerbaycan

    • calendar_month 17 jam yang lalu
    • account_circle Jafar Sidik
    • visibility 6
    • 0Komentar

    1win Az Ən Etibarlı Onlayn Mərc Və Kazino Platforması Content Aviator Mərcləri Üçün 1win Depozit Təlimatları Yeni Oyunlar Qeydiyyat Prosesi Və Hesab Doğrulama Tələbləri Oyun Təcrübəsi: Real Vaxtda Necə Qalib Gəlmək Olar? In Azerbaijan Də Mərc Imkanları Azərbaycanda Onlayn Mərc Evi Və Kazino In Azerbaycan Mobil Proqramı In-də İdman Mərcləri Ödəniş Variantları Və Hesabınıza Vəsait […]

  • Pemerintah Siapkan Rp335 Triliun untuk MBG 2026

    Pemerintah Siapkan Rp335 Triliun untuk MBG 2026

    • calendar_month Kamis, 15 Jan 2026
    • account_circle Deva Sakti
    • visibility 39
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Pemerintah menyiapkan anggaran sebesar Rp 335 triliun dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Tahun 2026 untuk menjalankan program Makan Bergizi Gratis (MBG). “APBN tahun ini menyiapkan untuk MBG Rp 335 triliun. Jadi aman,” kata Menteri Koordinator bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto di Menara Kadin, Jakarta, dikutip Rabu (14/1). Lebih lanjut, Airlangga menyampaikan apresiasi […]

  • Locowin Casino : Quelles sont les limites de mise imposées par la plateforme ?

    Locowin Casino : Quelles sont les limites de mise imposées par la plateforme ?

    • calendar_month Minggu, 25 Jan 2026
    • account_circle Jafar Sidik
    • visibility 8
    • 0Komentar

    Locowin Casino s’impose aujourd’hui comme une plateforme attractive pour les joueurs francophones cherchant une expérience complète et sécurisée. Au-delà de son catalogue riche et de ses offres promotionnelles, la gestion des limites de mise représente un aspect crucial pour garantir une expérience de jeu responsable. Dans cet article, nous analysons précisément quelles restrictions Locowin Casino […]

expand_less
content-1701

article 898100101

article 898100102

article 898100103

article 898100104

article 898100105

article 898100106

article 898100107

article 898100108

article 898100109

article 898100110

article 898100111

article 898100112

article 898100113

article 898100114

article 898100115

article 898100116

article 898100117

article 898100118

article 898100119

article 898100120

article 898100121

article 898100122

article 898100123

article 898100124

article 898100125

article 898100126

article 898100127

article 898100128

article 898100129

article 898100130

article 898100131

article 898100132

article 898100133

article 898100134

article 898100135

article 898100136

article 898100137

article 898100138

article 898100139

article 898100140

article 898100141

article 898100142

article 898100143

article 898100144

article 898100145

article 898100146

article 898100147

article 898100148

article 898100149

article 898100150

article 898100151

article 898100152

article 898100153

article 898100154

article 898100155

article 898100156

article 898100157

article 898100158

article 898100159

article 898100160

article 878800051

article 878800052

article 878800053

article 878800054

article 878800055

article 878800056

article 878800057

article 878800058

article 878800059

article 878800060

article 878800061

article 878800062

article 878800063

article 878800064

article 878800065

article 878800066

article 878800067

article 878800068

article 878800069

article 878800070

article 878800071

article 878800072

article 878800073

article 878800074

article 878800075

article 878800076

article 878800077

article 878800078

article 878800079

article 878800080

article 878800081

article 878800082

article 878800083

article 878800084

article 878800085

article 878800086

article 878800087

article 878800088

article 878800089

article 878800090

budaya 538000021

budaya 538000022

budaya 538000023

budaya 538000024

budaya 538000025

budaya 538000026

budaya 538000027

budaya 538000028

budaya 538000029

budaya 538000030

budaya 538000031

budaya 538000032

budaya 538000033

budaya 538000034

budaya 538000035

budaya 538000036

budaya 538000037

budaya 538000038

budaya 538000039

budaya 538000040

content-1701