Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Masyarakat Diimbau Waspada, Inilah Titik Rawan Macet di Arus Mudik Lebaran 2026

Masyarakat Diimbau Waspada, Inilah Titik Rawan Macet di Arus Mudik Lebaran 2026

  • account_circle Adi Bima
  • calendar_month Senin, 16 Mar 2026
  • visibility 17
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

INFOKITA.NEWS – Mendekati musim lebaran 2026 masyarakat berharap dapat pulang kampung dengan keadaan nyama, demi menjaga kenyamanan dan kelancaran masyarakat Indonesia yang akan mudik di lebaran, Kepolisian bersama jajarannya telah memetakan daerah atau titik rawan kemacetan yang dilalui pemudik, sehingga diharapkan mudik tetap berjalan dengan lancar dan nyaman sampai tujuan.

Berdasarkan proyeksi pemerintah, pergerakan masyarakat selama masa mudik diperkirakan mencapai sekitar 143,9 juta perjalanan.

Dari jumlah tersebut, sekitar 52 persen pemudik diprediksi menggunakan kendaraan pribadi. Lonjakan mobilitas ini berpotensi memicu kepadatan lalu lintas di sejumlah ruas jalan utama, terutama jalur tol dan jalan arteri yang menghubungkan wilayah Jabodetabek dengan berbagai daerah di Pulau Jawa maupun luar Jawa.

Direktorat Penegakan Hukum Korps Lalu Lintas Kepolisian Negara Republik Indonesia (Korlantas Polri) telah mengidentifikasi sejumlah titik yang berpotensi mengalami kemacetan selama arus mudik.

Direktorat Penegakan Hukum Korps Lalu Lintas Kepolisian Negara Republik Indonesia (Korlantas Polri) telah mengidentifikasi sejumlah titik yang berpotensi mengalami kemacetan selama arus mudik.

Dirgakkum Korlantas Polri, Faizal, menyebut beberapa lokasi menjadi perhatian karena pertemuan arus kendaraan, penyempitan lajur, hingga potensi genangan air saat hujan.

Berikut sejumlah titik yang diperkirakan berpotensi mengalami kemacetan:

  • KM 47–49 Tol Jakarta–Cikampek, lokasi pertemuan arus kendaraan dari jalur utama dan Jalan Layang Sheikh Mohammed bin Zayed (MBZ).
  • KM 110 Tol Jakarta–Cikampek, karena terjadi penyempitan lajur dari tiga menjadi dua jalur.

Gerbang Tol Kalihurip dan kawasan Pasteur tersebut kerap mengalami perlambatan kendaraan menuju Bandung. Nagreg dan Limbangan, dua titik kepadatan utama di jalur selatan Jawa Barat.

Gerbang Tol Kalikangkung dan kawasan Jatingaleh, yang menjadi simpul kendaraan menuju Jawa Tengah.

  • Tol Jakarta-Merak KM 50 arah Merak, jalur menuju Pelabuhan Merak yang rawan tergenang banjir saat hujan.

Menurut Faizal, titik-titik tersebut menjadi perhatian karena kerap memicu perlambatan kendaraan, terutama saat volume lalu lintas meningkat pada masa mudik.

Untuk mengantisipasi kepadatan kendaraan, kepolisian menyiapkan sejumlah skenario rekayasa lalu lintas selama masa mudik. Beberapa skema yang akan diterapkan antara lain contraflow, sistem satu arah (one way) baik lokal maupun nasional, serta delay system. Penerapan rekayasa lalu lintas tersebut akan dilakukan secara dinamis dengan memanfaatkan teknologi pemantauan lalu lintas secara real time.


“Penggunaan cara bertindak ini menggunakan digital, menggunakan teknologi. Yang di mana teknologi ini kita pasang di area-area tertentu yaitu berupa traffic counting yang akan kita masukkan dalam data dengan nanti PC ratio,” jelas Faizal.


Ia mencontohkan, apabila jumlah kendaraan di suatu titik meningkat dari sekitar 5.500 menjadi 6.500 kendaraan dalam satu jam, maka rekayasa lalu lintas akan segera diberlakukan.


Selain itu, kepolisian juga memberlakukan pembatasan kendaraan berat selama masa pengamanan mudik melalui Operasi Ketupat.


Truk dengan tiga sumbu atau lebih dilarang melintas selama operasi berlangsung, kecuali kendaraan yang mengangkut kebutuhan penting seperti bahan pokok, bahan bakar minyak, dan bantuan bencana.


Selain lokasi, kepolisian juga menyoroti waktu keberangkatan yang kerap memicu lonjakan kendaraan.
Berdasarkan survei pada tahun-tahun sebelumnya, mayoritas masyarakat biasanya memulai perjalanan mudik pada dua waktu utama, yakni malam hari setelah salat tarawih dan pagi hari setelah salat subuh.


“Masyarakat kita biasanya akan mudik itu berangkatnya ada dua waktu ini paling banyak, yaitu malam setelah salat tarawih dan pagi sekali setelah salat subuh,” ujar Faizal.


Oleh karena itu, masyarakat disarankan memilih waktu keberangkatan alternatif agar tidak terjebak kepadatan pada jam yang sama.


Adapun Korlantas Polri memprediksi puncak arus mudik Lebaran 2026 akan terjadi dalam dua gelombang, yakni 14–15 Maret dan 18–19 Maret 2026.


Sementara puncak arus balik diperkirakan berlangsung pada 24–25 Maret serta gelombang kedua pada 28–29 Maret 2026. ***

  • Penulis: Adi Bima

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Respon Cepat Bahlil Siapkan Lahan Strategis Khusus Investor AS  Pasca Pertemuan Prabowo-Trump

    Respon Cepat Bahlil Siapkan Lahan Strategis Khusus Investor AS Pasca Pertemuan Prabowo-Trump

    • calendar_month Sabtu, 21 Feb 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 19
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadahlia langsung bergerak usai pertemuan presiden Prabowo Subianto dengan presiden Donald Trump. Tanpa basa-basi Indonesia secara terbuka membuka pintu bagi investor yang berasal dari negeri paman sam tersebut untuk mengurus tambang yang ada di Indonesia. Ia menegaskan kementeriannya tengah melakukan pemetaan serius pada wilayah-wilayah tambang […]

  • Menanggapi Isu Kenaikkan BBM 1 April 2026, Begini Penjelasan Menteri ESDM dan Pertamina

    Menanggapi Isu Kenaikkan BBM 1 April 2026, Begini Penjelasan Menteri ESDM dan Pertamina

    • calendar_month Selasa, 31 Mar 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 10
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Media sosial tengah dihebohkan dengan kabar kenaikan bahan bakar minyak (BBM) Pertamina non subsidi besok, Selasa (1/4/2026). Melansir dari data bercap confidential yang beredar, harga BBM jenis Pertamax naik Rp5.550 menjadi Rp17.850 per liter dari semula Rp12.300 per liter. Kenaikan juga berlaku untuk Pertamax Green yang naik Rp6.250 menjadi Rp19.150 per liter dari […]

  • Eksekusi Penalti Sempurna Havertz Selamatkan Arsenal dari Kekalahan Kontra Leverkusen

    Eksekusi Penalti Sempurna Havertz Selamatkan Arsenal dari Kekalahan Kontra Leverkusen

    • calendar_month Kamis, 12 Mar 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 27
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Leverkusen vs Arsenal berlangsung di Bay Arena pada laga leg pertama babak 16 besar Liga Champions, Kamis (12/6/2026). Laga sengit tapi minim peluang berbahaya tersaji sepanjang babak pertama. Tuan rumah mengancam di awal laga lewat percobaan Christian Michel Kofane. Tembakannya tapi masih mengarah ke pelukan David Raya. Arsenal berusaha memegang kendali laga. Peluang […]

  • Panduan Berhari Raya Idul Fitri Sesuai Tuntunan Rasulullah

    Panduan Berhari Raya Idul Fitri Sesuai Tuntunan Rasulullah

    • calendar_month Jumat, 20 Mar 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 12
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Mendekati momentum hari raya idul fitri, sebagai musim hendaknya memperhatikan dirinya dalam melaksanakan ibadah bulan syawal tersebut. Secara bahasa, ‘Ied ialah sesuatu yang kembali dan berulang-ulang. Sesuatu yang biasa datang dan kembali dari satu tempat atau waktu. Kemudian dinamakan ‘Ied, karena Allah kembali memberikan kebaikan dengan berbuka, setelah kita berpuasa dan membayar zakat […]

  • Imbas Konflik Timur Tengah, Filipina Deklarasikan Darurat Energi

    Imbas Konflik Timur Tengah, Filipina Deklarasikan Darurat Energi

    • calendar_month Rabu, 25 Mar 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 8
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Pemerintah Filipina pada Selasa (24/3) menjadi negara pertama yang secara resmi mengumumkan keadaan darurat nasional akibat gangguan rantai pasok energi global menyusul konflik di kawasan Timur Tengah. Konflik tersebut menyebabkan kenaikan harga dan kekurangan pasokan. Padahal, Filipina sangat bergantung pada impor bahan bakar dan sangat rentan terhadap gangguan produksi dan pengiriman. Negara Asia […]

  • Dampak Perang AS-Iran, Presiden Prabowo Ajak Warga RI Hemat BBM

    Dampak Perang AS-Iran, Presiden Prabowo Ajak Warga RI Hemat BBM

    • calendar_month Sabtu, 14 Mar 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 14
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Presiden RI Prabowo Subianto mempertimbangkan untuk segera mengeluarkan kebijakan Work From Home (WFH) demi menghemat pemakaian Bahan Bakar Minyak (BBM) di dalam negeri. Langkah penghematan ini dilakukan imbas perang yang terjadi di Timur Tengah. Hal tersebut disampaikannya dalam Sidang Kabinet Paripurna, Kemarin, Jumat (13/3), Presiden Prabowo memberikan arahan, bahwa harga BBM ini bisa […]

expand_less