Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Uncategorized » Fenomena Pemecatan Karyawan di Perusahaan Global, Simak 10 Alasan Perusahaan Pecat Gen Z Ini

Fenomena Pemecatan Karyawan di Perusahaan Global, Simak 10 Alasan Perusahaan Pecat Gen Z Ini

  • account_circle Adi Bima
  • calendar_month Kamis, 7 Mei 2026
  • visibility 13
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

INFOKITA.NEWS – Fenomena dunia memasuki perkembangan yang cukup mengejutkan, ramai di perusahaan memberhentikan karyawan mereka, terutama bagi mereka yang tergolong Generasi Z (Gen Z).

Intelligent, platform konsultasi pendidikan dan karier berbasis di Washington DC, Amerika Serikat, mengungkapkan data mengejutkan tentang pekerja Gen Z.

Berdasarkan survei Intelligent, sekitar enam dari 10 perusahaan mengaku telah memecat lulusan baru yang direkrut tahun ini.

Alasannya ialah kurangnya motivasi, minimnya profesionalisme, hingga keterampilan komunikasi yang buruk.

Kepala Penasihat Pendidikan dan Pengembangan Karier Intelligent, Huy Nguyen mengatakan, fresh graduate sering kesulitan beradaptasi di dunia kerja karena lingkungannya sangat berbeda dengan dunia pendidikan.

“Banyak yang belum siap menghadapi suasana kerja yang kurang terstruktur, dinamika budaya perusahaan, hingga ekspektasi untuk bekerja secara mandiri,” ujar Huy Nguyen dikutip dari Euronews.

Laporan lain yang dirilis pada April juga menunjukkan, banyak Gen Z masih bergantung pada dukungan orang tua saat mencari kerja.

Survei dari ResumeTemplates mencatat 70 persen responden mengaku meminta bantuan orang tua dalam proses pencarian kerja.

Sebanyak 25 persen di antaranya membawa orang tua saat wawancara kerja, dan sebagian lainnya meminta orang tua membantu mengirimkan lamaran atau menulis resume.

Ini alasan utama perusahaan memecat karyawan Gen Z:

  1. Kurangnya motivasi atau inisiatif (50 persen)
  2. Kurangnya profesionalisme (46 persen)
  3. Keterampilan organisasi yang buruk (42 persen)
  4. Keterampilan komunikasi yang lemah (39 persen)
  5. Kesulitan menerima masukan (38 persen)
  6. Kurangnya pengalaman kerja yang relevan (38 persen)
  7. Keterampilan pemecahan masalah yang rendah (34 persen)
  8. Keterampilan teknis yang tidak memadai (31 persen)
  9. Ketidakcocokan budaya kerja (31 persen)
  10. Kesulitan bekerja dalam tim (30 persen)

Fenomena Gen Z yang kesulitan beradaptasi di lingkungan kerja juga membuat mereka mudah membuat keputusan untuk mengundurkan diri dari pekerjaan. Baru-baru ini, dua karyawan Gen Z asal Malaysia jadi sorotan usai mengundurkan diri hanya dua hari setelah mulai bekerja.

Seorang pengusaha mengungkapkan pengalaman tersebut lewat Threads. Ia mengatakan menerima surat pengunduran diri tulisan tangan dari dua staf muda yang sebelumnya sempat mengambil cuti sakit setelah dua hari bekerja.

“Setelah cuti, mereka datang ke saya sambil berkata, ‘Hi, apa kabar? Ini surat pengunduran diri kami’,” tulis sang pengusaha saat mengunggah foto surat tersebut.

Kedua surat yang ditulis di kertas ukuran A4 itu hanya berisi satu paragraf yang menyebutkan alasannya mundur. Karyawan itu menyebutkan tidak sanggup beradaptasi dengan cuaca dan biaya hidup

Berdasarkan data Federal Reserve New York pada akhir 2025, tingkat pengangguran lulusan baru di Amerika Serikat mencapai 5,7 persen atau sekitar 1,5 poin lebih tinggi dibanding kelompok usia lain.

Hal tersebut dipengaruhi perubahan struktural perusahaan ataupun perkembangan teknologi kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI).

Ia sempat bertemu seorang mahasiswi berbakat lalu kesulitan mendapatkan pekerjaan, kendati memiliki kemampuan akademik yang bagus.

Lulusan baru disarankan lebih membuka diri terhadap berbagai jenis pekerjaan serta tidak hanya terpaku pada jalur karier sesuai jurusan kuliah. ***

  • Penulis: Adi Bima

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Saham Amerika Kembali Menguat Pasca Gencatan Senjata Perang Iran

    Saham Amerika Kembali Menguat Pasca Gencatan Senjata Perang Iran

    • calendar_month Kamis, 9 Apr 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 18
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Pasca Amerika Serikat mengumumkan gencatan senjata selama dua minggu dengan Iran, saham-saham teknologi Amerika Serikat kembali bergairah Sentimen positif ini langsung mendorong reli di pasar saham, terutama pada raksasa teknologi yang sebelumnya tertekan sejak awal tahun. Perusahaan induk Google, Alphabet Inc, bersama Meta Platforms, Amazon, dan Nvidia memimpin penguatan di tujuh perusahaan teknologi […]

  • Grab & GoTo Kompak Tanggapi Aturan Baru Potongan 8% dari Presiden Prabowo

    Grab & GoTo Kompak Tanggapi Aturan Baru Potongan 8% dari Presiden Prabowo

    • calendar_month Minggu, 3 Mei 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 14
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Dua perusahaan penyedia layanan ojek online, GoTo dan Grab Indonesia buka suara terkait menanggapi langkah Presiden Prabowo untuk menetapkan potongan maksimal aplikator ride hailing sebesar 8%. Direktur Utama PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) Hans Patuwo mengatakan, pihaknya senantiasa mematuhi peraturan pemerintah, termasuk arahan yang disampaikan oleh Presiden Prabowo Subianto terkait perlindungan pekerja […]

  • Oknum Guru PPPK di Sukanagara Cianjur Rampok Nenek Gegara Terjerat Judi Online

    Oknum Guru PPPK di Sukanagara Cianjur Rampok Nenek Gegara Terjerat Judi Online

    • calendar_month Senin, 19 Jan 2026
    • account_circle Deva Sakti
    • visibility 37
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS- Seorang nenek berinisial TS (69), warga Kampung Tengah, Desa Sukakarya, Kecamatan Sukanagara, Kabupaten Cianjur, menjadi korban pencurian dengan kekerasan (Curas) yang dilakukan oleh tetangga sekaligus kerabatnya sendiri. Peristiwa tersebut terjadi di rumah korban pada Sabtu (11/1) sekitar pukul 02.30 WIB. Berdasarkan informasi yang dihimpun, korban diketahui tinggal seorang diri di rumahnya karena anaknya sudah […]

  • Kilas Balik Sinema Indonesia dan Penampilan Film Perdana Sineas Muda Cianjur

    Kilas Balik Sinema Indonesia dan Penampilan Film Perdana Sineas Muda Cianjur

    • calendar_month Selasa, 10 Mar 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 36
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Sinema Indonesia memiliki sejarah yang sangat dinamis, mencerminkan gejolak sosial dan politik bangsa ini. Sejarah mencatat bahwa pemutaran film pertama di Indonesia terjadi pada tahun 1900 di Batavia. Namun, produksi lokal baru dimulai pada era 1920-an melalui film bisu berjudul Loetoeng Kasaroeng (1926). Meski disutradarai oleh sineas asing, film ini menjadi fondasi awal […]

  • War Takjil di Pekanbaru, Warga Rela Berdesakkan Demi Menu Idaman

    War Takjil di Pekanbaru, Warga Rela Berdesakkan Demi Menu Idaman

    • calendar_month Rabu, 25 Feb 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 32
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Fenomena war takjil ramadhan 2026 pada sejumlah wilayah di Indonesia masih terus berlanjut, hal ini terlihat di WR Supratman, Pekanbaru setiap sore menjelang waktu berbuka puasa yang mendadak riuh dipadati warga yang memadati pedagang untuk untuk berburu takjil. Sejak pukul 16.30 WIB, terlihat sudah banyak pengunjung sudah terlihat mengalir. Aroma gorengan yang baru […]

  • Eks Indonesian Idol 2025, Piche Kota Resmi Ditahan

    Eks Indonesian Idol 2025, Piche Kota Resmi Ditahan

    • calendar_month Rabu, 11 Mar 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 28
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Petrus Yohanes Debrito Armando Djaga Kota atau Piche Kota eks kontestan ajang pencarian bakat, Indonesian Idol 2025. Secara resmi ditahan di ruang tahanan Polres Belu, Nusa Tenggara Timur (NTT). Dia telah terseret kasus dugaan perkosaan, persetubuhan, dan pencabulan terhadap anak di bawah umur. Kapolres Belu AKBP I Gede Eka Putra Astawa menjelaskan kondisi […]

expand_less
content-1701

article 898100101

article 898100102

article 898100103

article 898100104

article 898100105

article 898100106

article 898100107

article 898100108

article 898100109

article 898100110

article 898100111

article 898100112

article 898100113

article 898100114

article 898100115

article 898100116

article 898100117

article 898100118

article 898100119

article 898100120

article 898100121

article 898100122

article 898100123

article 898100124

article 898100125

article 898100126

article 898100127

article 898100128

article 898100129

article 898100130

article 898100131

article 898100132

article 898100133

article 898100134

article 898100135

article 898100136

article 898100137

article 898100138

article 898100139

article 898100140

article 898100141

article 898100142

article 898100143

article 898100144

article 898100145

article 898100146

article 898100147

article 898100148

article 898100149

article 898100150

article 898100151

article 898100152

article 898100153

article 898100154

article 898100155

article 898100156

article 898100157

article 898100158

article 898100159

article 898100160

article 878800051

article 878800052

article 878800053

article 878800054

article 878800055

article 878800056

article 878800057

article 878800058

article 878800059

article 878800060

article 878800061

article 878800062

article 878800063

article 878800064

article 878800065

article 878800066

article 878800067

article 878800068

article 878800069

article 878800070

article 878800071

article 878800072

article 878800073

article 878800074

article 878800075

article 878800076

article 878800077

article 878800078

article 878800079

article 878800080

article 878800081

article 878800082

article 878800083

article 878800084

article 878800085

article 878800086

article 878800087

article 878800088

article 878800089

article 878800090

budaya 538000021

budaya 538000022

budaya 538000023

budaya 538000024

budaya 538000025

budaya 538000026

budaya 538000027

budaya 538000028

budaya 538000029

budaya 538000030

budaya 538000031

budaya 538000032

budaya 538000033

budaya 538000034

budaya 538000035

budaya 538000036

budaya 538000037

budaya 538000038

budaya 538000039

budaya 538000040

content-1701